POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal KeperawatanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara tingkat pengetahuan dan self-management pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 di poli rawat jalan rumah sakit swasta di Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah analitik korelasional dengan teknik sampling acak, melibatkan 50 responden. Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan self-management, dengan nilai p-value 0,006 (p < 0,05). Kesimpulannya, ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan self-management pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di poli rawat jalan rumah sakit swasta di Palangka Raya.
Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan self-management pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di poli rawat jalan rumah sakit swasta di Palangka Raya.Semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin baik kemampuan pasien dalam mengelola penyakit secara mandiri.Tenaga kesehatan, khususnya perawat, perlu terlibat aktif dalam memberikan edukasi terstruktur dan berkelanjutan kepada pasien.Intervensi edukatif yang berkelanjutan, seperti pendekatan Diabetes Self-Management Education (DSME), dapat membantu meningkatkan pemahaman pasien dan mendorong perilaku manajemen diri yang efektif.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan mengembangkan studi dengan cakupan variabel yang lebih luas, seperti dukungan sosial, motivasi, atau faktor psikologis. Desain longitudinal juga dapat digunakan untuk mengamati perubahan perilaku pasien dalam jangka waktu tertentu. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan intervensi edukatif berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2.
- MEKANISME KOPING PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT CIPTO MANGUNKUSUMO... doi.org/10.56127/jukeke.v1i3.292MEKANISME KOPING PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT CIPTO MANGUNKUSUMO doi 10 56127 jukeke v1i3 292
- JOS | Universitas Jenderal Soedirman. jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation... doi.org/10.20884/1.api.2021.9.2.4250JOS Universitas Jenderal Soedirman jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation doi 10 20884 1 api 2021 9 2 4250
- HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MANAJEMEN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI RAWAT JALAN... e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caring/article/view/2577HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MANAJEMEN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI RAWAT JALAN e journal poltekkesjogja ac index php caring article view 2577
| File size | 353.14 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMJ PremiumUMJ Premium Pengukuran yang digunakan adalah IMT/U (Indeks Massa Tubuh) dan kuesioner untuk Physical Activity Level (PAL). Analisis data menggunakan uji Fishers exact.Pengukuran yang digunakan adalah IMT/U (Indeks Massa Tubuh) dan kuesioner untuk Physical Activity Level (PAL). Analisis data menggunakan uji Fishers exact.
UMJ PremiumUMJ Premium Gizi lebih yang terjadi pada masa anak – anak akan berdampak pada risiko terjadinya penyakit degeneratif ketika mereka dewasa, diantaranya yaitu jantungGizi lebih yang terjadi pada masa anak – anak akan berdampak pada risiko terjadinya penyakit degeneratif ketika mereka dewasa, diantaranya yaitu jantung
UMJ PremiumUMJ Premium Laporan kasus ini bertujuan untuk memaparkan asuhan gizi pada pasien diabetes mellitus dengan infeksi luka operasi post-cranioplasty. Seorang pasien laki-lakiLaporan kasus ini bertujuan untuk memaparkan asuhan gizi pada pasien diabetes mellitus dengan infeksi luka operasi post-cranioplasty. Seorang pasien laki-laki
UMJ PremiumUMJ Premium Sementara itu, metode sokhletasi dengan pelarut N-heksana menghasilkan kandungan fenolik terendah dan metode maserasi dengan pelarut etanol menghasilkanSementara itu, metode sokhletasi dengan pelarut N-heksana menghasilkan kandungan fenolik terendah dan metode maserasi dengan pelarut etanol menghasilkan
UMJ PremiumUMJ Premium Data dianalisis dengan uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil: Lebih dari separuh responden pada penelitian ini berusia 16 tahun. Hasil analisis bivariatData dianalisis dengan uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil: Lebih dari separuh responden pada penelitian ini berusia 16 tahun. Hasil analisis bivariat
UMJ PremiumUMJ Premium Pemberian kombinasi sukrosa dan MSG, terutama pada dosis 4,8 g/KgBB, menyebabkan peningkatan kadar GDS tertinggi pada hari ke-14 dibandingkan kelompokPemberian kombinasi sukrosa dan MSG, terutama pada dosis 4,8 g/KgBB, menyebabkan peningkatan kadar GDS tertinggi pada hari ke-14 dibandingkan kelompok
UMJ PremiumUMJ Premium Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda.
UMJ PremiumUMJ Premium Dari hasil literatur review ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk dilakukan lebih lanjut penelitian yang membahas tentang apakah ekstrak bunga telangDari hasil literatur review ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk dilakukan lebih lanjut penelitian yang membahas tentang apakah ekstrak bunga telang
Useful /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Hasil menunjukkan kebutuhan daya hanya sekitar 1. 1 kW setelah memperhitungkan efisiensi transmisi 82% dan faktor cadangan 1. 4. Mesin mencapai efisiensiHasil menunjukkan kebutuhan daya hanya sekitar 1. 1 kW setelah memperhitungkan efisiensi transmisi 82% dan faktor cadangan 1. 4. Mesin mencapai efisiensi
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Kadar glukosa meningkat dari 24,97% pada waktu 40 menit menjadi 41,80% pada waktu 120 menit dengan hasil tertinggi (yield) sebesar 74,76%. Volume bioetanolKadar glukosa meningkat dari 24,97% pada waktu 40 menit menjadi 41,80% pada waktu 120 menit dengan hasil tertinggi (yield) sebesar 74,76%. Volume bioetanol
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Spesimen dengan kombinasi arus 100 A, elektroda Ø2,6 mm, dan kampuh tipe V menghasilkan sambungan las paling baik dengan permukaan halus, penetrasi sempurna,Spesimen dengan kombinasi arus 100 A, elektroda Ø2,6 mm, dan kampuh tipe V menghasilkan sambungan las paling baik dengan permukaan halus, penetrasi sempurna,
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Hal ini sejalan dengan pandangan Barthes (1977) bahwa tanda-tanda dalam media dapat mengandung makna laten yang mempertahankan ideologi dominan meskipunHal ini sejalan dengan pandangan Barthes (1977) bahwa tanda-tanda dalam media dapat mengandung makna laten yang mempertahankan ideologi dominan meskipun