UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Kegiatan penyuluhan pada umumnya dilakukan melalui konsultasi per orangan pada waktu ibu memeriksakan kandungan atau pada kegiatan posyandu namun memiliki kelemahan yaitu pengetahuan hanya terbatas pada masalah yang dialami sehingga ilmu yang diberikan hanyalah pengetahuan yang dimiliki petugas saja. Kelas ibu hamil diharapkan menjadi satu solusi metode pembelajaran dan tukar pengalaman antara ibu-ibu hamil dan petugas kesehatan. Dari data tahun 2014 jumlah ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Juata Laut sebanyak 375 orang, namun hanya 114 orang (30,4%) yang mengikuti kelas ibu hamil. Pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya kelas ibu hamil masih rendah karena masih kurangnya pendekatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Maksud dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya Kelas Ibu Hamil yang mencakup kehamilan perawatan selama masa kehamilan, persalinan, perawatan masa nifas, perawatan bayi, Keluarga Berencana, Penyakit Menular, dan Akte Kelahiran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan (sosialisasi) tentang pentingnya kelas ibu hamil dan pendampingan ibu dalam kelas ibu hamil yang dilaksanakan di Puskesmas dan beberapa posyandu yang ada di wilayah pesisir Juata Laut. Penyuluhan tersebut telah meningkatkan pengetahuan ibu sehingga keikutsertaan ibu dalam mengikuti kelas ibu hamil meningkat yaitu 71,05%. Peningkatan keikutsertaan ibu hamil dalam kelas ibu hamil tidak saja dipengaruhi oleh tenaga kesehatan namun juga peran dari pemberdayaan masyarakat/kader.

Berdasarkan hasil pelaksanaan program pengabdian ini, rendahnya partisipasi ibu hamil pada kelas ibu hamil disebabkan kurangnya informasi yang dilakukan oleh petugas kesehatan.Setelah dilakukan pendekatan dan penyuluhan dengan metode yang tepat, partisipasi ibu hamil pada kelas ibu hamil meningkat yang berdampak pada pengetahuan dan pemahaman mereka tentang kehamilan, kelahiran, perawatan pasca melahirkan.

Pembentukan kelompok ibu hamil yang lebih dapat menjangkau ibu-ibu yang berada jauh dari Puskesmas dan penyerapan materi yang lebih optimal oleh ibu hamil. Selain itu, perlu adanya pemberdayaan masyarakat atau kader untuk dilakukan training agar dapat dijadikan peer educator dalam meningkatkan keikutsertaan ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil.

Read online
File size598.45 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test