UMJ PremiumUMJ Premium

Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)

Bunga telang (Clitoria ternatea) adalah tanaman yang dikenal sebagai sumber pewarna alami. Tanaman ini memiliki banyak aktivitas biologi, yaitu diantaranya sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Aktivitas biologi yang dimiliki oleh bunga telang tidaklah lain karena adanya beberapa senyawa aktif yaitu senyawa alkaloid, tanin, glikosida, steroid, saponin, flavonoid, fenol, dan resin. Banyaknya senyawa aktif yang terkandung dalam bunga telang mendorong dilakukannya penelitian literature review untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan yang sudah dilakukan pada ekstrak bunga telang di bidang obat dan makanan. Literature review yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode PRISMA. Database yang digunakan adalah Google Scholar dengan menggunakan kata kunci yaitu cara AND pemanfaatan AND bunga AND telang. Literature review dengan metode PRISMA ini memiliki beberapa kriteria inklusi, yaitu 1) termasuk artikel original, 2) inti artikel adalah membahas tentang cara pemanfaatan bunga telang dan 3) artikel memiliki identitas lengkap. Identitas artikel meliputi nama jurnal, volum, nomor, dan halaman. Hasil kajian dapat disimpulkan bahwa ekstrak bunga telang sudah dimanfaatkan di bidang obat dan makanan. Di bidang obat, ekstrak bunga telang digunakan sebagai gel antiseptik tangan, salep, tablet hisap, dan nutrasetikal. Pada bidang makanan digunakan sebagai deteksi formalin, deteksi boraks, dan pewarna alami. Dari hasil literatur review ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk dilakukan lebih lanjut penelitian yang membahas tentang apakah ekstrak bunga telang masih tetap memiliki khasiat yang sama setelah berubah menjadi berbagai macam sediaan ini.

Ekstrak bunga telang telah dimanfaatkan dalam berbagai sediaan di bidang obat dan makanan.Di bidang obat, digunakan sebagai gel antiseptik tangan, salep, tablet hisap, dan nutrasetikal.Di bidang makanan, digunakan sebagai deteksi formalin, deteksi boraks, dan pewarna alami.Diperlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan apakah senyawa aktif dalam ekstrak bunga telang masih tetap utuh dan efektif setelah diolah menjadi berbagai bentuk sediaan, termasuk uji in vitro dan in vivo.

Pertama, perlu diteliti apakah senyawa aktif dalam ekstrak bunga telang, seperti flavonoid dan antosianin, tetap stabil dan bioaktif setelah diolah menjadi sediaan jadi seperti tablet hisap atau gel antiseptik, terutama setelah melewati proses ekstraksi, pencampuran bahan tambahan, dan penyimpanan dalam jangka waktu tertentu. Kedua, perlu dikaji efektivitas ekstrak bunga telang dalam mendeteksi bahan berbahaya seperti formalin dan boraks pada berbagai jenis makanan secara real-time, termasuk sejauh mana keakuratan dan kecepatan deteksinya dibandingkan metode konvensional. Ketiga, perlu dilakukan uji praklinis (in vitro dan in vivo) terhadap sediaan obat berbasis ekstrak bunga telang, seperti salep dan nutrasetikal, untuk mengevaluasi efek farmakologisnya, toksisitas, serta dosis efektif agar dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat sebelum digunakan secara luas oleh masyarakat.

  1. Sebuah Ulasan: Pemanfaatan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) di Bidang Obat dan Makanan | Muhammadiyah... doi.org/10.24853/mjnf.5.2.92-102Sebuah Ulasan Pemanfaatan Ekstrak Bunga Telang Clitoria ternatea di Bidang Obat dan Makanan Muhammadiyah doi 10 24853 mjnf 5 2 92 102
Read online
File size373.7 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test