UNESAUNESA
PublikaPublikaKualitas layanan perbankan menjadi aspek penting dalam membangun kepuasan dan loyalitas nasabah, khususnya mahasiswa yang memiliki karakteristik dan kebutuhan unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kualitas layanan yang diberikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Pembantu Ketintang kepada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Nurdin (2019), yaitu sarana pelayanan, keandalan, jaminan, harga, dan empati. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa UNESA, pihak manajemen bank, dan petugas layanan, serta didukung oleh observasi lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan BTN KCP Ketintang secara umum sudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada dimensi sarana pelayanan, fasilitas dasar telah tersedia namun masih terdapat keterbatasan kapasitas ruang tunggu dan keandalan mesin ATM, terutama saat lonjakan pengunjung. Dimensi keandalan menunjukkan pelayanan yang terstruktur sesuai SOP, namun ditemukan inkonsistensi prosedur dan informasi antar petugas. Dimensi jaminan telah terpenuhi dari segi keamanan institusional, namun profesionalitas petugas belum sepenuhnya konsisten. Dimensi harga dinilai terjangkau, namun transparansi informasi biaya masih perlu ditingkatkan. Dimensi empati menunjukkan sikap ramah petugas, namun belum konsisten terutama pada kondisi pelayanan padat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan fasilitas inklusif, konsistensi prosedur, transparansi informasi, serta penguatan profesionalisme dan empati petugas untuk meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
Kualitas layanan Bank BTN KCP Ketintang Surabaya kepada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya secara umum tergolong kurang optimal berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan Nurdin (2019).Dimensi harga merupakan aspek paling memuaskan karena biaya administrasi dinilai terjangkau, sementara dimensi keandalan dan empati berada pada kategori cukup baik meskipun masih ditemukan inkonsistensi prosedur dan penurunan sikap empati saat pelayanan padat.Dimensi sarana pelayanan dan jaminan menjadi aspek dengan keluhan terbanyak, terutama terkait keterbatasan ruang tunggu, keandalan mesin ATM, serta inkonsistensi informasi dan profesionalitas petugas.
Pertama, perlu diteliti bagaimana implementasi desain layanan inklusif bagi penyandang disabilitas di kantor cabang perbankan berbasis kampus, mengingat pentingnya aksesibilitas layanan yang selaras dengan kebijakan kampus inklusif. Kedua, perlu dikaji integrasi fungsi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan kartu ATM dalam satu kartu terpadu, untuk mengurangi beban biaya awal dan mempercepat layanan, serta melihat dampaknya terhadap kepuasan dan partisipasi mahasiswa. Ketiga, perlu dievaluasi penerapan sistem manajemen antrean dinamis dan penguatan kapasitas petugas selama periode puncak layanan, untuk mengatasi ketidakkonsistenan pelayanan akibat beban kerja tinggi dan memastikan keandalan serta empati tetap terjaga secara merata di semua kondisi operasional.
- KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PASIEN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN DI PUSKESMAS KEPADANGAN... ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/50986KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PASIEN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN DI PUSKESMAS KEPADANGAN ejournal unesa ac index php publika article view 50986
- Vol 11 No 2 (2023) | Publika. vol publika doi https v11n2 published articles pengembangan kawasan alun... doi.org/10.26740/publika.v11n2Vol 11 No 2 2023 Publika vol publika doi https v11n2 published articles pengembangan kawasan alun doi 10 26740 publika v11n2
- Efektivitas Pelayanan Digital Program Samsat Keliling Di Kota Mataram | Ali | JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi... doi.org/10.31764/jiap.v7i1.770Efektivitas Pelayanan Digital Program Samsat Keliling Di Kota Mataram Ali JIAP Jurnal Ilmu Administrasi doi 10 31764 jiap v7i1 770
- PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT. BPR. SURYA KATIALO | Subagiyo | Ensiklopedia... jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/view/797PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT BPR SURYA KATIALO Subagiyo Ensiklopedia jurnal ensiklopediaku ojs 2 4 8 3 index php ensiklopedia article view 797
| File size | 258.37 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MKRIMKRI Penelitian menyarankan institusionalisasi batas waktu konstitusional enam bulan sebelum pelaksanaan pemilu, sehingga putusan yang diambil lewat thresholdPenelitian menyarankan institusionalisasi batas waktu konstitusional enam bulan sebelum pelaksanaan pemilu, sehingga putusan yang diambil lewat threshold
MKRIMKRI Kondisi ini menempatkan MK pada tarik-menarik antara kepastian hukum dan kebutuhan untuk mewujudkan keadilan pemilu substantif, sehingga diperlukan penegasanKondisi ini menempatkan MK pada tarik-menarik antara kepastian hukum dan kebutuhan untuk mewujudkan keadilan pemilu substantif, sehingga diperlukan penegasan
MKRIMKRI Temuan ini menegaskan perlunya sebuah kerangka hukum yang dapat menjadi penuntun dalam membangun ekosistem pemilu digital yang aman dan dapat dipercaya.Temuan ini menegaskan perlunya sebuah kerangka hukum yang dapat menjadi penuntun dalam membangun ekosistem pemilu digital yang aman dan dapat dipercaya.
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang inklusif merupakan implementasi nyata dari UU ini, memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasiPenerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang inklusif merupakan implementasi nyata dari UU ini, memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Pelanggaran Hak Cipta/copyrights strike atas hak eksklusif seringkali terjadi pada aplikasi video sharing-Youtube. Pelajar sebagai pengguna terbesar dariPelanggaran Hak Cipta/copyrights strike atas hak eksklusif seringkali terjadi pada aplikasi video sharing-Youtube. Pelajar sebagai pengguna terbesar dari
UNBINUNBIN Data yang diinput diproses menggunakan metode SAW untuk menghasilkan peringkat rekomendasi calon karyawan tetap. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistemData yang diinput diproses menggunakan metode SAW untuk menghasilkan peringkat rekomendasi calon karyawan tetap. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem
UIN BANTENUIN BANTEN Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemajuan dalam pemenuhan hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemajuan dalam pemenuhan hak politik penyandang disabilitas di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan
UnijoyoUnijoyo Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan regulasi diri dan mengurangi ketergantungan pada ponsel pintar agar dapat menjagaOleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan regulasi diri dan mengurangi ketergantungan pada ponsel pintar agar dapat menjaga
Useful /
UNESAUNESA Kemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa tata kelola dan inovasi LOSS DOLKemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa tata kelola dan inovasi LOSS DOL
UIN BANTENUIN BANTEN This research provides valuable insights for halal certification bodies to improve their effectiveness in ensuring consumer confidence and fostering theThis research provides valuable insights for halal certification bodies to improve their effectiveness in ensuring consumer confidence and fostering the
UIN BANTENUIN BANTEN Penulis menyimpulkan bahwa pendekatan Restorative Justice dalam sistem pidana di Indonesia bertujuan untuk mencapai tujuan hukuman di Indonesia dalam halPenulis menyimpulkan bahwa pendekatan Restorative Justice dalam sistem pidana di Indonesia bertujuan untuk mencapai tujuan hukuman di Indonesia dalam hal
UIN BANTENUIN BANTEN Hal ini dilakukan untuk menjaga kepastian hukum dan menghindari disparitas dalam keputusan antara pengadilan yang berbeda. Namun, keputusan Mahkamah AgungHal ini dilakukan untuk menjaga kepastian hukum dan menghindari disparitas dalam keputusan antara pengadilan yang berbeda. Namun, keputusan Mahkamah Agung