UM MetroUM Metro
BIOLOVABIOLOVAMasih adanya permasalahan yang dialami siswa dalam proses pembelajaran seperti masih banyak siswa yang pasif selama proses pembelajaran, hasil belajar pada materi sistem ekskresi manusia masih di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM), penggunaan android pada saat proses pembelajaran di kelas belum maksimal, dan penggunaan internet untuk pembelajaran juga belum dapat mengarahkan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang berlaku. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa modul berbasis discovery learning berbantuan QR code yang layak/baik untuk digunakan oleh siswa. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian pengembangan 4D oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel (1974). Empat tahap dari model 4D adalah: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Desain adalah tahap pertama. Ahli desain dan ahli materi memverifikasi produk yang telah dibuat; 89% hasil validasi ahli desain memiliki kriteria sangat baik, 98% hasil validasi ahli materi memiliki kriteria sangat baik, dan 95% hasil uji coba kelompok kecil memiliki kriteria sangat baik. Hasil validasi ahli dan uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan berupa modul layak digunakan oleh siswa tanpa modifikasi.
Penelitian ini menghasilkan produk modul ajar berbasis discovery learning berbantu QR code yang telah melalui validasi dan uji coba, menunjukkan kelayakan penggunaan dalam proses pembelajaran.Modul ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan pembelajaran sistem ekskresi manusia pada siswa SMP PGRI 1 Kota Agung, meningkatkan keaktifan siswa, hasil belajar, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.Penerapan modul ini menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengarahkan siswa mencapai tujuan pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas modul ajar berbasis discovery learning berbantu QR code dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi biologi lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul ajar dengan memanfaatkan aplikasi desain grafis yang lebih sederhana seperti Microsoft Word untuk memudahkan pendidik dalam membuat dan memodifikasi materi pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan video pembelajaran yang dibuat sendiri oleh guru, sebagai sumber belajar tambahan yang relevan dengan tujuan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa secara lebih optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan biologi secara keseluruhan.
| File size | 1020.06 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Validasi dilakukan oleh dua ahli dan satu praktisi terhadap media pembelajaran, modul ajar, dan instrumen tes HOTS. Hasil validasi menunjukkan bahwa mediaValidasi dilakukan oleh dua ahli dan satu praktisi terhadap media pembelajaran, modul ajar, dan instrumen tes HOTS. Hasil validasi menunjukkan bahwa media
AFEKSIAFEKSI Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dibatasi hingga tahap ketujuh, meliputi identifikasiJenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dibatasi hingga tahap ketujuh, meliputi identifikasi
INTANINTAN Berdasarkan metode klasifikasi terbimbing Minimun Distance didapatkan laju degradasi lahan dari tahun 2019 ke tahun 2025 sebesar 6,95%. Hasil nilai ValidationBerdasarkan metode klasifikasi terbimbing Minimun Distance didapatkan laju degradasi lahan dari tahun 2019 ke tahun 2025 sebesar 6,95%. Hasil nilai Validation
AFEKSIAFEKSI Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, angket praktikalitas siswa, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil validasi menunjukkanInstrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, angket praktikalitas siswa, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil validasi menunjukkan
UNISSULAUNISSULA Model SPMT-TQM menawarkan kerangka kerja yang jelas, termasuk indikator kinerja, instrumen evaluasi, dan mekanisme perbaikan berkelanjutan. Validasi melaluiModel SPMT-TQM menawarkan kerangka kerja yang jelas, termasuk indikator kinerja, instrumen evaluasi, dan mekanisme perbaikan berkelanjutan. Validasi melalui
UNISAPUNISAP Ahli materi memperoleh skor 90% dengan kategori “Sangat Baik dan memperoleh skor 80% dari validasi guru dengan kategori “Baik. Hasil uji kelompok kecilAhli materi memperoleh skor 90% dengan kategori “Sangat Baik dan memperoleh skor 80% dari validasi guru dengan kategori “Baik. Hasil uji kelompok kecil
UNWAHAUNWAHA Hal ini dikarenakan pemerintah saat ini mengubah paradigma pendidikan dari fokus pada peran guru menjadi penekanan pada peserta didik melalui penerapanHal ini dikarenakan pemerintah saat ini mengubah paradigma pendidikan dari fokus pada peran guru menjadi penekanan pada peserta didik melalui penerapan
KURASINSTITUTEKURASINSTITUTE Selain itu, penggunaan Wordwall berhasil meningkatkan hasil belajar siswa, dengan peningkatan nilai rata-rata dari 68,4% menjadi 74%. Kesimpulan dari penelitianSelain itu, penggunaan Wordwall berhasil meningkatkan hasil belajar siswa, dengan peningkatan nilai rata-rata dari 68,4% menjadi 74%. Kesimpulan dari penelitian
Useful /
UM MetroUM Metro Hasil belajar kognitif peserta didik meningkat signifikan, dengan N-gain score sebesar 0,8 yang menunjukkan interpretasi tinggi, sehingga E-Modul ini efektifHasil belajar kognitif peserta didik meningkat signifikan, dengan N-gain score sebesar 0,8 yang menunjukkan interpretasi tinggi, sehingga E-Modul ini efektif
UM MetroUM Metro E-modul yang digunakan sebagai bahan ajar yang disajikan lebih menarik sehingga peserta didik mudah dipahami materi karena berisi gambar dan video sertaE-modul yang digunakan sebagai bahan ajar yang disajikan lebih menarik sehingga peserta didik mudah dipahami materi karena berisi gambar dan video serta
UM MetroUM Metro Keanekaragaman tumbuhan spermatophyta di Kota Budaya Uluan Nughik sangat beragam. Berdasarkan observasi di lapangan ditemukan 36 spesies spermatophytaKeanekaragaman tumbuhan spermatophyta di Kota Budaya Uluan Nughik sangat beragam. Berdasarkan observasi di lapangan ditemukan 36 spesies spermatophyta
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Penelitian ini bertujuan memaparkan tren riset mengenai Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pengajaran Bahasa Inggris (ELT) dariPenelitian ini bertujuan memaparkan tren riset mengenai Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pengajaran Bahasa Inggris (ELT) dari