STAINSTAIN
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ahJurnal Ilmiah Al-Syir'ahDalam fiqih, hak memilih pasangan atau calon suami bagi perempuan ditentukan oleh wali. Hal tersebut menjadi sorotan banyak kalangan karena fiqih dianggap diskriminatif terhadap perempuan. Laki-laki muslim bebas menentukan pasangan hidupnya, sedangkan perempuan muslimah tidak memiliki hak tersebut karena diambil alih oleh orang tuanya atas nama hukum Islam. Pada Konferensi Dunia tentang Kependudukan dan Perempuan (ICPD) di Kairo-Mesir tahun 1994, perempuan diakui memiliki hak reproduksi sendiri yang harus dijaga. Salah satu tuntutan hak reproduksi tersebut adalah hak perempuan untuk menentukan pasangan hidupnya sendiri. Dengan demikian, tulisan ini mengkaji hak memilih calon suami bagi perempuan dalam perspektif hukum Islam dan hukum internasional tentang Hak Asasi Manusia (HAM).
Dalam fiqih, perempuan tidak boleh memilih pasangan hidup sendiri karena hak tersebut berada di tangan wali, hal ini didasarkan pada hadis yang melarang perkawinan perempuan tanpa wali dan dipengaruhi oleh bias gender dalam teks agama serta sosial budaya masyarakat Arab kala wahyu turun.Untuk menegakkan hak perempuan yang sejatinya dijamin Al-Quran, perlu penafsiran ulang teks agama yang lebih adil tanpa dipengaruhi bias patriarki.Dekonstruksi teks keagamaan seperti yang diusulkan Mohammed Arkoun diperlukan untuk menemukan pesan keadilan dalam agama, sehingga keadilan gender bagi perempuan dapat terwujud.
Untuk melanjutkan kajian ini, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana implementasi hak bebas memilih pasangan bagi perempuan dalam praktik masyarakat muslim kontemporer memengaruhi stabilitas keluarga, apakah edukasi gender berbasis HAM yang diberikan kepada wali menghasilkan penerimaan lebih luas terhadap otonomi perempuan dalam memilih jodoh, dan sejauh mana semangat kesetaraan dalam mazhab Syafii yang direformasi dapat mendorong analisis gender di lingkungan Islam moderat. Penelitian lanjutan bisa membandingkan pandangan tentang wali mujbir antara mazhab klasik dan modern dengan fokus pada bagaimana tradisi patriarki masih mempengaruhi interpretasi hukum Islam hari ini. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak rekonstruksi fiqih pernikahan terhadap derajat kekerasan berbasis gender di keluarga muslim, untuk menguji apakah harmonisasi fiqih dengan prinsip HAM internasional benar-benar meningkatkan martabat perempuan tanpa menimbulkan konflik sosial. Arah studi ini penting untuk memastikan bahwa perubahan hukum tidak sekadar teoretis, melainkan bisa diterapkan di masyarakat pluralistis dengan hasil empiris yang mendukung inklusivitas gender.
| File size | 130.04 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN MADURAIAIN MADURA Dalam membangun gagasannya tentang evolusi syarîah, An-Naim menggunakan teori naskh. Naskh, menurut An-Naim, adalah menghapus ayat-ayat Madâniyah denganDalam membangun gagasannya tentang evolusi syarîah, An-Naim menggunakan teori naskh. Naskh, menurut An-Naim, adalah menghapus ayat-ayat Madâniyah dengan
LAAROIBALAAROIBA Permendag No. 40 Tahun 2022 menetapkan aktivitas jual beli pakaian bekas impor sebagai kegiatan terlarang karena dianggap mengganggu industri tekstil dalamPermendag No. 40 Tahun 2022 menetapkan aktivitas jual beli pakaian bekas impor sebagai kegiatan terlarang karena dianggap mengganggu industri tekstil dalam
KEMENSOSKEMENSOS Untuk mengatasi ragam potensi bencana tersebut, masyarakat di ketiga desa telah mengembangkan system peringatan dini berbasis masyarakat. KeberlanjutanUntuk mengatasi ragam potensi bencana tersebut, masyarakat di ketiga desa telah mengembangkan system peringatan dini berbasis masyarakat. Keberlanjutan
INABJINABJ Migrasi dan invasi sel kanker merupakan tahapan penting dalam proses metastasis, sehingga diperlukan terapi yang menargetkan proliferasi dan progresi metastatik.Migrasi dan invasi sel kanker merupakan tahapan penting dalam proses metastasis, sehingga diperlukan terapi yang menargetkan proliferasi dan progresi metastatik.
APPIHIAPPIHI Selain itu, hukum Islam mempertimbangkan hak-hak non-Muslim di dalam negara Islam melalui konsep ahl al-dhimmah (orang-orang yang terjamin) dan tolok ukurSelain itu, hukum Islam mempertimbangkan hak-hak non-Muslim di dalam negara Islam melalui konsep ahl al-dhimmah (orang-orang yang terjamin) dan tolok ukur
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Kemampuan mangandung bukanlah hasil pelajaran formal, melainkan terbentuk secara spontan dari pengalaman personal kehilangan dan kondisi budaya, di manaKemampuan mangandung bukanlah hasil pelajaran formal, melainkan terbentuk secara spontan dari pengalaman personal kehilangan dan kondisi budaya, di mana
ALJAMIAHALJAMIAH Tulisan ini membahas pendekatannya dalam menafsirkan ayat Al-Quran dan tradisi Islam mengenai persoalan perempuan serta kontribusinya dalam pencerahanTulisan ini membahas pendekatannya dalam menafsirkan ayat Al-Quran dan tradisi Islam mengenai persoalan perempuan serta kontribusinya dalam pencerahan
UINUIN Namun penafsiran yang bias patriarki terhadap teks-teks Alquran dan Sunah menyebabkan perempuan sulit mengakses hak-hak ekonominya secara setara denganNamun penafsiran yang bias patriarki terhadap teks-teks Alquran dan Sunah menyebabkan perempuan sulit mengakses hak-hak ekonominya secara setara dengan
Useful /
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Pendidik memainkan peran strategis, baik sebagai pelaksana mikro dalam pendekatan sentralisasi maupun sebagai perancang dan pemikir strategis dalam pendekatanPendidik memainkan peran strategis, baik sebagai pelaksana mikro dalam pendekatan sentralisasi maupun sebagai perancang dan pemikir strategis dalam pendekatan
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menghasilkan bahwa kelompok KKN-32 memberi peranan yang baik dan berpengaruh bagi masyarakat desa dan bagi lembaga pendidikan di Desa dalamPenelitian ini menghasilkan bahwa kelompok KKN-32 memberi peranan yang baik dan berpengaruh bagi masyarakat desa dan bagi lembaga pendidikan di Desa dalam
LAAROIBALAAROIBA Ketujuh informan dalam memaknai kebebasan berekspresi pada konten Lina Mukherjee “Makan Babi Baca Bismillah tidak selalu sama. Terdapat pertimbanganKetujuh informan dalam memaknai kebebasan berekspresi pada konten Lina Mukherjee “Makan Babi Baca Bismillah tidak selalu sama. Terdapat pertimbangan
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Ideologi transnasional dapat dipahami sebagai ideologi global yang melintasi batas negara dan negara bagian.ideologi ini tidak sekadar kampanye propagandaIdeologi transnasional dapat dipahami sebagai ideologi global yang melintasi batas negara dan negara bagian.ideologi ini tidak sekadar kampanye propaganda