JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK
Civil Engineering CollaborationCivil Engineering CollaborationKualitas pelayanan merupakan aspek yang sangat pernting diperharikan untuk mempertahankan kosumen. PT. Konstruksi Indonesia Group tugasnya sebagai penyedia jasa di bidang konsruksi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penyedia jasa konstruksi dan Menentukan hal-hal yang menjadi prioritas perbaikan terhadap faktor–faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna jasa penelitian ini 15 variabel kepuasan pengguna jasa konstruksi dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index ( CSI ) dan diagram Importance Performance Analysis ( IPA ). Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa dari 15 variabel yang diajuka kepada 20 orang responden diperoleh nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 77,53 % yang artinya pengguna jasa “puas terhadap produk yang di hasilkan penyedia jasa, untuk kinerja dari pengguna jasa nilai Importance Performance Analysis ( IPA ) sebesar 4,35 hal tersebut dapat di katakan bahwa pengguna jasa konstruksi “Sangat Puas terhadap Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian mutu proyek secara terjadwal.
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penyedia jasa kontruksi berdasarkan kinerja kontraktor dengan metode CSI diperoleh 77,53 % nilai tersebut terletak pada rentang CSI 61% - 80% yang menunjukan bahwa pengguna jasa telah merasa puas terhadap kinerja kontraktor pada PT.Dari hasil pengumpulan data bahwa kepuasan tertinggi atau kepuasan pengguna jasa berdasarkan variabel kinerja kontraktor didapatkan pada variabel Pengendalian / Pengawasan dengan nilai 4,45, berdasarkan hal tersebut dapat di katakan bahwa pengguna jasa konstruksi “Sangat Puas terhadap Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian mutu proyek secara terjadwal, sedangkan yang harus di tingkatkan kinerja oleh kontraktor adalah variabel Pelaksanaan (Actuating) dengan nilai rata-rata 3.25 dengan klasifikasi cukup puas, berdasarkan hal tersebut terlihat bahwa pemilik proyek cukup puas terhadap kondisi nyata dilapangan seperti peralatan yang digunakan di proyek.
Untuk meningkatkan kepuasan pengguna jasa konstruksi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada aspek-aspek spesifik yang mempengaruhi kepuasan, seperti kualitas produk, layanan purna jual, dan komunikasi antara pengguna jasa dan penyedia jasa. Selain itu, studi komparatif antara berbagai penyedia jasa konstruksi dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan strategi yang efektif dalam mempertahankan pelanggan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak kepuasan pengguna jasa terhadap loyalitas dan rekomendasi positif, serta mengukur dampak jangka panjang dari kepuasan pelanggan terhadap keberlanjutan bisnis konstruksi.
| File size | 573.07 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UTSUTS Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan di sektor-sektor yang terpengaruh oleh digitalisasi, perbedaan kompetensi antaraFokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan di sektor-sektor yang terpengaruh oleh digitalisasi, perbedaan kompetensi antara
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan prestasi belajar IPS siswa MI. Penerapan inkuiri mendorong keterlibatanPenelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan prestasi belajar IPS siswa MI. Penerapan inkuiri mendorong keterlibatan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Oleh karena itu, peningkatan promosi dan akses terhadap arbitrase serta mekanisme penyelesaian sengketa alternatif perlu diiringi dengan reformasi proseduralOleh karena itu, peningkatan promosi dan akses terhadap arbitrase serta mekanisme penyelesaian sengketa alternatif perlu diiringi dengan reformasi prosedural
KEMNAKERKEMNAKER secara spasial, output IMK memberikan limpahan positif, namun pekerja non-pertanian kasual justru menimbulkan limpahan negatif akibat migrasi tenaga kerjasecara spasial, output IMK memberikan limpahan positif, namun pekerja non-pertanian kasual justru menimbulkan limpahan negatif akibat migrasi tenaga kerja
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Beams B2, B4, and B5 had better ductility, allowing energy absorption and redistribution of forces before failure. All tested variations remained withinBeams B2, B4, and B5 had better ductility, allowing energy absorption and redistribution of forces before failure. All tested variations remained within
IBRAHIMYIBRAHIMY Persekongkolan tender dalam pengadaan jasa konstruksi dapat berbentuk horizontal antar peserta maupun vertikal antara peserta dengan panitia penyelenggara.Persekongkolan tender dalam pengadaan jasa konstruksi dapat berbentuk horizontal antar peserta maupun vertikal antara peserta dengan panitia penyelenggara.
STAI YPBWISTAI YPBWI Kurikulum ini menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, berdiferensiasi, serta berbasis asesmen formatif dan diagnostik. Oleh karenaKurikulum ini menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, berdiferensiasi, serta berbasis asesmen formatif dan diagnostik. Oleh karena
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Data were collected through a closed-ended questionnaire using a Likert scale and analyzed using descriptive statistics and multiple linear regressionData were collected through a closed-ended questionnaire using a Likert scale and analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression
Useful /
UTSUTS Subjek penelitian mencakup pemilik UD, petani mitra, pedagang pengumpul, dan pengecer, yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. PengumpulanSubjek penelitian mencakup pemilik UD, petani mitra, pedagang pengumpul, dan pengecer, yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Pengumpulan
UTSUTS The results of the analysis using the Mann-Whitney Test showed no significant difference between the financial literacy scores of the FEB student groupThe results of the analysis using the Mann-Whitney Test showed no significant difference between the financial literacy scores of the FEB student group
UNSULTRAUNSULTRA Pada era modern ini, proyek konstruksi bangunan telah menjadi kegiatan vital dalam pengembangan infrastruktur. Salah satu metode yang terbukti efektifPada era modern ini, proyek konstruksi bangunan telah menjadi kegiatan vital dalam pengembangan infrastruktur. Salah satu metode yang terbukti efektif
UNSULTRAUNSULTRA Kondisi eksisting fasilitas pedestrian termasuk dalam kriteria tidak baik, dengan nilai persentase sebesar 39,3%. Aspek keselamatan pejalan kaki juga termasukKondisi eksisting fasilitas pedestrian termasuk dalam kriteria tidak baik, dengan nilai persentase sebesar 39,3%. Aspek keselamatan pejalan kaki juga termasuk