BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI

EDUCA: Jurnal Pendidikan IndonesiaEDUCA: Jurnal Pendidikan Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini. Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak dini melalui pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah satuan pendidikan anak usia dini (PAUD). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pendidik, dan dokumentasi kegiatan belajar. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini terlihat pada indikator mengamati, bertanya, mengekspresikan pendapat, mengidentifikasi masalah sederhana, dan mencoba mencari solusi melalui aktivitas bermain dan pembelajaran tematik. Namun, tingkat kemampuan berpikir kritis anak masih bervariasi dan dipengaruhi oleh strategi pembelajaran, peran pendidik, serta lingkungan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini memerlukan dukungan pembelajaran yang berpusat pada anak, stimulasi yang konsisten, dan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam merancang kegiatan belajar yang dapat merangsang kemampuan berpikir kritis sejak dini.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini masih relatif rendah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis anak masih memerlukan perhatian dan pengembangan yang serius, mengingat kemampuan berpikir kritis anak yang masih rendah.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan model pembelajaran yang berpusat pada anak dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Selain itu, penting untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pendidik dalam menerapkan strategi pembelajaran yang dapat merangsang kemampuan berpikir kritis anak. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis anak, seperti peran keluarga dan lingkungan sosial, serta dampak dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

  1. PENERAPAN MODEL TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR... journal.uny.ac.id/index.php/hsjpi/article/view/9693PENERAPAN MODEL TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR journal uny ac index php hsjpi article view 9693
  2. The Use of Learning Media and its Effect on Improving the Quality of Student Learning Outcomes | International... lpppipublishing.com/index.php/ijessm/article/view/148The Use of Learning Media and its Effect on Improving the Quality of Student Learning Outcomes International lpppipublishing index php ijessm article view 148
Read online
File size165.18 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test