MAHADALYALFITHRAHMAHADALYALFITHRAH

PUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu dan HikmahPUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu dan Hikmah

Dewasa ini permasalahan sosial kembali menjadi sorotan utama di negeri ini, terlebih pada masa pandemi yang tak kunjung memiliki titik temu. Semenjak pandemi Covid-19 ini resmi masuk pada bumi pertiwi. Permasalahan sosial kian menanjak, terlebih dalam masalah ekonomi. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya kesejahteraan kehidupan kelompok masyarakat dan menimbulkan kesenjangan sosial, terlebih dalam ranah yang lebih kecil seperti ketetanggaan. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa ada tiga poin yang dikonsepsikan oleh Ajengan Romzi dalam memenuhi hal bertetangga. Pertama, ada konsekuensi yang didapatkan apabila memperlakukan tetangga dengan buruk. Kedua, memperlakukan tetangga dengan baik juga akan mengurangi permasalahan sosial di antara tetangga serta juga bisa menghapus kesenjangan yang terjadi. Ketiga, bentuk interaksi yang baik dengan tetangga, serta bagaimana menghadapi tetangga yang memperlakukan kita dengan tidak baik, seharusnya diterapkan tidak hanya dengan tetangga yang sesama muslim namun juga tetangga yang non muslim.

Konsep bertetangga telah ada sejak zaman Rasulullah, namun seiring waktu ajaran ini cenderung tergeser dan perlu dihidupkan kembali, terutama di masa pandemi.konsekuensi negatif memperlakukan tetangga dengan buruk, manfaat positif memperlakukan tetangga dengan baik, serta pentingnya interaksi yang baik termasuk dengan tetangga non‑Muslim.Penerapan ketiga poin tersebut dapat mengurangi permasalahan sosial dan menjembatani kesenjangan antar‑tetangga.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara empiris bagaimana praktik bertetangga yang diajarkan oleh Ajengan Romzi memengaruhi kesejahteraan sosial selama masa pandemi di daerah perkotaan Indonesia, dengan mengumpulkan data dari rumah tangga yang berbeda latar belakang ekonomi. Selanjutnya, penelitian komparatif dapat mengkaji perbedaan pemahaman dan pelaksanaan konsep bertetangga antara komunitas Muslim dan non‑Muslim, guna mengetahui faktor budaya atau agama yang memengaruhi interaksi antar‑tetangga. Terakhir, dapat dirancang sebuah program intervensi berbasis tiga poin Ajengan Romzi (konsekuensi buruk, manfaat baik, dan interaksi positif) yang diuji coba dalam skala komunitas, untuk menilai efektivitasnya dalam menurunkan konflik sosial dan meningkatkan rasa kebersamaan antar‑tetangga.

  1. #intervensi sosial#intervensi sosial
  2. #program intervensi sosial#program intervensi sosial
Read online
File size1.39 MB
Pages19
Short Linkhttps://juris.id/p-2rP
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test