UPSUPS
JCOSE Jurnal Bimbingan dan KonselingJCOSE Jurnal Bimbingan dan KonselingProses perkembangan siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, tidak hanya prestasi akademik, tetapi juga oleh integrasi aspek psikologis dan emosional yang secara fundamental membentuk struktur kepribadian. Pengungkapan diri merupakan kontributor utama dalam integrasi ini, yang didefinisikan sebagai kecenderungan individu untuk menyampaikan pikiran, emosi, dan narasi pengalaman pribadi kepada orang lain dengan tingkat akurasi yang sesuai. Temuan observasional di SMAN 4 Pandeglang menunjukkan bahwa siswa kelas 11 cenderung menunjukkan kekurangan dalam pengungkapan diri, yang ditandai dengan kurangnya keberanian dalam mengutarakan pendapat, kesulitan dalam berbagi pengalaman pribadi, dan kecenderungan untuk menarik diri dari konteks sosial. Penelitian ini bertujuan secara spesifik untuk menggambarkan profil pengungkapan diri siswa, merancang kerangka layanan konseling kelompok yang berorientasi pada teknik pelatihan asertif, dan mengevaluasi dampaknya dalam meningkatkan keterampilan tersebut.
Studi menunjukkan seberapa terbuka siswa terhadap diri mereka sendiri di kelas XI di SMAN 4 Pandeglang umumnya berada pada kategori medium, dengan 17% dari mereka termasuk dalam kategori tinggi, 72% pada kategori medium, dan 11% rendah.Hal ini menunjukkan bahwa banyak siswa belum sepenuhnya terbuka dalam berbagi pemikiran, emosi, dan pengalaman pribadi mereka.Setelah mengikuti sesi bimbingan kelompok dengan metode Pelatihan Asertif, terdapat peningkatan yang signifikan dalam tingkat keterbukaan diri siswa.Skor mendasar mengalami peningkatan dari 74,3 di pretest menjadi 88,5 di posttest, sementara analisis yang dilakukan dengan uji Wilcoxon menunjukkan angka signifikansi sebesar 0,000.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas jumlah peserta, menggunakan berbagai jenjang pendidikan, atau membandingkan teknik Pelatihan Asertif dengan metode bimbingan lain untuk mendapatkan hasil yang lebih menyeluruh. Selain itu, penting untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan bimbingan dan konseling dengan menyediakan waktu dan fasilitas yang memadai agar kegiatan bimbingan kelompok dapat dilaksanakan dengan efektif. Dengan demikian, siswa dapat belajar bagaimana cara mengekspresikan diri sembari tetap menghargai perasaan orang lain, dan meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan mereka dalam menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.
| File size | 337.23 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dan menekankan pentingnya strategi yang memperkuatPenelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dan menekankan pentingnya strategi yang memperkuat
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Implikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilakuImplikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilaku
IAINIAIN Skor kategori baik menunjukkan bahwa aspek pengembangan produk telah memenuhi kebutuhan dan perencanaan. Disarankan agar pengembangan ini digunakan sebagaiSkor kategori baik menunjukkan bahwa aspek pengembangan produk telah memenuhi kebutuhan dan perencanaan. Disarankan agar pengembangan ini digunakan sebagai
IPMAFAIPMAFA Pemuka agama setempat memainkan peran kunci dalam transmisi dakwah dan penciptaan identitas Islam pada masyarakat Baduy.mereka mempunyai otoritas dan kepercayaanPemuka agama setempat memainkan peran kunci dalam transmisi dakwah dan penciptaan identitas Islam pada masyarakat Baduy.mereka mempunyai otoritas dan kepercayaan
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui peningkatan dukungan bagi guru dan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnyaPenelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka melalui peningkatan dukungan bagi guru dan lembaga pendidikan. Penelitian selanjutnya
ICJAMBIICJAMBI Metode menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif kualitatif pada 40 siswa masing-masing 21 siswa dan 19 orang siswi yang didampingi oleh 29Metode menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif kualitatif pada 40 siswa masing-masing 21 siswa dan 19 orang siswi yang didampingi oleh 29
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan penerapan sinergi teknologi dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Harapan Mulia Bali. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan penerapan sinergi teknologi dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Harapan Mulia Bali. Hasil penelitian
PENERBITPENERBIT Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi hubungan gender, latar belakang ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan modalOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi hubungan gender, latar belakang ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan modal
Useful /
DINASTIRESDINASTIRES Makalah ini merekomendasikan rekonstruksi komprehensif sistem pajak, termasuk penguatan pajak progresif, penegakan hukum yang setara, peningkatan transparansiMakalah ini merekomendasikan rekonstruksi komprehensif sistem pajak, termasuk penguatan pajak progresif, penegakan hukum yang setara, peningkatan transparansi
DINASTIRESDINASTIRES Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama hakim mengeluarkan putusan NO adalah ketidakpenuhan syarat kedudukan hukum, ketidaklengkapan objek gugatan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama hakim mengeluarkan putusan NO adalah ketidakpenuhan syarat kedudukan hukum, ketidaklengkapan objek gugatan,
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pola asuh yang diterapkan responden dominan adalah pola asuh demokratis sebanyak 62 orang (63,9%), diikuti polaHasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pola asuh yang diterapkan responden dominan adalah pola asuh demokratis sebanyak 62 orang (63,9%), diikuti pola
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Status gizi obesitas anak sekolah yang mengalami obesitas (3,3%) dan tidak obesitas (96,7%). Kesimpulan penelitian bahwa sebagian besar anak sekolah memilikiStatus gizi obesitas anak sekolah yang mengalami obesitas (3,3%) dan tidak obesitas (96,7%). Kesimpulan penelitian bahwa sebagian besar anak sekolah memiliki