STTSAPPISTTSAPPI

http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexhttp://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/index

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh musikalitas gerejawi pemandu lagu STT SAPPI terhadap pertumbuhan iman jemaat. Musikalitas gerejawi mencakup kompetensi teknis, kepemimpinan musikal, persiapan nyanyian, partisipasi jemaat, serta kesiapan rohani pemandu lagu. Pertumbuhan iman diukur melalui dimensi afektif, kognitif, perilaku, komitmen, dan transformasi hidup. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran dengan sampel purposif terhadap 11 mahasiswa yang aktif melayani sebagai pemandu lagu. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musikalitas gerejawi berada pada kategori tinggi dan berpengaruh positif serta signifikan terhadap pertumbuhan iman jemaat (r = 0,670; R² = 0,449; p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pelayanan pemandu lagu memiliki peran strategis dalam membentuk pengalaman ibadah yang mendorong pertumbuhan iman secara holistik.

Penelitian ini menegaskan bahwa musikalitas gerejawi pemandu lagu berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan iman jemaat, mencakup dimensi afektif, kognitif, perilaku, komitmen, dan transformasi hidup.Pemandu lagu memiliki peran strategis dalam ibadah, bukan hanya sebagai pelaksana teknis musik, melainkan sebagai pelayan ibadah yang turut berperan dalam proses pembentukan dan pertumbuhan iman jemaat.Dengan demikian, musik gerejawi, ketika dipimpin secara musikal dan rohani, menjadi medium formasi iman yang efektif dalam kehidupan gereja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel, tidak hanya pada mahasiswa STT SAPPI, tetapi juga melibatkan jemaat dari berbagai denominasi gereja untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh musikalitas gerejawi terhadap pertumbuhan iman. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan melalui wawancara dan observasi partisipan untuk menggali pengalaman subjektif jemaat dalam merespons musik gerejawi dan bagaimana pengalaman tersebut berkontribusi pada pertumbuhan iman mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh spesifik elemen-elemen musikal, seperti gaya musik, aransemen lagu, dan penggunaan instrumen musik, terhadap dimensi-dimensi pertumbuhan iman yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme bagaimana musik gerejawi dapat menjadi sarana yang efektif untuk membentuk iman jemaat secara holistik dan kontekstual.

  1. Pandangan Alkitab tentang Gereja Sebagai Komunitas Pembelajaran dan Pembinaan Pada Masa Kini | Jurnal... ifrelresearch.org/index.php/jpat-widyakarya/article/view/5073Pandangan Alkitab tentang Gereja Sebagai Komunitas Pembelajaran dan Pembinaan Pada Masa Kini Jurnal ifrelresearch index php jpat widyakarya article view 5073
Read online
File size414.66 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test