UTSUTS

Jurnal Ekonomi dan Bisnis IndonesiaJurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Degradasi lingkungan dan meningkatnya risiko perubahan iklim mendorong sektor perbankan untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan melalui penerapan green banking. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green banking dan beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) terhadap profitabilitas perbankan yang terdaftar di BEI periode 2020-2024. Green banking diukur melalui indikator Green Banking Disclosure Index (GBDI), sedangkan efisiensi biaya operasional diproksikan dengan rasio BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional) dan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Banking tidak berpengaruh terhadap profitabilitas sedangkan Biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Namun, secara bersama-sama kedua variabel berpengaruh signifikan. Temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa perbankan perlu mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dengan mengalihkan portofolio kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tanpa hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek. Penerapan green banking juga harus diinternalisasikan dalam operasional perbankan melalui praktik ramah lingkungan guna meningkatkan efisiensi biaya operasional. Selain itu, perbankan dituntut untuk mengelola rasio BOPO secara efisien karena efisiensi operasional tersebut berperan penting dalam meningkatkan profitabilitas dan daya saing perbankan secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Green Banking tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perbankan di BEI.Hal ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu manfaat green banking bersifat jangka panjang dan tidak langsung, serta implementasi green banking di sektor perbankan masih dalam tahap awal.Selanjutnya, hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa efisiensi biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas perbankan di BEI.Hal ini menunjukkan bahwa efesiensi biaya operasional relatif akan meningkatkan profitabilitas, atau sebaliknya.Dengan kata lain, pengendalian biaya operasional merupakan faktor penting dalam mendorong kinerja keuangan perbankan.Perbankan diharapkan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis dengan mengalihkan portofolio kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tanpa hanya fokus pada keuntungan jangka pendek.Penerapan green banking juga memiliki implikasi pada operasional internal perbankan, di mana bank dituntut untuk mengadopsi praktik operasional ramah lingkungan seperti digitalisasi layanan, penerapan paperless banking, efisiensi penggunaan energi, serta optimalisasi teknologi informasi.Praktik operasional hijau tersebut tidak hanya berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang melalui penurunan konsumsi sumber daya dan beban operasional, yang pada akhirnya dapat memperkuat kinerja keuangan dan daya saing perbankan secara berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: . . 1. Menganalisis dampak green banking terhadap reputasi dan loyalitas nasabah perbankan, serta bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi profitabilitas dalam jangka panjang. . . 2. Meneliti pengaruh green banking pada operasional internal perbankan, khususnya dalam hal digitalisasi layanan dan penerapan praktik ramah lingkungan, serta mengukur kontribusinya terhadap efisiensi biaya operasional dan daya saing perbankan. . . 3. Mengkaji peran regulator dalam menciptakan ekosistem green banking yang efektif dan berkelanjutan, termasuk penguatan regulasi, pemberian insentif, serta peningkatan pengawasan dan transparansi. . . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami implikasi green banking terhadap profitabilitas dan daya saing perbankan, serta peran regulator dalam mendukung implementasi green banking yang berkelanjutan.

  1. Analisis Pengaruh Penerapan Green Banking dan Efisiensi Biaya Operasional terhadap Profitabilitas Bank... doi.org/10.35313/jaief.v3i2.3861Analisis Pengaruh Penerapan Green Banking dan Efisiensi Biaya Operasional terhadap Profitabilitas Bank doi 10 35313 jaief v3i2 3861
  2. Strategi Pengembangan Green Banking dalam Pembiayaan Berkelanjutan: Tantangan dan Peluang bagi Perbankan... journal.literasisains.id/index.php/mamen/article/view/4913Strategi Pengembangan Green Banking dalam Pembiayaan Berkelanjutan Tantangan dan Peluang bagi Perbankan journal literasisains index php mamen article view 4913
Read online
File size427.27 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test