UNTUNT
Indonesian Health Science JournalIndonesian Health Science JournalStunting merupakan masalah gizi yang signifikan di Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil seperti Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah. Perilaku keluarga sadar gizi diyakini memiliki pengaruh terhadap kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku keluarga sadar gizi terhadap kejadian stunting di Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional study. Jumlah sampel sebanyak 87 responden dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku keluarga sadar gizi seperti mengonsumsi makanan beragam memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian stunting pada balita. Menimbang berat badan rutin, pemberian ASI eksklusif, konsumsi garam beryodium, dan konsumsi suplemen gizi tidak berpengaruh terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, program-program yang meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi dan PHBS harus diperkuat untuk menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Perilaku keluarga sadar gizi memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian stunting pada balita di Kecamatan Sangia Wambulu, terutama pada perilaku konsumsi makanan beragam.Sedangkan menimbang berat badan rutin, pemberian ASI eksklusif, konsumsi garam beryodium, dan konsumsi suplemen gizi tidak berpengaruh.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan penyuluhan tentang pola konsumsi makanan beragam dan bergizi bagi ibu hamil, serta penguatan dukungan keluarga untuk menerapkan perilaku gizi sehat guna mengurangi angka stunting di daerah tersebut.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan penerapan Kadarzi di daerah terpencil. Selain itu, perlu dikaji peran media digital dalam edukasi gizi ibu untuk memperluas jangkauan program pencegah stunting. Studi lanjutan juga bisa fokus pada pengembangan model pendidikan gizi khusus untuk ibu bekerja yang kesulitan menerapkan ASI eksklusif akibat keterbatasan waktu dan akses dukungan logistik.
- Gambaran Pemberian Vitamin A di Bulan Februari 2023 pada Balita Usia 6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas... journal.yp3a.org/index.php/sehatrakyat/article/view/1668Gambaran Pemberian Vitamin A di Bulan Februari 2023 pada Balita Usia 6 59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas journal yp3a index php sehatrakyat article view 1668
- Penyuluhan Pencegahan Stunting Pada Balita | Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.... doi.org/10.25008/altifani.v1i1.121Penyuluhan Pencegahan Stunting Pada Balita Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat doi 10 25008 altifani v1i1 121
- Association Between Breastfeeding and Child Stunting in Mexico | Annals of Global Health. association... doi.org/10.5334/aogh.2836Association Between Breastfeeding and Child Stunting in Mexico Annals of Global Health association doi 10 5334 aogh 2836
- Indian Journal of Community Medicine. indian journal community medicine doi.org/10.4103/ijcm.IJCM_62_21Indian Journal of Community Medicine indian journal community medicine doi 10 4103 ijcm IJCM 62 21
| File size | 379.32 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-2B6 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta catatan resmi posyandu dan puskesmas, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian informasi,Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta catatan resmi posyandu dan puskesmas, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian informasi,
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program ini melakukan intervensi terhadap 36 balita stunting, memberikan sosialisasi gizi kepada 24 ibu hamil dan 55 ibu balita, serta melatih 25 kaderProgram ini melakukan intervensi terhadap 36 balita stunting, memberikan sosialisasi gizi kepada 24 ibu hamil dan 55 ibu balita, serta melatih 25 kader
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Dari enam balita penerima intervensi awal, lima di antaranya menunjukkan peningkatan status gizi yang signifikan. Secara keseluruhan, program ini tidakDari enam balita penerima intervensi awal, lima di antaranya menunjukkan peningkatan status gizi yang signifikan. Secara keseluruhan, program ini tidak
GOMITGOMIT dilaksanakan secara luring pada bulan 7 November 2021 di SD Negeri Pijorkoling Kota Padangsidimpuan dengang metode ceramah Materi yang disampaikan berisidilaksanakan secara luring pada bulan 7 November 2021 di SD Negeri Pijorkoling Kota Padangsidimpuan dengang metode ceramah Materi yang disampaikan berisi
SALNESIASALNESIA Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan gizi. Selain itu,Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan gizi. Selain itu,
SALNESIASALNESIA Peserta penelitian adalah ibu-ibu yang aktif di Posyandu Naluri dan Posyandu Kencana di Desa Panglayungan, Kota Tasikmalaya. Metode yang dilakukan adalahPeserta penelitian adalah ibu-ibu yang aktif di Posyandu Naluri dan Posyandu Kencana di Desa Panglayungan, Kota Tasikmalaya. Metode yang dilakukan adalah
SALNESIASALNESIA Angka stunting yang meningkat di Kota Tasikmalaya, termasuk wasting dan underweight. Pelatihan pemberian edukasi gizi kepada kader posyandu mengenai malnutrisiAngka stunting yang meningkat di Kota Tasikmalaya, termasuk wasting dan underweight. Pelatihan pemberian edukasi gizi kepada kader posyandu mengenai malnutrisi
UPERTISUPERTIS Penelitian ini dapat dilakukan oleh peneliti selanjutnya di sekolah-sekolah dasar di daerah lainnya. Sekitar 42,6% murid SDN 17 memiliki status gizi tidakPenelitian ini dapat dilakukan oleh peneliti selanjutnya di sekolah-sekolah dasar di daerah lainnya. Sekitar 42,6% murid SDN 17 memiliki status gizi tidak
Useful /
UNTUNT Status perkawinan dan tingkat pendidikan tidak berhubungan signifikan dengan kualitas hidup (p>. 05). Nelayan memiliki skor kualitas hidup (QOL) keseluruhanStatus perkawinan dan tingkat pendidikan tidak berhubungan signifikan dengan kualitas hidup (p>. 05). Nelayan memiliki skor kualitas hidup (QOL) keseluruhan
GREENPUBGREENPUB Program ini berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan indikator kinerja institusi di bawah kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnyaProgram ini berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan indikator kinerja institusi di bawah kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 8 Januari 2022 di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampinganKegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 8 Januari 2022 di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini berkesesuaian dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan yakni adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru secaraHasil dari pelaksanaan kegiatan ini berkesesuaian dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan yakni adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru secara