POLTEKNAKERPOLTEKNAKER

Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET)Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET)

Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) masih tergolong tinggi pasca merger, yakni sebanyak 604 kasus. Hal ini diakibatkan karena masih rendahnya partisipasi dan tingkat kepatuhan pekerja dalam program keselamatan. Faktor manajemen berperan dalam terjadinya kasus kecelakaan kerja di Pelindo. Upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah kasus kecelakaan kerja adalah melalui penerapan safety performance. Pimpinan sebagai manajemen bertanggung jawab dalam memastikan penerapan keselamatan dalam meningkatkan safety performance di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara safety leadership dan safety performance di Direktorat Pengelola Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan Uji Gamma dan Somers D. Hasil penelitian menunjukkan nilai r pada uji Somers D adalah 0.455 dengan nilai signifikansi (p value) 0.00 < 0.05. Safety leadership memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap safety performance. Semakin baik penerapan safety leadership maka safety performance pekerja di Direktorat Pengelola Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) akan semakin baik.

Terdapat hubungan antara indikator safety coaching dengan indikator safety compliance dan safety participation di Direktorat Pengelola.Terdapat hubungan antara indikator safety caring dengan indikator safety compliance dan safety participation di Direktorat Pengelola.Terdapat hubungan antara indikator safety controlling dengan indikator safety compliance dan safety participation di Direktorat Pengelola.Hubungan yang timbul bersifat signifikan dan berada di kategori lemah (untuk hubungan antara safety caring dan controlling dengan safety compliance) dan sedang dengan arah hubungan positif, yang menandakan bahwa semakin baik penerapan safety leadership maka semakin baik penerapan safety performance di Direktorat Pengelola.

Untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan dan implementasi program pelatihan keselamatan yang komprehensif. Program ini dapat mencakup pelatihan tentang safety leadership, safety compliance, dan safety participation untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja dalam program keselamatan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran manajemen dalam mendorong budaya keselamatan di tempat kerja, termasuk strategi untuk meningkatkan komitmen pimpinan dalam mendukung keselamatan pekerja. Dengan demikian, upaya pencegahan kecelakaan kerja dapat ditingkatkan melalui penerapan safety leadership yang efektif dan partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait.

  1. "Hubungan Safety Leadership dengan Safety Performance Pada Pekerja Indu" by Agustina Agustina,... citeus.um.ac.id/preventia/vol4/iss2/3Hubungan Safety Leadership dengan Safety Performance Pada Pekerja Indu by Agustina Agustina citeus um ac preventia vol4 iss2 3
  2. ANALISA BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEMELIHARAAN ALAT CONTAINER CRANE (CC) | Riset Sains... doi.org/10.62012/sensistek.v5i1.19393ANALISA BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEMELIHARAAN ALAT CONTAINER CRANE CC Riset Sains doi 10 62012 sensistek v5i1 19393
Read online
File size204.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test