UVAYABJMUVAYABJM
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-BudayaPahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-BudayaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah norma penyelenggaraan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam undang-undang Pilkada telah sesuai dengan prinsip keadilan pemilu serta untuk merumuskan kontruksi norma yang lebih efektif dalam mencegah penyalahgunaan kewenangan oleh ASN selama proses pemilihan kepala daerah. Penelitian ini berfokus pada pertanyaan utama, yaitu apakah regulasi yang ada sudah menjamin pelaksanaan netralitas ASN secara adil dan bagaimana rekonstruksi hukum dapat mengintegrasikan peran berbagai lembaga pengawas untuk mencapai efektivitas penegakan norma. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif, melalui analisis komprehensif terhadap data sekunder yang diperoleh dari ketentuan peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, jurnal, serta dokumen kebijakan yang relevan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa meskipun telah diterapkan berbagai regulasi seperti Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, dan pedoman terkait seperti SKB Nomor 2 Tahun 2022, masih terdapat kekaburan dalam implementasinya serta koordinasi antar lembaga pengawas kurang optimal, sehingga pelanggaran netralitas ASN belum dapat diminimalisir secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan perlunya rekonstruksi hukum untuk menciptakan mekanisme penegakan yang terintegrasi dan sanksi yang lebih tegas guna menjaga integritas dan keadilan dalam penyelenggaraan Pilkada.
Norma penyelenggaraan netralitas ASN dalam undang-undang Pilkada masih menghadapi tantangan dalam prinsip keadilan pemilu.Meskipun aturan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.Pada Pasal 70 dan 71, masih terdapat kekaburan dalam penerapan norma tersebut sehingga pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran netralitas ASN belum efektif.Kontruksi norma penyelenggaraan netralitas ASN perlu diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan dalam Pilkada.Rekonstruksi hukum diperlukan untuk menciptakan mekanisme penegakan hukum yang lebih terintegrasi, sehingga berbagai lembaga terkait dapat berkolaborasi dalam pengawasan netralitas ASN secara lebih optimal.
Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran netralitas ASN, diperlukan optimalisasi koordinasi antara lembaga pengawas pemilu dan instansi terkait. Sinergi antara Bawaslu, KPU, dan instansi pemerintahan lainnya dapat memastikan penanganan pelanggaran netralitas ASN berjalan secara efektif dengan adanya mekanisme yang jelas dan konsisten. Selain itu, perluasan wewenang kolaboratif dan kerangka sanksi yang proporsional, cepat, dan transparan dapat membantu mencegah penyalahgunaan kekuasaan di masa kampanye. Rekonstruksi norma netralitas ASN juga harus mencakup pembaruan definisi dan peningkatan pemahaman ASN dan publik tentang apa yang dianggap sebagai pelanggaran netralitas.
| File size | 231.13 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LIFESCIFILIFESCIFI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, kesehatan, dan representasi perempuan di bidang politik memberikan efek positif terhadap kesetaraan gender.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, kesehatan, dan representasi perempuan di bidang politik memberikan efek positif terhadap kesetaraan gender.
UNUDUNUD Data dianalisis dengan cara menemukan inti ungkapan tersebut dikaitkan dengan konteks budaya Bali. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan ekspresi verbalData dianalisis dengan cara menemukan inti ungkapan tersebut dikaitkan dengan konteks budaya Bali. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan ekspresi verbal
UNUDUNUD Struktur kalimat dalam iklan cenderung sederhana dan imperatif, tanpa banyak menggunakan perangkat retoris.ideologi yang menonjol adalah mengedepankanStruktur kalimat dalam iklan cenderung sederhana dan imperatif, tanpa banyak menggunakan perangkat retoris.ideologi yang menonjol adalah mengedepankan
UNUDUNUD Kedua, dari segi bentuk, ikonografi Hindu memiliki berbagai bentuk sesuai dengan dewa-dewa yang diwujudkan dalam arca. Ketiga, fungsi dan makna arca tidakKedua, dari segi bentuk, ikonografi Hindu memiliki berbagai bentuk sesuai dengan dewa-dewa yang diwujudkan dalam arca. Ketiga, fungsi dan makna arca tidak
UNUDUNUD Dengan menggunakan observasi-partisipasi, wawancara mendalam, dan analisis secara kualitatif-interpretatif, penelitian ini mengkonfirmasi teori StrukturasiDengan menggunakan observasi-partisipasi, wawancara mendalam, dan analisis secara kualitatif-interpretatif, penelitian ini mengkonfirmasi teori Strukturasi
UNUDUNUD Etika kepemimpinan telah didominasi oleh pandangan Barat dalam pemerintahan suatu negara, sehingga meminggirkan etika kepemimpinan budaya lokal dalam praktik.Etika kepemimpinan telah didominasi oleh pandangan Barat dalam pemerintahan suatu negara, sehingga meminggirkan etika kepemimpinan budaya lokal dalam praktik.
UNUDUNUD Verba yang digunakan dalam ranah perkebunan kopi di Desa Pucaksari mencakup mamula, numbeg, ngetep, nyambung, ngalap, nyeruh, nyemuh, dan nambunang, sebagianVerba yang digunakan dalam ranah perkebunan kopi di Desa Pucaksari mencakup mamula, numbeg, ngetep, nyambung, ngalap, nyeruh, nyemuh, dan nambunang, sebagian
UNUDUNUD Permasalahan dikaji menggunakan teori interaksi antarbudaya dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian bentuk interaksi sosial yang dilakukanPermasalahan dikaji menggunakan teori interaksi antarbudaya dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian bentuk interaksi sosial yang dilakukan
Useful /
UVAYABJMUVAYABJM Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan teknik. AnalisisPengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan teknik. Analisis
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA 4. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T berpasangan pada SPSS. Berdasarkan hasil penggunaan permainan spelling bee, terdapat peningkatan kosakata4. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T berpasangan pada SPSS. Berdasarkan hasil penggunaan permainan spelling bee, terdapat peningkatan kosakata
EJGTAEJGTA The join of the graph K1 with another graph is an interesting graph. In the following we investigate adjacency bases of K1 H. 17 concludes that for everyThe join of the graph K1 with another graph is an interesting graph. In the following we investigate adjacency bases of K1 H. 17 concludes that for every
UNEJUNEJ Amandemen mendasar menciptakan hak dan kesempatan yang setara bagi kelompok disabilitas. Kelompok disabilitas dalam konteks ini adalah orang yang memilikiAmandemen mendasar menciptakan hak dan kesempatan yang setara bagi kelompok disabilitas. Kelompok disabilitas dalam konteks ini adalah orang yang memiliki