UNIMEDUNIMED
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan MatematikaJurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan MatematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model mental, strategi, dan skema berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah luas segitiga serta menelaah efektivitas desain didaktis berbasis pendekatan metakognitif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah geometri. Penelitian menggunakan metode studi kasus eksploratif dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 23 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan tahun akademik 2024/2025 sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui lembar tugas pemecahan masalah bidang datar dan dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi visual mahasiswa masih dipengaruhi oleh citra mental prototipe, sehingga strategi pembagian bangun datar belum bervariasi. Namun, penerapan desain didaktis berbasis pendekatan metakognitif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap proses berpikir visual mereka. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya citra mental dan kesadaran visual mahasiswa, tetapi juga memperbaiki ketepatan strategi dan fleksibilitas representasi geometri dalam memecahkan masalah luas segitiga.
Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi visual mahasiswa dalam menggambarkan dan membagi bangun datar masih sangat dipengaruhi oleh citra mental prototipe, seperti segitiga sama sisi dan persegi panjang.Ketergantungan ini menyebabkan keterbatasan dalam fleksibilitas spasial serta akurasi visualisasi, terutama ketika mahasiswa dihadapkan pada bentuk-bentuk non-prototipe atau diminta melakukan pembagian berdasarkan prinsip geometris.Desain didaktis berbasis pendekatan metakognitif terbukti efektif dalam mengaktivasi kesadaran mahasiswa terhadap proses berpikir visual mereka.Melalui pertanyaan reflektif dan diskusi terstruktur, mahasiswa mulai mengevaluasi representasi mereka sendiri, mengidentifikasi kelemahan dalam strategi yang digunakan, serta mencoba pendekatan yang lebih tepat secara geometris.Peningkatan ini tidak hanya terlihat pada pilihan bentuk geometri yang lebih bervariasi, tetapi juga pada ketepatan strategi pembagian bangun datar menjadi bagian yang sama besar.Dengan demikian, integrasi pendekatan metakognitif dalam desain pembelajaran geometri dapat memperkaya citra mental mahasiswa, meningkatkan kesadaran visual, serta mendorong kemampuan representasi geometri yang lebih akurat dan fleksibel.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada pengembangan desain didaktik yang lebih beragam dan kontekstual dalam pembelajaran geometri. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana desain didaktik yang menggabungkan elemen visual dan konseptual dapat membantu mahasiswa mengembangkan mental image yang fleksibel dan tidak terbatas pada bentuk-bentuk ideal semata. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi pemecahan masalah yang sukses dalam konteks geometri, terutama dalam menemukan luas segitiga. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas model mental dan kemampuan berpikir spasial calon guru matematika.
- Mathematical Reasoning | Analogies, Metaphors, and Images | Lyn D. Eng. mathematical reasoning analogies... taylorfrancis.com/books/9781136491078Mathematical Reasoning Analogies Metaphors and Images Lyn D Eng mathematical reasoning analogies taylorfrancis books 9781136491078
- Developmental Human Factors: Children's Mental Models of Computers - Kristin E. Oleson, Valerie... journals.sagepub.com/doi/10.1177/154193121005401920Developmental Human Factors Childrens Mental Models of Computers Kristin E Oleson Valerie journals sagepub doi 10 1177 154193121005401920
- Ecology and Society: Mental Models: An Interdisciplinary Synthesis of Theory and Methods. ecology society... doi.org/10.5751/ES-03802-160146Ecology and Society Mental Models An Interdisciplinary Synthesis of Theory and Methods ecology society doi 10 5751 ES 03802 160146
- Elementary School Students’ Mental Models about Formation of Seasons: A Cross Sectional Study |... ccsenet.org/journal/index.php/jel/article/view/55698Elementary School StudentsAo Mental Models about Formation of Seasons A Cross Sectional Study ccsenet journal index php jel article view 55698
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.100.3.349APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 100 3 349
| File size | 862.55 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
YANAYANA Karakter utama laki‑laki yang mengenakan goggles selalu diposisikan sebagai pemimpin yang tegas, sementara karakter perempuan tidak pernah diberikanKarakter utama laki‑laki yang mengenakan goggles selalu diposisikan sebagai pemimpin yang tegas, sementara karakter perempuan tidak pernah diberikan
UNIMEDUNIMED Implementasi pendekatan ini mengharuskan transformasi peran guru sebagai fasilitator, kurikulum yang fleksibel dan berorientasi pada eksplorasi makna,Implementasi pendekatan ini mengharuskan transformasi peran guru sebagai fasilitator, kurikulum yang fleksibel dan berorientasi pada eksplorasi makna,
UNIMEDUNIMED Validasi dilakukan oleh ahli media, desain, dan materi, serta pengujian coba pada skala perorangan, kelompok kecil, dan skala besar. Hasil uji coba menunjukkanValidasi dilakukan oleh ahli media, desain, dan materi, serta pengujian coba pada skala perorangan, kelompok kecil, dan skala besar. Hasil uji coba menunjukkan
UNIMEDUNIMED Mata kuliah Teknik Riset Operasional menjadi salah satu mata kuliah penting yang mengajarkan mahasiswa untuk menggunakan pendekatan matematis dalam menyelesaikanMata kuliah Teknik Riset Operasional menjadi salah satu mata kuliah penting yang mengajarkan mahasiswa untuk menggunakan pendekatan matematis dalam menyelesaikan
UNIMEDUNIMED Model pemecahan masalah seperti yang dikembangkan oleh Mayer dan diadaptasi oleh Palanisamy menunjukkan bahwa strategi ini, terutama jika dikombinasikanModel pemecahan masalah seperti yang dikembangkan oleh Mayer dan diadaptasi oleh Palanisamy menunjukkan bahwa strategi ini, terutama jika dikombinasikan
ITSCIENCEITSCIENCE Pelatihan kewirausahaan berbasis e-learning diberikan kepada 20 siswa SMK yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler entrepreneurship. Metode pelaksanaanPelatihan kewirausahaan berbasis e-learning diberikan kepada 20 siswa SMK yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler entrepreneurship. Metode pelaksanaan
UNIMEDUNIMED (2) Pada Siklus I, terjadi peningkatan, dengan 18 siswa (50%) mencapai penguasaan kelas dan skor rata-rata kemampuan siswa adalah 64,5 dengan tingkat kemampuan(2) Pada Siklus I, terjadi peningkatan, dengan 18 siswa (50%) mencapai penguasaan kelas dan skor rata-rata kemampuan siswa adalah 64,5 dengan tingkat kemampuan
UNIMEDUNIMED Berdasarkan hasil dari analisis data menunjukan bahwa nilai Aikens v dari validasi ahli bahasa yaitu 0,77 ahli media yaitu 0,70 dan ahli materi yaitu 0,68Berdasarkan hasil dari analisis data menunjukan bahwa nilai Aikens v dari validasi ahli bahasa yaitu 0,77 ahli media yaitu 0,70 dan ahli materi yaitu 0,68
Useful /
UNIMEDUNIMED Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL pada materi kesebangunanBerdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL pada materi kesebangunan
YANAYANA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SMP Negeri 3 Sitolu Ori memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat teknologi sepertiHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SMP Negeri 3 Sitolu Ori memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat teknologi seperti
UNIMEDUNIMED Analisis juga mengindikasikan bahwa ilustrasi, visualisasi, dan perangkat lunak memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman konsep kompleks. TemuanAnalisis juga mengindikasikan bahwa ilustrasi, visualisasi, dan perangkat lunak memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman konsep kompleks. Temuan
UNIMEDUNIMED Siswa dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola kecemasan matematika dibandingkan dengan siswa yang memilikiSiswa dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola kecemasan matematika dibandingkan dengan siswa yang memiliki