LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Penelitian ini membahas mengenai mekanisme interaksi antara struktur bambu/minipile dan tanah, dimana data didapatkan dari proyek uji timbunan lapangan yang diperkuat dengan bambu di Tambak Oso, Surabaya. Data-data dianalisa menggunakan metode elemen hingga (MEH) yang dibantu dengan software Plaxis 3D Foundation. Variasi panjang cerucuk bambu yaitu 5 dan 10 meter dan variasi ketebalan yang digunakan yaitu 1,3 dan 5 lapis untuk perkuatan studi memperlihatkan bahwa untuk cerucuk panjang 5 meter, daya dukung selimut bambu lebih kecil dari pada beban yang diberikan, sehingga ujung cerucuk bambu ikut menahan sebagian besar beban yang bekerja dimana untuk bambu panjang 10 meter, beban hampir seluruhnya didukung oleh selimut tiang. Sedangkan jika ditambahi dengan perkuatan grid/matras, semakin banyak jumlah lapisan, semakin besar kekakuan, dan semakin besar kontribusi matras dalam menahan beban.

Interaksi antara tanah dengan perkuatan cerucuk & minipiles terlihat dari distribusi beban di sepanjang batang cerucuk minipiles, dimana distribusi tersebut tidak hanya bergantung kepada bentuk model perkuatan, tetapi juga kuat geser dan elastisitas tanah.Pengaruh panjang cerucuk dan minipiles untuk masing-masing model perkuatan terlihat dari transfer beban ke cerucuk/minipiles, dimana pada cerucuk 5 meter seluruh beban sudah terdistribusi pada batang dan ujung cerucuk/minipiles.Sedang pada cerucuk 10 meter sebagian besar beban mampu ditahan oleh batang cerucuk/minipiles dan hanya sebagian kecil saja yang ditahan oleh bagian ujung.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis sensitivitas parameter tanah terhadap kinerja sistem perkuatan bambu, dengan tujuan untuk memahami pengaruh variasi parameter tanah terhadap daya dukung dan stabilitas timbunan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara sistem perkuatan bambu dengan metode perkuatan tanah lunak konvensional, seperti penggunaan geotekstil atau geosintetik, untuk mengevaluasi efektivitas biaya dan kinerja jangka panjang. Terakhir, pengembangan model numerik yang lebih akurat untuk memprediksi interaksi tanah-bambu, dengan mempertimbangkan perilaku material bambu yang kompleks dan pengaruh kondisi lingkungan, akan sangat bermanfaat untuk desain sistem perkuatan yang lebih optimal.

Read online
File size839.43 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test