ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKPenurunan tanah pada area konstruksi merupakan tantangan yang harus diselesaikan sebelum konstruksi dimulai. Setiap jenis tanah memiliki karakteristik berbeda, sehingga penanganannya harus disesuaikan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penggunaan PVD pada tanah lunak melalui analisis data lapangan dari kegiatan konstruksi. Metodologi penelitian melibatkan studi kasus di area dengan tanah lunak, pemasangan PVD dengan pola tertentu, dan pengukuran penurunan tanah sebelum dan sesudah pemasangan PVD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal pemasangan PVD dan penimbunan tahap 1, penurunan tanah belum teratasi secara signifikan. Penurunan tanah yang terjadi bahkan semakin dalam setelah penimbunan tahap 2, yang mungkin disebabkan oleh kerusakan platform konstruksi dan PVD akibat amblasan yang terlalu dalam. Dengan demikian, penggunaan PVD bukan berarti tidak menjadi solusi, namun faktor lain seperti kondisi tanah yang sudah terlalu cacat dapat berperan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemadatan tanah tidak sesuai dengan asumsi awal, dan faktor-faktor lain mungkin mempengaruhi kondisi tanah.Perbandingan data bor sebelum dan sesudah penanganan dengan metode PVD dan Preloading dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang efektivitas kedua metode tersebut.Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhi kondisi tanah di lokasi tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan investigasi lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap penurunan tanah di lokasi penelitian, seperti kondisi tanah dasar yang bermasalah atau adanya lapisan tanah yang tidak terduga. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan metode pemasangan PVD yang lebih optimal, termasuk variasi pola pemasangan, kedalaman pemasangan, dan jenis material PVD yang digunakan. Ketiga, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas PVD dengan metode perbaikan tanah lainnya, seperti grouting atau soil mixing, dalam kondisi tanah lunak yang serupa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perilaku tanah lunak dan membantu dalam merancang solusi perbaikan tanah yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan pada proyek konstruksi dan memastikan keberlangsungan infrastruktur yang dibangun di atas tanah lunak.
- Jurnal Mitra Teknik Sipil. metode perbaikan tanah vertical drain pvd jalan tol serpong balaraja seksi... doi.org/10.24912/jmts.v6i2.21695Jurnal Mitra Teknik Sipil metode perbaikan tanah vertical drain pvd jalan tol serpong balaraja seksi doi 10 24912 jmts v6i2 21695
- PERENCANAAN PERBAIKAN TANAH LUNAK MENGGUNAKAN METODE PRELOADING DAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD)... doi.org/10.30743/jtsip.v1i1.5781PERENCANAAN PERBAIKAN TANAH LUNAK MENGGUNAKAN METODE PRELOADING DAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN PVD doi 10 30743 jtsip v1i1 5781
- EVALUASI PENGGUNAAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) PADA TANAH YANG MEMILIKI KARAKTERISTIK LUNAK |... journal.itny.ac.id/index.php/krvtk/article/view/5363EVALUASI PENGGUNAAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN PVD PADA TANAH YANG MEMILIKI KARAKTERISTIK LUNAK journal itny ac index php krvtk article view 5363
| File size | 533.14 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Faktor-faktor yang memengaruhi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura-Ambon meliputi variabelFaktor-faktor yang memengaruhi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura-Ambon meliputi variabel
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil pembahasan mengenai perhitungan rencana anggaran biaya serta waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan CCO pada pembangunan Kantor KejaksaanBerdasarkan hasil pembahasan mengenai perhitungan rencana anggaran biaya serta waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan CCO pada pembangunan Kantor Kejaksaan
POLNAMPOLNAM Di laboratorium refrigerasi, pengukuran masih dilakukan secara manual. Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatanDi laboratorium refrigerasi, pengukuran masih dilakukan secara manual. Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatan
POLNAMPOLNAM dari hasil pengumpulan data baik data produktivitas dan kuesionar dilakukan proses pengolahan data dengan bantuan program microshof excel dan SPSS (Statisticaldari hasil pengumpulan data baik data produktivitas dan kuesionar dilakukan proses pengolahan data dengan bantuan program microshof excel dan SPSS (Statistical
POLNAMPOLNAM Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui survei, termasuk kuesioner dan wawancara dengan responden di industri konstruksi. Analisis menggunakan metodeData untuk penelitian ini dikumpulkan melalui survei, termasuk kuesioner dan wawancara dengan responden di industri konstruksi. Analisis menggunakan metode
POLNAMPOLNAM Pemancangan dapat dilakukan dengan berbagai jenis alat, salah satunya adalah diesel hammer. Diesel hammer dikenal memiliki kemampuan memberikan energiPemancangan dapat dilakukan dengan berbagai jenis alat, salah satunya adalah diesel hammer. Diesel hammer dikenal memiliki kemampuan memberikan energi
POLNAMPOLNAM indetitas tugas/task indetify (x2) variabel signifikasi tugas/task significance (x3). Dan berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa Keanekaragaman keterampilan/skillindetitas tugas/task indetify (x2) variabel signifikasi tugas/task significance (x3). Dan berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa Keanekaragaman keterampilan/skill
POLNAMPOLNAM 21%. Sedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan21%. Sedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan
Useful /
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Era Revolusi Industri 4. 0, yang ditandai oleh integrasi teknologi otomatisasi dan jaringan, menjadi poin awal perubahan yang signifikan. Penelitian iniEra Revolusi Industri 4. 0, yang ditandai oleh integrasi teknologi otomatisasi dan jaringan, menjadi poin awal perubahan yang signifikan. Penelitian ini
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Tujuan dari penelitian menunjukkan adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimana pemahaman mengenai proses Prinsip-prinsip Hak asasi manusia dalamTujuan dari penelitian menunjukkan adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimana pemahaman mengenai proses Prinsip-prinsip Hak asasi manusia dalam
ITNYITNY Luas atap diperoleh melalui Google Earth seluas ±1. 959 m², koefisien limpasan atap sebesar 0,95, dan waktu hujan ditetapkan selama 2 jam. Periode ulangLuas atap diperoleh melalui Google Earth seluas ±1. 959 m², koefisien limpasan atap sebesar 0,95, dan waktu hujan ditetapkan selama 2 jam. Periode ulang
ITNYITNY Tingkat kerusakan bangunan ringan hingga berat yang terjadi tidak memberikan kontribusi pada nilai intensitas gempa bumi (MMI) karena bangunan yang rusakTingkat kerusakan bangunan ringan hingga berat yang terjadi tidak memberikan kontribusi pada nilai intensitas gempa bumi (MMI) karena bangunan yang rusak