ISTAZISTAZ
AT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniKecerdasan kinestetik adalah kemampuan gerak tubuh serta memanfaatkan seluruh anggota tubuh. Kecerdasan kinestetik adalah keselarasan antara pikiran dan otak, dimana pikiran akan memanfaatkan tubuh dan tubuh dilatih untuk merespon ekspresi kekuatan dan pikiran. Kemampuan kinestetik pada anak berfungsi untuk mengendalikan serta memanfaatkan pikiran dan gerakan tubuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di RA Khusnul Hafzhan dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dapat dilihat bahwa seni tari di RA Khusnul Hafzhan terbukti dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak.
Kecerdasan kinestetik dapat disimpulkan sebagai kemampuan seseorang dalam menggerakkan dan mengekspresikan ide-ide dan gerakan tubuh menggunakan seluruh potensi tubuh.Kecerdasan kinestetik juga berkaitan dengan kecerdasan jamak (multiple intelligences) yang harus dikembangkan pada anak melalui stimulasi gerakan melalui seni tari, dimana anak akan bergerak dan berkelompok serta mengikuti instruksi, hal ini akan mengembangkan kemampuan sosial emosional, kognitif, dan kinestetik anak.Seni tari terbukti dapat meningkatkan kemampuan kinestetik pada anak, hal ini juga terlihat dari hasil wawancara dengan guru di RA Khusnul Hafzhan bahwa kecerdasan kinestetik dapat ditingkatkan dengan pembelajaran tari karena dalam menari terdapat ketrampilan dasar gerakan seperti gerakan motorik yang berupa berjalan, berlari, dan melompat.Gerakan non-motorik berupa gerakan yang dilakukan di tempat seperti mengangkat satu kaki, membungkuk, jongkok, dan menggelar jari-jari tangan.Peneliti juga mengetahui bahwa di RA Khusnul Hafzhan guru-guru menciptakan banyak jenis tari dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak.
Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh seni tari terhadap pengembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti jenis tari, durasi latihan, dan frekuensi latihan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran tari terhadap kecerdasan kinestetik anak, termasuk kemampuan motorik dan kognitif mereka. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek pembelajaran tari dengan metode pembelajaran lainnya dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini.
| File size | 520.12 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil dari studi literatur diperoleh bahwa teori Piaget yang diterapkan dalam pembelajaran matematika pada materi operasi penjumlahan dengan menggunakanHasil dari studi literatur diperoleh bahwa teori Piaget yang diterapkan dalam pembelajaran matematika pada materi operasi penjumlahan dengan menggunakan
UNYUNY Teknik analisis data menggunakan langkah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori resiliensi dari ReivichTeknik analisis data menggunakan langkah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori resiliensi dari Reivich
ITSCIENCEITSCIENCE Cognitive flexibility merujuk pada kapasitas individu untuk beralih di antara skema berpikir, menyesuaikan respons terhadap kondisi yang berubah, sertaCognitive flexibility merujuk pada kapasitas individu untuk beralih di antara skema berpikir, menyesuaikan respons terhadap kondisi yang berubah, serta
ITSCIENCEITSCIENCE Hasil Paired Sample t-test menunjukkan peningkatan bermakna (t = -4,033; df = 4; p = 0,016), menandakan bahwa perubahan skor bukan kebetulan. Variasi responsHasil Paired Sample t-test menunjukkan peningkatan bermakna (t = -4,033; df = 4; p = 0,016), menandakan bahwa perubahan skor bukan kebetulan. Variasi respons
UNIMEDUNIMED Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesulitan mahasiswa berkemampuan tinggi adalah kesulitan dalam menyusun pembuktian dalam urutan yang sistematis;Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesulitan mahasiswa berkemampuan tinggi adalah kesulitan dalam menyusun pembuktian dalam urutan yang sistematis;
UNIMEDUNIMED Siswa dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan matematika yang lebih rendah, serta menunjukkan self-efficacy yang lebihSiswa dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan matematika yang lebih rendah, serta menunjukkan self-efficacy yang lebih
DINIYAHDINIYAH Pelaksanaan tindakan yang diberikan berulang-ulang, melalui media yang menyenangkan oleh guru yang menguasai teknik mengajar dan materi pembelajaran yangPelaksanaan tindakan yang diberikan berulang-ulang, melalui media yang menyenangkan oleh guru yang menguasai teknik mengajar dan materi pembelajaran yang
DINIYAHDINIYAH Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara pretest dan posttest. Dengan demikian, penggunaan mediaHal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara pretest dan posttest. Dengan demikian, penggunaan media
Useful /
UNYUNY Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pedoman observasi dan skala disiplin belajar yang telah melalui uji validitas serta uji reliabilitas menggunakanPengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pedoman observasi dan skala disiplin belajar yang telah melalui uji validitas serta uji reliabilitas menggunakan
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 65 mahasiswa (71%) memiliki kecerdasan emosi dengan kategori tinggi dan 27 mahasiswa (29%) memiliki kecerdasanHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 65 mahasiswa (71%) memiliki kecerdasan emosi dengan kategori tinggi dan 27 mahasiswa (29%) memiliki kecerdasan
UNYUNY Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan. Tahapan dari penelitianMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan. Tahapan dari penelitian
ISTAZISTAZ Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu menerapkan berbagai strategi coping untuk menghadapi masalah, termasuk mencari dukungan, pemecahan masalah,Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu menerapkan berbagai strategi coping untuk menghadapi masalah, termasuk mencari dukungan, pemecahan masalah,