RADEN FATAHRADEN FATAH

TaqdirTaqdir

Dewasa ini isu arabisasi dan sekularisasi dinilai sangat mempengaruhi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Kerancuan masyarakat dalam memandang istilah Arabisasi, islamisasi dan sekularisasi menjadi salah satu penyebab utama buruknya citra pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ulang dan merefleksi kembali isu-isu arabisasi dan sekularisasi yang mempengaruhi pembelajaran bahasa Arab di Era 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arabisasi dan sekularisasi memiliki dampak positif dan negatif terhadap pembelajaran bahasa Arab. Di antara dampak positifnya adalah akulturasi budaya Arab dan Indonesia, menciptakan kemitraan perdagangan yang baik antara orang Arab dan Indonesia, sehingga memotivasi pelajar Indonesia untuk belajar bahasa Arab. Sedangkan dampak negatifnya berupa goncangan terhadap budaya bahasa asli dan terjadinya tribalisme budaya Arab, terdapat pandangan negatif akibat adanya kelompok radikal yang memaksa semua ajaran Islam berorientasi pada bangsa Arab, penggunaan bahasa Amiyyah dan perubahan tulisan Arab ke tulisan Latin tanpa penyerapan bahasa. Sehingga peran pengajar bahasa Arab sangat diharapkan untuk mengatasi isu-isu tersebut.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh arabisasi dalam pembelajaran bahasa Arab tidak lepas dari dua sumber masalah, yaitu kesensitifan dalam aspek agama dan kaitannya dengan benturan budaya.Sekularisasi Barat tidak dapat dilepaskan dari masalah agama dan penjajahan.Sebagai pengajar, kita harus mampu berdiri di tengah-tengah dan meluruskan permasalahan ini tanpa memojokkan pihak manapun, serta menerapkan Intercultural Competence kepada siswa untuk menanggulangi isu-isu negatif.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak akulturasi budaya Arab terhadap identitas budaya lokal dalam pembelajaran bahasa Arab, dengan fokus pada bagaimana siswa dapat menyeimbangkan antara penguasaan bahasa Arab dan pelestarian budaya Indonesia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran bahasa Arab yang mengintegrasikan isu-isu kontemporer seperti sekularisasi dan globalisasi, sehingga siswa tidak hanya menguasai bahasa Arab secara linguistik, tetapi juga memiliki pemahaman kritis terhadap konteks sosial dan budaya yang lebih luas. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman pengajar bahasa Arab dalam menghadapi tantangan isu-isu tersebut di kelas, dengan tujuan untuk mengidentifikasi strategi-strategi efektif dalam menanggulangi dampak negatif dan memaksimalkan manfaat dari isu-isu tersebut dalam proses pembelajaran.

  1. Arabisasi Kata-kata Asing Sebagai Usaha Mempertahankan Gramatika dan Morfologi Bahasa Arab | Al-Fathin:... doi.org/10.32332/al-fathin.v1i01.1193Arabisasi Kata kata Asing Sebagai Usaha Mempertahankan Gramatika dan Morfologi Bahasa Arab Al Fathin doi 10 32332 al fathin v1i01 1193
Read online
File size308.22 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test