IAI TABAHIAI TABAH
Madinah: Jurnal Studi IslamMadinah: Jurnal Studi IslamArtikel ini menyajikan kajian mendalam terhadap metodologi pedagogis yang digunakan oleh Imam Burhanuddin al-Zarnuji dalam karya monumentalnya, Talim al-Mutaallim, dengan fokus khusus pada integrasi strategis nasihat-nasihat puitis berbahasa Arab. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka Teori Pembelajaran Sosial dari Albert Bandura. Temuan menunjukkan adanya keselarasan yang mendalam dan intuitif antara pendekatan pedagogis Islam klasik ala al-Zarnuji dan prinsip-prinsip psikologi modern. Secara khusus, bait-bait syair Arab dalam Talim al-Mutaallim merepresentasikan prinsip modeling, penguatan vikarius, dan self-efficacy secara efektif. Hal ini menunjukkan bahwa metode al-Zarnuji, meskipun dirumuskan berabad-abad lalu, memiliki kedalaman psikologis yang tetap relevan dengan teori belajar kontemporer, menjadikan syair sebagai instrumen strategis dalam pembentukan karakter dan intelektual peserta didik. Artikel ini juga membahas relevansi kontemporer temuan tersebut bagi pendidikan karakter dan pendidikan Islam holistik, serta mendorong adanya keterlibatan kritis dan penelitian empiris lanjutan untuk mengimplementasikan wawasan ini dalam konteks pendidikan modern.
Analisis mendalam terhadap nasihat-nasihat puitis dalam Talim al-Mutaallim Imam al-Zarnuji melalui lensa Teori Pembelajaran Sosial Albert Bandura mengungkapkan metodologi pedagogis yang canggih dan mendalam.Karya al-Zarnuji, jauh dari sekadar artefak sejarah, menunjukkan pemahaman intuitif tentang psikologi belajar manusia yang mendahului teori modern berabad-abad.Penggunaan puisi secara strategis dalam Talim al-Mutaallim berfungsi sebagai instrumen pedagogis yang kuat.Bait-bait ini secara efektif berfungsi sebagai model instruksional verbal, menyajikan gambaran jelas tentang perilaku dan kebajikan ideal yang dapat diamati dan diinternalisasi oleh pembelajar.Mereka dengan mahir menggunakan penguatan dan hukuman vicarious, menggambarkan konsekuensi positif dari ketekunan dan perilaku etis, serta konsekuensi negatif dari kelalaian dan pelanggaran moral, sehingga membentuk perilaku tanpa perlu pengalaman langsung.Selain itu, nasihat puitis memainkan peran penting dalam menumbuhkan self-efficacy dengan menyediakan peta jalan yang jelas untuk kesuksesan dan menghubungkan upaya langsung dengan pencapaian, memberdayakan pembelajar dengan keyakinan akan kemampuan mereka sendiri.Interaksi rumit antara faktor pribadi, perilaku, dan lingkungan, seperti yang dijelaskan oleh determinisme timbal balik Bandura, juga secara implisit dipandu oleh ajaran al-Zarnuji, mendorong siklus kebajikan dari pengembangan holistik.Studi ini menekankan bahwa kerangka pendidikan Islam klasik, seperti yang dimiliki oleh al-Zarnuji, mengandung kebijaksanaan pedagogis abadi yang beresonansi dengan dan didukung oleh teori psikologis modern.Temuan ini menekankan relevansi abadi penekanan al-Zarnuji pada pembentukan karakter, ketekunan, dan peran lingkungan belajar untuk inisiatif pendidikan karakter kontemporer.Sinergi yang diamati membuka jalan yang signifikan untuk mengintegrasikan kebijaksanaan Islam klasik dengan psikologi pendidikan kontemporer, membuka jalan bagi model pendidikan Islam yang lebih holistik dan transformasional yang tidak hanya menumbuhkan kecerdasan intelektual tetapi juga kematangan emosional, spiritual, dan sosial.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi etnografis atau eksperimental di pesantren modern atau konteks pendidikan Islam untuk menilai secara empiris bagaimana mekanisme pembelajaran sosial Bandura berinteraksi dengan pedagogi moral-spiritual al-Zarnuji. Penelitian interdisipliner seperti itu akan menawarkan wawasan yang lebih dalam tentang penerapan kebijaksanaan pendidikan Islam klasik dalam membentuk perilaku pembelajar dan perkembangan moral dalam pengaturan kontemporer.
- Vol. 9 No. 4 (2023): Jurnal Literasiologi | Jurnal Literasiologi. vol jurnal literasi indonesian journal... jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/issue/view/42Vol 9 No 4 2023 Jurnal Literasiologi Jurnal Literasiologi vol jurnal literasi indonesian journal jurnal literasikitaindonesia index php literasiologi issue view 42
- Psychological Depth of Poetic Pedagogy in Al-Zarnuji’s Ta’lim Al-Muta’allim: Bandura-Based... doi.org/10.58518/madinah.v12i2.4088Psychological Depth of Poetic Pedagogy in Al ZarnujiAos TaAolim Al MutaAoallim Bandura Based doi 10 58518 madinah v12i2 4088
- Moral Degradation in an Educational Milieu: Roles of Guardian in Fixing Morality of Students | Lessy... doi.org/10.35445/alishlah.v16i1.4418Moral Degradation in an Educational Milieu Roles of Guardian in Fixing Morality of Students Lessy doi 10 35445 alishlah v16i1 4418
| File size | 692.28 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Tranformasi ini menunjukkan sintetis pemikiran yang berhasil menciptakan model pendidikan Islam yang bersifat kontekstual, integratif dan aplikatif antaraTranformasi ini menunjukkan sintetis pemikiran yang berhasil menciptakan model pendidikan Islam yang bersifat kontekstual, integratif dan aplikatif antara
ARIPAFIARIPAFI Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi RPP, serta wawancara dengan guruPendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi RPP, serta wawancara dengan guru
PTIQPTIQ Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan studi pustaka (library research) dengan bersumber utama pada kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan karya AliMetode penelitian dalam tulisan ini menggunakan studi pustaka (library research) dengan bersumber utama pada kitab Tarbiyah fi Zaman al-Fitan karya Ali
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menganalisisnyaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menganalisisnya
IAISAMBASIAISAMBAS Aidh Al-Qarni meliputi aspek akidah, syariah, dan akhlak yang masing-masing terdiri dari berbagai subnilai. Nilai-nilai tersebut tetap relevan dalam kehidupanAidh Al-Qarni meliputi aspek akidah, syariah, dan akhlak yang masing-masing terdiri dari berbagai subnilai. Nilai-nilai tersebut tetap relevan dalam kehidupan
ISQIISQI Hal ini sesuai dengan misi ajaran Islam, yakni membebaskan manusia dari berbagai bentuk anarki dan ketidakadilan. Pada tataran nilai, Islam sejak awalHal ini sesuai dengan misi ajaran Islam, yakni membebaskan manusia dari berbagai bentuk anarki dan ketidakadilan. Pada tataran nilai, Islam sejak awal
STAIBSLLGSTAIBSLLG Program ini dianggap sebagai modal utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai Al-Quran ke dalam jiwa anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatanProgram ini dianggap sebagai modal utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai Al-Quran ke dalam jiwa anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan
STAIBSLLGSTAIBSLLG Hal ini dapat dilihat dari beberapa hadis Rasul yang menjelaskan tentang kebaikan pendidikan moral salah satunya hadis berikut. ajarkan anak-anakmu yangHal ini dapat dilihat dari beberapa hadis Rasul yang menjelaskan tentang kebaikan pendidikan moral salah satunya hadis berikut. ajarkan anak-anakmu yang
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Pemerintah sepenuhnya bertanggung jawab menyediakan layanan pendidikan bermutu untuk seluruh rakyat beserta dana dan fasilitas yang diperlukan. OtonomiPemerintah sepenuhnya bertanggung jawab menyediakan layanan pendidikan bermutu untuk seluruh rakyat beserta dana dan fasilitas yang diperlukan. Otonomi
ARIPAFIARIPAFI Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan pembelajaran sudah berjalan sesuai prosedur, pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Islam dalamKondisi ini menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan pembelajaran sudah berjalan sesuai prosedur, pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Islam dalam
ARIPAFIARIPAFI Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Maarif NU 2 Kemranjen yang berjumlah 107 siswa dari tiga kelas. Teknik pengumpulan dataPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Maarif NU 2 Kemranjen yang berjumlah 107 siswa dari tiga kelas. Teknik pengumpulan data
MAHARDHIKAMAHARDHIKA Untuk penelitian selanjutnya, disarankan melakukan pengujian dengan kelompok kontrol serta memperluas sampel pada tingkat usia atau tingkat keahlian yangUntuk penelitian selanjutnya, disarankan melakukan pengujian dengan kelompok kontrol serta memperluas sampel pada tingkat usia atau tingkat keahlian yang