STITMUBOSTITMUBO
Jurnal Pendidikan Agama IslamJurnal Pendidikan Agama IslamArtikel ini mengkaji pemaknaan dan pengamalan QS. Al-Anam ayat 115 dalam tradisi khataman Al-Quran di Pondok Pesantren Hidayatul Insan dengan menggunakan pendekatan Living Quran. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana ayat tersebut diresepsi dan difungsikan dalam praktik ritual khataman Al-Quran di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis kajian Living Quran melalui observasi partisipatif terbatas dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Anam ayat 115 dipahami sebagai simbol kesempurnaan dan kemutlakan wahyu Allah yang menegaskan finalitas pembacaan Al-Quran. Pembacaan ayat ini pada akhir khataman tidak hanya berfungsi sebagai penutup bacaan, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai teologis, penguatan identitas Qurani santri, serta legitimasi sosial terhadap otoritas Al-Quran. Temuan ini menegaskan bahwa Al-Quran hadir sebagai teks yang hidup dan membentuk realitas sosial-keagamaan pesantren.
Al-Anam ayat 115 memiliki posisi yang signifikan dalam tradisi khataman Al-Quran di Pondok Pesantren Hidayatul Insan, baik secara normatif maupun praktis.Ayat tersebut tidak hanya dipahami sebagai penegasan teologis tentang kesempurnaan dan kemutlakan wahyu Allah, tetapi juga difungsikan sebagai simbol religius yang menutup rangkaian pembacaan Al-Quran secara utuh.Al-Anam ayat 115 dalam khataman berperan sebagai pengakuan kolektif atas otoritas Al-Quran sebagai pedoman hidup santri.Praktik ini memperlihatkan bahwa Al-Quran hadir sebagai teks yang hidup dan bermakna dalam realitas sosial pesantren.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji bagaimana tradisi khataman Al-Quran dan pemaknaan QS. Al-Anam ayat 115 bervariasi antar pesantren yang berbeda, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti latar belakang keagamaan, kurikulum, dan karakteristik sosial-budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran guru atau ustadz dalam mentransmisikan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam QS. Al-Anam ayat 115 kepada santri, serta bagaimana proses tersebut memengaruhi pembentukan identitas religius mereka. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak tradisi khataman Al-Quran terhadap peningkatan kualitas hafalan Al-Quran dan pemahaman ajaran Islam secara umum di kalangan santri, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran penting tradisi khataman Al-Quran dalam membentuk karakter santri dan memperkuat budaya Qurani di lingkungan pesantren.
- Living Qur’an: Sebuah Pendekatan Baru dalam Kajian Al-Qur’an (Studi Kasus di Pondok Pesantren... journal.uinjkt.ac.id/index.php/journal-of-quran-and-hadith/article/view/2392Living QurAoan Sebuah Pendekatan Baru dalam Kajian Al QurAoan Studi Kasus di Pondok Pesantren journal uinjkt ac index php journal of quran and hadith article view 2392
- Living Qur’an Pesantren: The Process and the Background of Khataman Al-Qur’an Tradition |... journal.ipmafa.ac.id/index.php/santri/article/view/752Living QurAoan Pesantren The Process and the Background of Khataman Al QurAoan Tradition journal ipmafa ac index php santri article view 752
| File size | 372.6 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ABISATYAABISATYA Pendidikan Agama Islam dan Pancasila memainkan peran krusial sebagai fondasi nilai kebangsaan dan moral generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantanganPendidikan Agama Islam dan Pancasila memainkan peran krusial sebagai fondasi nilai kebangsaan dan moral generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan
NALANDANALANDA Hasil riset menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru SMB Chong-De Se-Sumatera Utara dengan skor koefisienHasil riset menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru SMB Chong-De Se-Sumatera Utara dengan skor koefisien
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Kurikulum adalah serangkaian kegiatan yang dibuat dengan hati‑hati berdasarkan standar dimana anak dapat berlatih dan menjadi mahir dalam pengetahuanKurikulum adalah serangkaian kegiatan yang dibuat dengan hati‑hati berdasarkan standar dimana anak dapat berlatih dan menjadi mahir dalam pengetahuan
UINSUNAUINSUNA Faktor-faktor lingkungan lembaga seperti kepemimpinan, pendekatan terhadap pelanggan, iklim lembaga, tim pemecahan masalah, dan pendidikan serta pelatihanFaktor-faktor lingkungan lembaga seperti kepemimpinan, pendekatan terhadap pelanggan, iklim lembaga, tim pemecahan masalah, dan pendidikan serta pelatihan
UACUAC Penelitian ini berargumen bahwa penyuntikan nilai-nilai tasawuf ke dalam struktur kurikulum pendidikan tinggi merupakan hal yang utama. Dimensi tasawufPenelitian ini berargumen bahwa penyuntikan nilai-nilai tasawuf ke dalam struktur kurikulum pendidikan tinggi merupakan hal yang utama. Dimensi tasawuf
UACUAC 4) tingkat input dan output dibuktikan dengan laporan BTQ mahasantri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bentuk kebijakan4) tingkat input dan output dibuktikan dengan laporan BTQ mahasantri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bentuk kebijakan
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Diharapkan komunikasi yang baik antara guru dan orang tua dapat menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk karakter Islami pada siswa. Diharapkan kesimpulanDiharapkan komunikasi yang baik antara guru dan orang tua dapat menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk karakter Islami pada siswa. Diharapkan kesimpulan
UACUAC Tujuan penelitian adalah mengevaluasi sikap dan pengalaman muallim terkait kemungkinan mewujudkan area-aspek dasar pendidikan/aguhan, serta penggunaanTujuan penelitian adalah mengevaluasi sikap dan pengalaman muallim terkait kemungkinan mewujudkan area-aspek dasar pendidikan/aguhan, serta penggunaan
Useful /
STITMUBOSTITMUBO Secara praktis, temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kematangan moral, dan kedalamanSecara praktis, temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kematangan moral, dan kedalaman
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Iman merupakan sikap dasar manusia menyambut Tuhan yang mewahyukan diri-Nya kepada manusia. Kegiatan bina iman SEKAMI merupakan kegiatan membina iman anak-anakIman merupakan sikap dasar manusia menyambut Tuhan yang mewahyukan diri-Nya kepada manusia. Kegiatan bina iman SEKAMI merupakan kegiatan membina iman anak-anak
ITATSITATS Sementara itu, metode AHP digunakan untuk menentukan kriteria pemilihan vendor dengan mempertimbangkan empat pendekatan: Single Item Single Vendor (SISV),Sementara itu, metode AHP digunakan untuk menentukan kriteria pemilihan vendor dengan mempertimbangkan empat pendekatan: Single Item Single Vendor (SISV),
UACUAC Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran guru dalam mempromosikan budaya toleransi Islam di kalangan siswa kelas sepuluh di Yordania, dengan memperhatikanPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran guru dalam mempromosikan budaya toleransi Islam di kalangan siswa kelas sepuluh di Yordania, dengan memperhatikan