UNIKAUNIKA

G-SMARTG-SMART

Tanah lunak menjadi salah satu kendala ketika proses konstruksi berlangsung di atas tanah ini seperti konsolidasi tanah yang cukup lama. Konsolidasi tanah berkaitan dengan tekanan air pori dan tekanan air pori berlebih di dalam tanah ketika saat beban bekerja. Tanah lunak memiliki tekanan air pori yang besar, sehingga diperlukan perbaikan tanah. Perbaikan tanah lunak dalam penelitian ini menggunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD) kombinasi vacuum dan preloading. Pemodelan perhitungan dilakukan secara numeris dengan software PLAXIS V20. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya penurunan tanah dan excess pore pressure tiap masing-masing pemodelan. Perbaikan tanah PVD kombinasi vacuum dan preloading jarak PVD 1 m, kedalaman PVD 24,5 m, tekanan vacuum 80 kPa, tinggi timbunan 2 m dan tinggi preloading 2 m. Hasil pemodelan secara numeris PVD kombinasi preloading ketika masa akhir konstruksi dengan total waktu 78 hari penurunan konsolidasi sebesar 0,514 m dengan excess pore pressure 0,6509 kN/m2 dan nilai safety factor sebesar 1,725. Hasil pemodelan secara numeris PVD kombinasi vacuum ketika masa akhir konstruksi dengan total waktu 204 hari penurunan konsolidasi sebesar 0,229 m dengan excess pore pressure 0,8683 kN/m2 dan nilai safety factor sebesar 3,55.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanah lunak memiliki kadar air yang cukup tinggi dan permeabilitas yang rendah, sering menimbulkan masalah dalam konstruksi.Parameter tanah seperti kohesi, sudut geser, indeks kompresibilitas, dan permeabilitas sangat penting dalam menentukan hasil penurunan tanah.Prefabricated vertical drain (PVD) berfungsi mengeluarkan air pori dari tanah, dan kombinasi dengan preloading atau vacuum mempercepat konsolidasi tanah.Dalam pemodelan perbaikan tanah, tekanan air pori dipengaruhi oleh beban timbunan, preloading, dan tekanan vacuum, dengan pusat tekanan air pori berubah seiring waktu.

Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan pemodelan 3D untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Selain itu, perlu dilakukan analisis variasi jarak dan kedalaman pemasangan PVD untuk mengoptimalkan efektivitas perbaikan tanah. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengaruh jenis tanah dan kondisi lapangan terhadap kinerja PVD kombinasi vacuum dan preloading. Studi komparatif antara metode perbaikan tanah yang berbeda, seperti penggunaan geotekstil atau grouting, juga dapat dilakukan untuk menentukan solusi yang paling efektif dan ekonomis. Pengembangan model numerik yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti variasi permeabilitas dan anisotropi tanah juga dapat meningkatkan keandalan prediksi perilaku tanah lunak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi perbaikan tanah lunak di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan konstruksi di daerah dengan kondisi tanah yang problematik, sehingga dapat menghasilkan infrastruktur yang lebih aman, tahan lama, dan berkelanjutan.

  1. Vacuum Preloading Techniques — Recent Developments and Applications | Proceedings | Vol , No. vacuum... ascelibrary.org/doi/10.1061/40971(310)73Vacuum Preloading Techniques Ai Recent Developments and Applications Proceedings Vol No vacuum ascelibrary doi 10 1061 40971 310 73
Read online
File size1.85 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test