JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Jurnal Akademika KimiaJurnal Akademika Kimia

Acid-base material is often considered difficult for students because it is abstract, leading to misconceptions and poor learning outcomes. The ability to ask questions reflects cognitive engagement and is closely related to the critical thinking required to understand abstract concepts. Therefore, it is important to examine this skill to obtain evidence of its role in improving chemistry learning outcomes and as a consideration for teachers in determining the appropriate learning process. This study aims to analyze students questioning skills and critical thinking abilities in acid-base learning and examine the relationship between these skills and students learning outcomes. A quantitative descriptive approach was employed and conducted at SMAN 1 Dampal Utara. The research subjects comprised 30 students, including 17 females and 13 males. The sample was selected using a purposive sampling technique. The instruments used for data collection included the questioning skills test and the critical thinking skills test. The results indicated that students questioning skills were categorized as moderate with a percentage of 57.5 %, similarly, their critical thinking abilities also fell into the mild category with a rate of 48.33 %. Correlation analysis revealed a significant relationship between questioning skills and learning outcomes (r= 0.386;α=0.035). Meanwhile, the relationship between critical thinking and learning outcomes was shown to be insignificant (r= 0.225;α= 0.173). These findings suggest that questioning skills can contribute to optimal learning outcomes.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan bertanya siswa pada materi asam basa berada pada kategori sedang, yaitu sebesar 57,5%, dan tingkat kemampuan berpikir kritis siswa juga berada pada kategori sedang dengan persentase 48,33%.Analisis korelasi mengungkapkan hubungan signifikan antara kemampuan bertanya dan hasil belajar (r= 0,386.Namun, hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar tidak menunjukkan signifikansi (r= 0,225.Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan bertanya dapat berkontribusi pada hasil belajar yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran spesifik yang efektif dalam meningkatkan kemampuan bertanya siswa, terutama pada materi kimia yang bersifat abstrak seperti asam basa. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan metode pembelajaran tradisional dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran berbasis proyek. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar, seperti motivasi belajar, gaya belajar, atau lingkungan belajar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran kimia dan membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang diperlukan untuk sukses di abad ke-21. Dengan demikian, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif dan relevan, serta siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.

Read online
File size400 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test