DARUNNAJAHDARUNNAJAH

Cendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan PendidikanCendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan Pendidikan

Secara historis, pesantren selalu didahului oleh keberadaan seorang kiai. Kemudian datanglah santri yang ingin belajar kepada kiai tersebut. Penerapan kurikulum muadalah di Annur Darunnajah 8 berbeda dari lembaga pendidikan lainnya, tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan kurikulum muadalah ini dapat dikatakan matang dalam arti telah mengikuti pedoman yang ada. Penelitian kualitatif dengan serangkaian kegiatan untuk memperoleh data yang apa adanya tanpa menghasilkan hasil tertentu yang menekankan pada makna. Keunggulan sistem ini tidak selalu terlihat karena pada dasarnya sistem ini adalah kurikulum tersembunyi. Sebagian besar kurikulum di Annur Darunnajah 8 di Bogor telah terpenuhi sesuai dengan kerangka dasar dan struktur kurikulum satuan pendidikan muadalah muallimin yang ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2015 dengan persentase 97,50% kriteria baik. Kesimpulannya bahwa nilai untuk periode 2020-2021 lebih unggul dibandingkan dengan nilai rata-rata untuk tahap 1 dan tahap 2 sebesar 5,21, sedangkan untuk periode 2021-2022 mendapatkan nilai rata-rata pada tahap 1 dan tahap 2 sebesar 4,87 sehingga perbedaan antara kedua periode tersebut sebesar 0,36%. Faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan kurikulum muadalah terdapat dalam penelitian ini, faktor penghambatnya adalah sosialisasi wali santri, dan struktur kurikulum pesantren.

Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8 Bogor sebagian besar sudah terpenuhi sesuai dengan kerangka dasar dan struktur kurikulum satuan Pendidikan muadalah muallimin yang ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2015 dengan prosentasi 97,50% kriteria baik.Pada komponen ini sebagian besar aspek pada evaluasi kurikulum yang terdiri dari.kurikulum yang digunakan di kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 TMI.Penerapan kurikulum muadalah ini memiliki beberapa aspek diantaranya.ketercapaian peserta didik, ketercapaian sarana prasarana, ketercapaian landasan program, ketercapaian struktur kurikulum, dan ketercapaian hasil program.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum muadalah terhadap kemampuan santri dalam menghadapi tantangan dunia modern. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi sosialisasi kurikulum muadalah kepada wali santri, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan mereka terhadap program pendidikan ini. Ketiga, penting untuk menginvestigasi bagaimana pesantren dapat mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dalam proses pembelajaran muadalah, sehingga dapat meningkatkan daya saing santri di era digital. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum muadalah yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan santri dan masyarakat.

Read online
File size329.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test