ISASISAS
Journal of Applied Smart Electrical Network and SystemsJournal of Applied Smart Electrical Network and SystemsPertanian hidroponik vertikal merupakan metode inovatif dalam budidaya tanaman secara efisien di lingkungan perkotaan. Namun, tantangan utama dalam mengelola pertanian hidroponik adalah pemantauan dan pengaturan kadar air yang tepat bagi tanaman, terutama dalam skala besar atau di lokasi terpencil. Untuk mengatasi permasalahan ini, sistem kendali irigasi otomatis menggunakan metode Internet of Things (IoT) menjadi solusi yang potensial. Studi ini mengusulkan pengembangan sistem kendali irigasi otomatis yang terintegrasi dengan teknologi IoT. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian hidroponik vertikal. Objek yang digunakan pada sistem ini terdiri dari sensor ultrasonic dan sensor debit air yang terhubung secara langsung dengan mikrokontroler, yang kemudian terhubung ke platform IoT melalui jaringan nirkabel. Data yang diperoleh dari sensor tersebut dikirim ke platform IoT untuk diproses dan dianalisis secara real-time.
Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem kendali irigasi otomatis berbasis IoT untuk pertanian hidroponik vertikal.Sistem ini mampu memantau dan mengatur kadar air secara konsisten, memberikan kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman.Pengujian menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan air dan peningkatan pertumbuhan tanaman selada, menandakan potensi sistem ini dalam mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan.Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam pengelolaan pertanian hidroponik vertikal.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem ini dengan data cuaca dan prediksi kebutuhan air tanaman, sehingga dapat meningkatkan efisiensi irigasi secara proaktif. Selain itu, eksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis data sensor dan mengoptimalkan parameter irigasi secara otomatis dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Terakhir, studi komparatif antara sistem irigasi otomatis berbasis IoT dengan metode irigasi konvensional pada berbagai jenis tanaman hidroponik vertikal perlu dilakukan untuk mengukur dampak ekonomi dan lingkungan secara komprehensif, sehingga dapat memperluas adopsi teknologi ini di kalangan petani dan pelaku agribisnis.
| File size | 529.83 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UPN VeteranUPN Veteran Hasil uji coba menunjukkan sistem dapat memudahkan proses belajar, mempercepat akses informasi, serta memungkinkan komunikasi yang lebih sistematis antaraHasil uji coba menunjukkan sistem dapat memudahkan proses belajar, mempercepat akses informasi, serta memungkinkan komunikasi yang lebih sistematis antara
UMGUMG Sistem perpindahan manual dari PLN ke genset memiliki keterbatasan waktu respons dan efisiensi operasional. Penelitian ini mengembangkan sistem otomatisasiSistem perpindahan manual dari PLN ke genset memiliki keterbatasan waktu respons dan efisiensi operasional. Penelitian ini mengembangkan sistem otomatisasi
UMKUMK 297,128 Wp, jumlah panel surya yang digunakan adalah 3 unit, kapasitas SCC sebesar 16,38 A, kapasitas inverter sebesar 2. 062,5 W, dan kapasitas baterai297,128 Wp, jumlah panel surya yang digunakan adalah 3 unit, kapasitas SCC sebesar 16,38 A, kapasitas inverter sebesar 2. 062,5 W, dan kapasitas baterai
BSIBSI Pemasaran produk seperti kerajinan masyarakat masih mengandalkan pengunjung atau wisatawan. Proses manajemen data wisata dan penyampaian informasi mengenaiPemasaran produk seperti kerajinan masyarakat masih mengandalkan pengunjung atau wisatawan. Proses manajemen data wisata dan penyampaian informasi mengenai
POLBANPOLBAN Sistem inferensi fuzzy diimplementasikan pada Raspberry Pi-4 yang terintegrasi dengan 2 sensor dan 3 aktuator di tambak udang. Tambak udang dimodelkanSistem inferensi fuzzy diimplementasikan pada Raspberry Pi-4 yang terintegrasi dengan 2 sensor dan 3 aktuator di tambak udang. Tambak udang dimodelkan
UNSURUNSUR Sistem menggabungkan dua vektor nutrisi sampah, kemudian menghitung tingkat kesamaan terhadap vektor kebutuhan tanaman untuk menentukan rekomendasi. HasilSistem menggabungkan dua vektor nutrisi sampah, kemudian menghitung tingkat kesamaan terhadap vektor kebutuhan tanaman untuk menentukan rekomendasi. Hasil
STEKOMSTEKOM Sistem ini diharapkan dapat membantu mempermudah posting konten media sosial. Penggunaan media sosial sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasiSistem ini diharapkan dapat membantu mempermudah posting konten media sosial. Penggunaan media sosial sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi
STAIMUTTAQIENSTAIMUTTAQIEN Dalam hal ini, para pendidik harus memahami dinamika teknologi kontemporer dan mampu mengajarkan cara-cara yang bijaksana dan etis dalam menghadapinya.Dalam hal ini, para pendidik harus memahami dinamika teknologi kontemporer dan mampu mengajarkan cara-cara yang bijaksana dan etis dalam menghadapinya.
Useful /
UNIPARUNIPAR Hasil observasi pada proses pembelajaran dibahas sebagai data kualitatif sedangkan hasil ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas IXHasil observasi pada proses pembelajaran dibahas sebagai data kualitatif sedangkan hasil ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas IX
IISTRIISTR Sektor pendidikan menghadapi tantangan dan peluang baru di era digital dengan big data dan kemajuan teknologi yang pesat. Studi ini bertujuan untuk melakukanSektor pendidikan menghadapi tantangan dan peluang baru di era digital dengan big data dan kemajuan teknologi yang pesat. Studi ini bertujuan untuk melakukan
POLBANPOLBAN Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pengujian tilt angle dengan sudut 20°, 25°, dan 30° memperoleh hasil terbaik yaitu sudut 20° denganBerdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pengujian tilt angle dengan sudut 20°, 25°, dan 30° memperoleh hasil terbaik yaitu sudut 20° dengan
UMMAUMMA Desain Faktorial ini merupakan modifikasi dari true experimental design, yaitu dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhiDesain Faktorial ini merupakan modifikasi dari true experimental design, yaitu dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi