MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Di era revolusi industri 4.0, gadget merupakan bagian penting dalam kehidupan, bahkan bagi anak-anak usia dini. Usia 6 tahun merupakan masa kritis atau masa peka, sehingga stimulus yang diberikan mudah ditangkap anak. Penggunaan gadget berlebihan dapat berdampak negatif seperti kecanduan, gangguan tidur, dan penurunan kemampuan kognitif. Data WHO (2017) menunjukkan 10-15% anak di dunia mengalami gangguan kesehatan mental, 5% di antaranya disebabkan penggunaan gadget berlebihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial dan mental anak usia dini di Desa Bangun Rejo, Tanjungmorawa, Deli Serdang. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 40 responden dengan metode total sampling dan diuji menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penggunaan gadget dan perkembangan sosial mental anak (p-value = 0,005 < 0,05).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki penggunaan gadget kategori sedang dan perkembangan sosial mental anak kurang baik.Hasil analisis Chi-square menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penggunaan gadget dan perkembangan sosial mental anak di Desa Bangun Rejo, Tanjungmorawa, Deli Serdang.Oleh karena itu, disarankan kepada orang tua untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penggunaan gadget pada anak dan mampu mengontrol waktu bermain anak, serta melakukan pendampingan dan mengalihkan perhatian anak dari gadget dengan kegiatan lain.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis konten gadget yang paling berpengaruh terhadap perkembangan sosial dan mental anak usia dini, sehingga orang tua dan pendidik dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan perkembangan sosial dan mental anak yang menggunakan gadget dengan anak yang tidak menggunakan gadget, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti lingkungan keluarga dan pendidikan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman anak-anak usia dini dalam menggunakan gadget, serta persepsi orang tua tentang dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan anak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan anak usia dini, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan manfaat positifnya.

  1. Psikoedukasi Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak | PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. psikoedukasi... doi.org/10.54259/pakmas.v2i2.1311Psikoedukasi Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak PaKMas Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat psikoedukasi doi 10 54259 pakmas v2i2 1311
Read online
File size201.3 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test