ARIPAFIARIPAFI
Jurnal Budi Pekerti Agama IslamJurnal Budi Pekerti Agama IslamMasih rendahnya pemahaman peserta didik terhadap praktik ibadah dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Pembelajaran PAI pada materi “Ibadah Haji dan Kurban di kelas V SDN Bangbayang Kecamatan Cisolok memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian Islam serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian kritis terhadap tujuan pembelajaran, materi yang diajarkan, metode yang digunakan, evaluasi pembelajaran, referensi pendukung, serta bahan ajar yang dipakai dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kegiatan pembelajaran di kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran PAI di kelas V telah sesuai dengan tujuan dan kurikulum yang berlaku. Guru telah menyusun modul ajar berdasarkan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang ditetapkan dalam kurikulum. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Di antaranya adalah kurangnya relevansi materi dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi yang masih terbatas, serta penilaian yang lebih menekankan aspek kognitif dibandingkan dengan penilaian afektif dan psikomotorik. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan pembelajaran sudah berjalan sesuai prosedur, pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Islam dalam konteks praktis masih kurang optimal. Dengan demikian, penguatan pemahaman terhadap ajaran Islam dalam konteks kehidupan nyata sangat diperlukan agar peserta didik tidak hanya mengetahui secara teoritis, tetapi juga mampu menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Modul ajar yang digunakan sudah cukup memadai, namun pengembangan yang lebih implementatif perlu dilakukan agar pembelajaran lebih bermakna, kontekstual, serta berdampak positif terhadap pembentukan kepribadian Islam yang kuat pada diri peserta didik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar Pendidikan Agama Islam pada materi Ibadah Haji dan Kurban di SDN Bangbayang telah menunjukkan kesesuaian dengan tujuan pendidikan agama Islam, terutama dalam penyampaian aspek normatif dan praktik ibadah.Meskipun demikian, terdapat kekurangan dalam kedalaman isi, kurangnya eksplorasi nilai spiritual dan historis, serta terbatasnya penggunaan sumber belajar yang variatif.Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, guru perlu mengintegrasikan berbagai sumber belajar dan memanfaatkan teknologi guna memperkaya pendekatan pembelajaran serta menumbuhkan penghayatan nilai spiritual dan implementasi ibadah dalam kehidupan nyata.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti video interaktif atau simulasi virtual, dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang praktik ibadah haji dan kurban. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih kontekstual, yang mengaitkan nilai-nilai ibadah dengan kehidupan sehari-hari siswa dan permasalahan sosial di lingkungan sekitar mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembelajaran ibadah haji dan kurban di sekolah, serta bagaimana membangun sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai keagamaan pada siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan membentuk karakter generasi muda yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.
| File size | 1015.3 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa dari masing-masing siklus, yaitu nilai rata-rata siswa pada tahap prasiklus sebesar 53,75Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa dari masing-masing siklus, yaitu nilai rata-rata siswa pada tahap prasiklus sebesar 53,75
ABULYATAMAABULYATAMA Guru merupakan jabatan profesi yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Keberadaan guru bagi suatu bangsa amatlah penting terlebih-lebih bagi keberlangsunganGuru merupakan jabatan profesi yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Keberadaan guru bagi suatu bangsa amatlah penting terlebih-lebih bagi keberlangsungan
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana hadis Nabi Muhammad SAW memandang fenomena tersebut dalam kaitannya dengan kejujuran, akhlak, serta keseimbanganPenelitian ini berupaya mengkaji bagaimana hadis Nabi Muhammad SAW memandang fenomena tersebut dalam kaitannya dengan kejujuran, akhlak, serta keseimbangan
ARIPAFIARIPAFI Beberapa siswa terlihat kurang siap saat memberikan laporan target (setoran) hafalan, masih berada di luar kelas saat pembelajaran dimulai, serta datangBeberapa siswa terlihat kurang siap saat memberikan laporan target (setoran) hafalan, masih berada di luar kelas saat pembelajaran dimulai, serta datang
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan adalah industri kerajinan getah nyatu dan memiliki potensi tinggi dalam mendorong perekonomianSalah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan adalah industri kerajinan getah nyatu dan memiliki potensi tinggi dalam mendorong perekonomian
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Temuan ini menunjukkan bahwa masih diperlukan intervensi berupa edukasi, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelakuTemuan ini menunjukkan bahwa masih diperlukan intervensi berupa edukasi, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku
STAISKUTIMSTAISKUTIM Adapun komponen yang di evaluasi pada komponen ini adalah sebagai berikut: (1) desain program supervisi di SMP Negeri 2 Sangatta Utara telah berjalan denganAdapun komponen yang di evaluasi pada komponen ini adalah sebagai berikut: (1) desain program supervisi di SMP Negeri 2 Sangatta Utara telah berjalan dengan
UCYUCY Analisa data menggunakan pendekatan kualitatif yang menunjuk di kondisi awal tak ada guru yang berkemampuan dalam pengelolaan PBM dengan baik terbuktiAnalisa data menggunakan pendekatan kualitatif yang menunjuk di kondisi awal tak ada guru yang berkemampuan dalam pengelolaan PBM dengan baik terbukti
Useful /
UCYUCY Validitas penelitian tindakan kelas ini melalui triangulasi. Analisis data dengan teknik deskriptif kualitatif. Kenaikan dari keaktifan siswa di awal studiValiditas penelitian tindakan kelas ini melalui triangulasi. Analisis data dengan teknik deskriptif kualitatif. Kenaikan dari keaktifan siswa di awal studi
UCYUCY 24 Tahun 2003 yang telah diubah dengan Undang‑Undang No. keputusan MK menjadi landasan hukum penting bagi perwujudan UU Pemilu 2017 serta berfungsi sebagai24 Tahun 2003 yang telah diubah dengan Undang‑Undang No. keputusan MK menjadi landasan hukum penting bagi perwujudan UU Pemilu 2017 serta berfungsi sebagai
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2015‑2017 struktur modal perusahaan kosmetik dan kebutuhan rumah tangga beragam. PT Unilever Indonesia memilikiPenelitian menunjukkan bahwa selama periode 2015‑2017 struktur modal perusahaan kosmetik dan kebutuhan rumah tangga beragam. PT Unilever Indonesia memiliki
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen (semangat kerja) memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen (kinerja karyawan) pada cabang KFCHal ini menunjukkan bahwa variabel independen (semangat kerja) memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen (kinerja karyawan) pada cabang KFC