BALELITERASIBALELITERASI
Journal of Educational StudiesJournal of Educational StudiesPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan media abacus dalam pembelajaran matematika dan menganalisis efeknya terhadap minat dan motivasi belajar siswa. Dengan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif, penelitian melibatkan 22 siswa kelas lima pada tahun akademik 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, tes hasil belajar (pre-test dan post-test), dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif, termasuk reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media abacus secara signifikan meningkatkan minat belajar, motivasi, dan partisipasi aktif siswa. Sebelum penggunaan abacus, kebanyakan siswa menunjukkan antusiasme yang rendah, perilaku pasif, dan kesulitan dalam memahami konsep tempat nilai dan operasi aritmatika dasar. Setelah intervensi, siswa menjadi lebih antusias, aktif bertanya, lebih percaya diri dalam mencoba aktivitas pemecahan masalah, dan menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik. Peningkatan ini didukung oleh temuan kuantitatif, dengan skor hasil belajar rata-rata meningkat dari 68,5 menjadi 83,5, kelengkapan klasik mencapai 90%, dan tingkat aktivitas belajar meningkat dari 60% menjadi 88%. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan media abacus efektif dalam mengubah konsep matematika abstrak menjadi pengalaman belajar konkret dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan memotivasi yang mendukung pembelajaran aktif siswa dalam kelas matematika dasar.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media abacus memiliki dampak positif terhadap minat, motivasi, dan hasil belajar siswa.Sebelum penerapan pembelajaran berbasis abacus, siswa cenderung pasif, kurang tertarik, dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan dan operasi aritmatika dasar.Setelah penggunaan abacus, siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi aktif, antusiasme belajar, dan pemahaman konsep tempat nilai dan operasi hitung.Peningkatan ini tercermin dalam kenaikan rata-rata skor pencapaian belajar dari 68,5 menjadi 83,5, dengan aktivitas belajar siswa mencapai 88%.Temuan ini menunjukkan bahwa abacus berfungsi sebagai media belajar konkret yang efektif dalam membantu siswa memahami konsep matematika abstrak dan menciptakan atmosfer belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan interaktif yang meningkatkan motivasi intrinsik siswa.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar, tingkat kelas yang berbeda, dan periode implementasi yang lebih lama untuk menguji dampak berkelanjutan dari pembelajaran berbasis abacus terhadap pemahaman matematika dan motivasi siswa. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi media abacus dengan strategi instruksional atau alat pembelajaran digital lainnya. Dalam praktik kelas, guru dianjurkan untuk mengoptimalkan penggunaan media abacus sebagai alternatif kreatif untuk mempromosikan pembelajaran matematika yang aktif, inovatif, dan bermakna yang selaras dengan perkembangan kognitif siswa sekolah dasar.
| File size | 271.39 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
BALELITERASIBALELITERASI The findings indicate a marked improvement in students literacy engagement following the systematic implementation of the reading corner, as evidencedThe findings indicate a marked improvement in students literacy engagement following the systematic implementation of the reading corner, as evidenced
BALELITERASIBALELITERASI Hasil ini menekankan pentingnya investasi digital berkelanjutan dan sinkronisasi kebijakan untuk memastikan partisipasi yang adil dalam pendidikan tinggiHasil ini menekankan pentingnya investasi digital berkelanjutan dan sinkronisasi kebijakan untuk memastikan partisipasi yang adil dalam pendidikan tinggi
BALELITERASIBALELITERASI Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran berbasis STEM cukup tinggi. Siswa tampak antusias, kreatif, percaya diri, dan mampu bekerja sama dengan baikPartisipasi siswa dalam proses pembelajaran berbasis STEM cukup tinggi. Siswa tampak antusias, kreatif, percaya diri, dan mampu bekerja sama dengan baik
BALELITERASIBALELITERASI Penting bagi pendidik untuk mempertimbangkan perbedaan individu ketika mengintegrasikan PBL ke dalam kurikulum. Temuan penelitian ini mendukung penerapanPenting bagi pendidik untuk mempertimbangkan perbedaan individu ketika mengintegrasikan PBL ke dalam kurikulum. Temuan penelitian ini mendukung penerapan
BALELITERASIBALELITERASI Pembelajaran yang contextualized sangat meningkatkan pemahaman dan retensi dengan menempatkan terminologi dalam konteks yang relevan. Quizlet dan alat-alatPembelajaran yang contextualized sangat meningkatkan pemahaman dan retensi dengan menempatkan terminologi dalam konteks yang relevan. Quizlet dan alat-alat
BALELITERASIBALELITERASI Penulis dalam hal ini sebagai guru menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam mengajar Bahasa Inggris di kelas X Farmasi karena penulisPenulis dalam hal ini sebagai guru menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam mengajar Bahasa Inggris di kelas X Farmasi karena penulis
BALELITERASIBALELITERASI Penelitian ini bertujuan untuk mengulas penerapan manajemen layanan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengulas penerapan manajemen layanan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Metode penelitian
BALELITERASIBALELITERASI Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini, penelitian ini mengusulkan metodologi praktis untuk meningkatkan kompetensi menulis pembelajar EFL dan merekomendasikanDengan mengatasi tantangan-tantangan ini, penelitian ini mengusulkan metodologi praktis untuk meningkatkan kompetensi menulis pembelajar EFL dan merekomendasikan
Useful /
BALELITERASIBALELITERASI Mengingat bahwa pendidikan karakter adalah tanggung jawab semua pihak, seorang konselor sekolah dapat, secara mandiri dan dalam kolaborasi dengan semuaMengingat bahwa pendidikan karakter adalah tanggung jawab semua pihak, seorang konselor sekolah dapat, secara mandiri dan dalam kolaborasi dengan semua
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman materi fikih di Pondok PesantrenPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman materi fikih di Pondok Pesantren
BALELITERASIBALELITERASI Media pembelajaran yang digunakan adalah laptop, proyektor LCD, video, power point, sedangkan alat yang digunakan adalah Alat Trainer Sistem PengeremanMedia pembelajaran yang digunakan adalah laptop, proyektor LCD, video, power point, sedangkan alat yang digunakan adalah Alat Trainer Sistem Pengereman
BALELITERASIBALELITERASI Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara, dengan mahasiswa menunjukkan peningkatan kosakata, pengucapan yang lebihHasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara, dengan mahasiswa menunjukkan peningkatan kosakata, pengucapan yang lebih