MINARTISMINARTIS
Jurnal Pendidikan, Sains Dan TeknologiJurnal Pendidikan, Sains Dan TeknologiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam (1) implementasi metode outdoor learning melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SD Candra Kasih, Kecamatan Denpasar Utara, (2) kendala dan upaya yang dihadapi dalam implementasi metode tersebut, serta (3) dampaknya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan dan motivasi belajar akibat dominasi metode ceramah yang membuat pembelajaran pasif dan kurang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Subjek penelitian terdiri dari wali kelas dan peserta didik. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi berdasarkan pola temuan dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan outdoor learning melalui pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan, serta meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik. Lingkungan dimanfaatkan sebagai sumber belajar konkret yang menghubungkan konsep IPAS dengan kehidupan sehari-hari melalui eksplorasi area sekolah dan penggunaan objek nyata. Pendekatan ini meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan refleksi. Kendala yang muncul meliputi keterbatasan waktu, kesiapan guru dalam merancang aktivitas luar kelas, serta kondisi cuaca. Upaya yang dilakukan mencakup perencanaan yang matang, kerja sama dengan rekan sejawat, dan penyesuaian kegiatan dengan situasi lapangan. Secara keseluruhan, metode outdoor learning berdampak positif terhadap motivasi belajar, keterampilan observasi, dan pemahaman konsep IPAS peserta didik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi metode outdoor learning melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar IPAS telah berlangsung baik dan sistematis, meskipun menghadapi kendala internal dan eksternal.Penerapan metode ini memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil belajar peserta didik, meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, dan keterampilan sosial, serta membangun karakter peduli lingkungan.Metode ini selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas metode outdoor learning pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau bahasa Indonesia, untuk melihat apakah pendekatan ini dapat meningkatkan hasil belajar di berbagai bidang studi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model outdoor learning yang lebih terstruktur dan mudah diterapkan oleh guru, termasuk panduan praktis dan contoh kegiatan yang relevan dengan kurikulum. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari outdoor learning terhadap perkembangan karakter peserta didik, seperti rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern, serta memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di bidang pendidikan.
| File size | 474.42 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis Project Based Learning (PjBL) menggunakan Google Sites yang valid, praktis, danPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis Project Based Learning (PjBL) menggunakan Google Sites yang valid, praktis, dan
JRTPPIJRTPPI Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi respons struktural dan fungsional masyarakat di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar terhadap pembangunan JalanStudi ini bertujuan untuk mengeksplorasi respons struktural dan fungsional masyarakat di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar terhadap pembangunan Jalan
SAINTISPUBSAINTISPUB Demikian pula, penilaian kelayakan memperoleh skor rata-rata 72,5 (X̅ > 67,188), juga masuk dalam kategori sangat baik. Sebanyak 30 butir soal dari ujiDemikian pula, penilaian kelayakan memperoleh skor rata-rata 72,5 (X̅ > 67,188), juga masuk dalam kategori sangat baik. Sebanyak 30 butir soal dari uji
SAINTISPUBSAINTISPUB Karakter ini dikaitkan dengan tradisi membangunkan orang untuk sahur selama bulan Ramadan. Menggunakan semiotika John Fiske, teridentifikasi tiga level:Karakter ini dikaitkan dengan tradisi membangunkan orang untuk sahur selama bulan Ramadan. Menggunakan semiotika John Fiske, teridentifikasi tiga level:
MAHADEWAMAHADEWA Indikator berpikir kritis yang paling banyak dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Jember yaitu Interpretation, sedangkan indikator berpikirIndikator berpikir kritis yang paling banyak dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Jember yaitu Interpretation, sedangkan indikator berpikir
MAHADEWAMAHADEWA Selama proses diskusi, peserta didik bergilir mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. Peserta didik yang aktif akan diberikan nilai tambahanSelama proses diskusi, peserta didik bergilir mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. Peserta didik yang aktif akan diberikan nilai tambahan
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini dilaksanakan di IKIP PGRI Bali pada tahun 2018 dengan sampel mahasiswa semester Va yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data adalahPenelitian ini dilaksanakan di IKIP PGRI Bali pada tahun 2018 dengan sampel mahasiswa semester Va yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data adalah
MAHADEWAMAHADEWA Pada setiap individu mempunyai kemampuan berfikir yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Peserta didik dapat berpikir kritis denganPada setiap individu mempunyai kemampuan berfikir yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Peserta didik dapat berpikir kritis dengan
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Secara rinci, indikator Analisis dan Statistik Kecelakaan mencapai tingkat Proaktif (0,18), sementara tiga indikator lainnya—Partisipasi Pekerja TambangSecara rinci, indikator Analisis dan Statistik Kecelakaan mencapai tingkat Proaktif (0,18), sementara tiga indikator lainnya—Partisipasi Pekerja Tambang
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menunjukkan adanya permintaan yang signifikan dan terus meningkat untuk talenta Chinese Vocational di Indonesia, yang didorong oleh hubunganPenelitian ini menunjukkan adanya permintaan yang signifikan dan terus meningkat untuk talenta Chinese Vocational di Indonesia, yang didorong oleh hubungan
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Sintasan ikan lele pada perlakuan terbaik sebesar 88.89%, dengan kadar glukosa darah sebesar 63,23 mg/dL. Infusum daun durian dengan konsentrasi 35% menjadiSintasan ikan lele pada perlakuan terbaik sebesar 88.89%, dengan kadar glukosa darah sebesar 63,23 mg/dL. Infusum daun durian dengan konsentrasi 35% menjadi
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Struktur komunitas epifit menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, dominansi rendah, dan keseragaman tinggi pada setiap kedalaman. Hasil ini mengindikasikanStruktur komunitas epifit menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, dominansi rendah, dan keseragaman tinggi pada setiap kedalaman. Hasil ini mengindikasikan