IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Ikan air tawar memiliki peran penting sebagai pemenuhan sumber protein hewani yang terjangkau, terutama bagi wilayah yang memiliki akses terbatas terhadap ikan yang bersumber dari hasil tangkapan laut. Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang populer dan umumnya banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya terima masyarakat di wilayah Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara terhadap ikan nila segar yang dipelihara dengan habitat yang berbeda yaitu secara alami yang dibesarkan di Danau Ranau, Kabupaten Lampung Barat, dan secara buatan yaitu pada kolam pembesaran yang dimiliki masyarakat di daerah Kotabumi. Berdasarkan hasil data yang ada, disimpulkan bahwa habitat ikan berpengaruh terhadap minat konsumsi masyarakat. Ikan nila yang berasal dari Danau Ranau lebih diminati oleh masyarakat jika dibandingkan dengan ikan nila lokal yang dipelihara di kolam milik masyarakat. Nilai uji organoleptik ikan nila segar yang berasal dari Danau Ranau memiliki nilai yang lebih tinggi yaitu 7,84 ≤ µ ≤ 8,28 dibandingkan dengan ikan nila yang berasal dari kolam masyarakat dengan nilai sebesar 7,52 ≤ µ ≤ 7,55.

Tingkat penerimaan masyarakat terhadap ikan nila (Oreochromis niloticus) segar yang berasal dari Danau Ranau lebih diminati dibandingkan dengan ikan nila yang berasal dari kolam pembesaran milik masyarakat.Masyarakat memilih ikan nila yang dipelihara di Danau Ranau karena ukurannya yang lebih besar, dagingnya lebih tebal dan padat serta tidak berbau lumpur.Ikan nila yang berasal dari danau ranau juga memiliki nilai organoleptik lebih tinggi dibandingkan dengan ikan nila yang berasal dari kolam pembesaran milik masyarakat.Kualitas lingkungan dan perairan tempat ikan dibesarkan mempengaruhi berat dan ukuran ikan.Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui perbedaan kandungan nilai gizi antara kedua ikan yang dibesarkan dengan habitat berbeda tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai perbedaan kandungan nilai gizi antara ikan nila yang dibesarkan di habitat alami dan buatan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis komposisi nutrisi dan kandungan gizi pada kedua jenis ikan nila tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada aspek ekonomi dan sosial, seperti menganalisis preferensi konsumen terhadap ikan nila dari Danau Ranau dan faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan mereka. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam memahami dinamika pasar ikan nila dan strategi pemasaran yang efektif.

Read online
File size209.25 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test