ISTAZISTAZ

AT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Interaksi anak sering kali dihadapkan berbagai masalah, dan kemampuan untuk mengatasi masalah tersebut merupakan hal yang mendasar dimiliki oleh anak. Strategi coping menjadi alat yang dapat diterapkan bagi anak untuk menghadapi beragam situasi, baik itu permasalahan eksternal maupun internal. Dalam penelitian ini, subjek terdiri dari satu orang guru, dua orang tua, dan dua orang siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dipilih karena peneliti ingin menggali perbedaan dalam strategi coping yang digunakan oleh anak laki-laki dan perempuan ketika menghadapi masalah sosial dan emosional. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data interaktif Miles dan Huberman, yang melibatkan beberapa tahap seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak telah mampu melaporkan berbagai strategi coping, termasuk mencari dukungan, pemecahan masalah, distraksi, dan melarikan diri. Anak perempuan cenderung lebih dominan dalam mencari dukungan daripada anak laki-laki. Selain itu, respon coping dengan perilaku agresif dan destruktif lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak mampu menerapkan berbagai strategi coping untuk menghadapi masalah, termasuk mencari dukungan, pemecahan masalah, distraksi, dan menghindari masalah.Perbedaan gender terlihat dalam strategi coping, di mana anak perempuan cenderung lebih dominan dalam mencari dukungan, sementara anak laki-laki lebih sering menunjukkan respons coping yang agresif.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya memahami strategi coping anak usia dini, terutama dalam konteks perbedaan gender, untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan strategi coping pada anak usia dini, seperti pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan teman sebaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang bertujuan meningkatkan kemampuan coping anak, khususnya pada anak laki-laki yang cenderung menggunakan strategi coping agresif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana strategi coping yang digunakan anak usia dini memengaruhi perkembangan sosial dan emosional mereka di kemudian hari, serta bagaimana strategi coping tersebut dapat dimodifikasi untuk mendukung perkembangan yang lebih positif.

Read online
File size199.9 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test