USNSJUSNSJ
Journal of Biological Science and EducationJournal of Biological Science and EducationHewan bentik sering digunakan sebagai indikator biologis kualitas air karena benthos memiliki habitat yang relatif tetap. Dengan karakteristik tersebut, perubahan kualitas air dan substrat tempat hidup mereka sangat memengaruhi komposisinya. Kepadatan bentik juga sangat dipengaruhi oleh toleransi dan sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis makrozoobenthos di Sungai Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel observasional. Teknik observasi yang digunakan adalah terjun langsung ke lapangan untuk pengamatan mendalam dan pengambilan sampel aliran Sungai Lalolara. Sungai yang lebarnya sekitar 20 meter ini dibagi menjadi 20 titik pengamatan. Pengambilan sampel dilakukan pada setiap garis transek, di mana setiap transek terdiri dari 4 plot berukuran 30 x 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam jenis benthos yang ditemukan di Sungai Lalolara, yaitu: Tarebia granifer, Pleurocera acuta, Medulia carinata, Planobula armigera, Viviparus interitextus, Parapholyx effusa. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa spesies Tarebia granifer mendominasi kedua bentuk substrat. Selain itu, dari pengamatan, perbandingan antara substrat menunjukkan bahwa substrat berpasir memiliki jumlah individu yang besar dengan keanekaragaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan substrat berlumpur.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa substrat berpasir mendukung kelimpahan dan keanekaragaman benthos yang lebih tinggi dibandingkan substrat berlumpur, terutama bagi spesies dengan alat perekat.Sebanyak enam jenis benthos, berjumlah 180 individu, ditemukan di Sungai Lalolara, dengan Tarebia granifer sebagai spesies dominan pada kedua jenis substrat.Perbandingan menunjukkan bahwa substrat berpasir secara signifikan memiliki jumlah individu dan keanekaragaman yang lebih tinggi.
Penelitian lanjutan dapat mendalami bagaimana aktivitas antropogenik di sekitar Sungai Kambu, seperti pertanian dan limbah rumah tangga, secara spesifik memengaruhi struktur komunitas benthos dan kualitas air secara mikro. Penting untuk mengidentifikasi ambang batas toleransi spesies benthos terhadap polutan tertentu serta mengukur dampak jangka panjang dari perubahan penggunaan lahan di daerah aliran sungai. Selanjutnya, meskipun studi ini mengidentifikasi enam jenis benthos, penelitian berikutnya dapat berfokus pada analisis ekologi populasi spesies dominan, seperti Tarebia granifer, untuk memahami faktor-faktor yang mendorong dominasinya, termasuk strategi reproduksi, pola makan, dan ketahanan terhadap fluktuasi lingkungan. Misalnya, studi komparatif bisa dilakukan di segmen sungai dengan tingkat gangguan berbeda untuk membandingkan karakteristik populasi Tarebia granifer. Terakhir, untuk melengkapi temuan mengenai pengaruh substrat, studi masa depan bisa menginvestigasi lebih detail kondisi fisikokimia mikrohabitat di dalam dan di atas substrat berpasir dan berlumpur. Ini termasuk mengukur kadar oksigen terlarut dalam sedimen, komposisi bahan organik, serta dinamika nutrien untuk menjelaskan mengapa substrat tertentu mendukung keanekaragaman yang lebih tinggi. Pertanyaan kunci yang bisa diajukan adalah bagaimana interaksi kompleks antara jenis substrat, kualitas air, dan aktivitas manusia membentuk distribusi dan kelimpahan benthos di ekosistem sungai ini, bahkan mungkin melibatkan survei musiman untuk menangkap variasi temporal.
| File size | 737.24 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ The application of probing-prompting techniques proved successful in increasing student participation and learning achievement. This research demonstratesThe application of probing-prompting techniques proved successful in increasing student participation and learning achievement. This research demonstrates
USNSJUSNSJ a yang terdiri dari 22 siswa dengan 13 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes untuk mengukur hasil belajara yang terdiri dari 22 siswa dengan 13 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes untuk mengukur hasil belajar
USNSJUSNSJ Sekitar 60% sampah di Indonesia adalah sampah organik, salah satunya adalah limbah kulit bawang. Kulit bawang sering dibuang dan tidak dimanfaatkan kembali.Sekitar 60% sampah di Indonesia adalah sampah organik, salah satunya adalah limbah kulit bawang. Kulit bawang sering dibuang dan tidak dimanfaatkan kembali.
UIADUIAD Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain One GroupPopulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain One Group
UIADUIAD Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Ulos sebagai salah satu ciri khas dari suku Batak Toba. Ulos digunakan dalam setiap upacara adat Batak Toba.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Ulos sebagai salah satu ciri khas dari suku Batak Toba. Ulos digunakan dalam setiap upacara adat Batak Toba.
UIADUIAD Wawancara yang digunakan bersifat terstruktur berdasarkan indikator penalaran aljabar, yaitu memahami masalah, membuat generalisasi, membuat bentuk umumWawancara yang digunakan bersifat terstruktur berdasarkan indikator penalaran aljabar, yaitu memahami masalah, membuat generalisasi, membuat bentuk umum
USNSJUSNSJ Pendidikan merupakan upaya untuk mengubah perilaku yang meliputi tiga aspek, yaitu aspek kognitif, aspek psikomotor, dan aspek afektif. Instrumen penilaianPendidikan merupakan upaya untuk mengubah perilaku yang meliputi tiga aspek, yaitu aspek kognitif, aspek psikomotor, dan aspek afektif. Instrumen penilaian
USNSJUSNSJ Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas siswa dari Siklus I ke Siklus II dan ke Siklus III, di mana rata-rata aktivitasHasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas siswa dari Siklus I ke Siklus II dan ke Siklus III, di mana rata-rata aktivitas
Useful /
UIADUIAD Salah satu bangunan budaya yang dapat ditemukan di Kota Pekanbaru adalah Balai Adat Kota Pekanbaru, yang merupakan jenis rumah tradisional yang masih adaSalah satu bangunan budaya yang dapat ditemukan di Kota Pekanbaru adalah Balai Adat Kota Pekanbaru, yang merupakan jenis rumah tradisional yang masih ada
UIADUIAD Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis dengan regresi linier sederhanaTeknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis dengan regresi linier sederhana
UNIBAUNIBA 05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja
UNIBAUNIBA 050 mg/kgBB, dan 1. 400 mg/kgBB selama 10 hari). Analisis data menggunakan uji One Way Anova diikuti dengan Post Hoc Tamhane. Hasil: Hasil uji One Way050 mg/kgBB, dan 1. 400 mg/kgBB selama 10 hari). Analisis data menggunakan uji One Way Anova diikuti dengan Post Hoc Tamhane. Hasil: Hasil uji One Way