DARUNNAJAHDARUNNAJAH
Cendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan PendidikanCendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan pengajian rutin terhadap peningkatan pengetahuan agama pada jamaah Masjid Jami Belan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 30 orang jamaah yang mengikuti pengajian rutin selama minimal tiga bulan. Instrumen yang digunakan adalah test untuk pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan agama jamaah setelah mengikuti pengajian rutin, terutama dalam aspek pemahaman fiqh ibadah, akidah dasar, dan adab pergaulan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pengajian rutin memiliki kontribusi positif dalam membangun literasi keagamaan masyarakat.
Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengajian rutin di Masjid Jami Belan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan agama jamaah.Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari pre-test sebesar 62,4 menjadi 78,6 pada post-test, dengan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05).Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah mengikuti pengajian.Temuan ini menegaskan bahwa pengajian rutin merupakan bentuk pembelajaran nonformal yang efektif dalam meningkatkan literasi keislaman masyarakat secara terukur dan berdampak nyata.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas pengajian rutin, seperti kualitas materi, metode penyampaian, dan karakteristik peserta. Hal ini penting untuk memahami bagaimana pengajian dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi jamaah yang beragam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengukuran dampak pengajian terhadap aspek afektif dan psikomotorik, seperti peningkatan motivasi beribadah, perubahan perilaku sosial, dan kemampuan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi jamaah terhadap pengajian, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran pengajian dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Muslim.
| File size | 164.26 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IPMAFAIPMAFA Komunikasi dakwah yang efektif memerlukan partisipasi aktif masyarakat Baduy itu sendiri. Proses pembentukan identitas Islam pada komunitas juga mencakupKomunikasi dakwah yang efektif memerlukan partisipasi aktif masyarakat Baduy itu sendiri. Proses pembentukan identitas Islam pada komunitas juga mencakup
UNWIDHAUNWIDHA Tujuan penelitian adalah menganalisis selanjutnya menjelaskan tentang ajaran moral apa yang terungkap dalam teks lakon “Babad Sunan Giri. Sejauh manaTujuan penelitian adalah menganalisis selanjutnya menjelaskan tentang ajaran moral apa yang terungkap dalam teks lakon “Babad Sunan Giri. Sejauh mana
STAI TBHSTAI TBH Karakter religius dimaknai mahasiswa tidak hanya sebagai manifestasi ibadah ritual, tetapi juga sebagai landasan moral dalam bersikap, berpikir, dan berperilakuKarakter religius dimaknai mahasiswa tidak hanya sebagai manifestasi ibadah ritual, tetapi juga sebagai landasan moral dalam bersikap, berpikir, dan berperilaku
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual dalam kurikulum pendidikan Islam. Integrasi hadis dalamPenelitian ini juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual dalam kurikulum pendidikan Islam. Integrasi hadis dalam
UIRUIR Selain itu, pentingnya mengakui keunikan individu, membangun karakter moral, dan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, menempatkanSelain itu, pentingnya mengakui keunikan individu, membangun karakter moral, dan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, menempatkan
STAI TBHSTAI TBH Teori sosial belajar, atau Social Learning Theory (SLT), dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori ini menekankan pentingnya observasi, peniruan, dan pemodelanTeori sosial belajar, atau Social Learning Theory (SLT), dikembangkan oleh Albert Bandura. Teori ini menekankan pentingnya observasi, peniruan, dan pemodelan
UINSUNAUINSUNA Faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dengan peran pemanfaatan budaya yaitu ditinjau dari kondisi lingkungan lembaga seperti kepemimpinan,Faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dengan peran pemanfaatan budaya yaitu ditinjau dari kondisi lingkungan lembaga seperti kepemimpinan,
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Guru diidentifikasi sebagai agen penting dalam proses ini, mengajar siswa konsep akidah, ibadah, dan akhlak, serta memberikan bimbingan mengenai kewajiban-kewajibanGuru diidentifikasi sebagai agen penting dalam proses ini, mengajar siswa konsep akidah, ibadah, dan akhlak, serta memberikan bimbingan mengenai kewajiban-kewajiban
Useful /
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Di sinilai nilai-nilai humanisme, yang dalam konteks Indonesia diperkaya dengan filosofi pendidikan karakter dan nilai-nilai Islami, menjadi krusial. HumanismeDi sinilai nilai-nilai humanisme, yang dalam konteks Indonesia diperkaya dengan filosofi pendidikan karakter dan nilai-nilai Islami, menjadi krusial. Humanisme
LITERASISAINSLITERASISAINS Kegiatan ini dharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global secara adaptif,Kegiatan ini dharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global secara adaptif,
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Penelitian ini adalah studi kasus kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan motivasi, strategi, tantangan, dan dampak sosial-ekonomi dari usaha peternakanPenelitian ini adalah studi kasus kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan motivasi, strategi, tantangan, dan dampak sosial-ekonomi dari usaha peternakan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Dengan rentang nilai (0,60-0,799), nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti signifikan, serta koefisien determinasi sebesarDengan rentang nilai (0,60-0,799), nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti signifikan, serta koefisien determinasi sebesar