PROVISIPROVISI
Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian MahasiswaJurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian MahasiswaKebijakan Wajib Belajar 13 Tahun merupakan perluasan mandat negara dalam menjamin hak pendidikan warga negara melalui penambahan satu tahun pendidikan prasekolah sebelum pendidikan dasar. Kebijakan ini secara nasional mulai diimplementasikan pada tahun 2025 dan menuntut kesiapan daerah dalam aspek regulasi, pembiayaan, tata kelola, serta dukungan sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi awal kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon dengan menyoroti kondisi regulasi daerah, komposisi anggaran pendidikan, kesiapan kelembagaan, serta tantangan dan inovasi kebijakan yang berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci dari unsur pemerintah daerah, pengelola satuan pendidikan, dan mitra non-pemerintah, serta analisis dokumen kebijakan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Cirebon memiliki komitmen politik yang relatif kuat terhadap perluasan akses pendidikan, namun masih menghadapi keterbatasan fiskal, belum tersedianya regulasi daerah yang spesifik, serta ketimpangan kewenangan antara pemerintah kota dan provinsi pada jenjang pendidikan menengah. Di sisi lain, sejumlah inovasi seperti penguatan wajib PAUD satu tahun, integrasi data pendidikan dengan data kependudukan, serta kemitraan dengan sektor swasta dan lembaga zakat menjadi modal penting dalam mendukung keberlanjutan kebijakan ini. Artikel ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon sangat bergantung pada penguatan regulasi daerah, sinergi lintas pemerintahan, dan optimalisasi pembiayaan berbasis kebutuhan riil daerah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Cirebon masih berada pada fase awal, ditandai komitmen politik dan programatik yang kuat namun belum didukung regulasi daerah yang spesifik.Keterbatasan fiskal menjadi hambatan struktural utama, dengan dominasi belanja pegawai dalam anggaran pendidikan yang menyisakan ruang terbatas untuk program layanan langsung.Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan kemampuan adaptif melalui inovasi kebijakan seperti wajib PAUD satu tahun dan kemitraan dengan sektor swasta.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif lintas daerah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya terkait dengan strategi pembiayaan dan regulasi daerah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada efektivitas program inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Cirebon, seperti integrasi data pendidikan dengan data kependudukan dan kemitraan dengan sektor swasta, untuk mengetahui dampak jangka panjangnya terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman orang tua, guru, dan siswa terkait dengan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, guna mengidentifikasi tantangan dan peluang yang belum terungkap dalam penelitian ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perumusan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia, serta membantu daerah-daerah lain dalam mempersiapkan diri menghadapi implementasi Wajib Belajar 13 Tahun secara nasional.
- The Policy Implementation Process - Donald S. Van Meter, Carl E. Van Horn, 1975. policy process donald... doi.org/10.1177/009539977500600404The Policy Implementation Process Donald S Van Meter Carl E Van Horn 1975 policy process donald doi 10 1177 009539977500600404
- The Technology of Skill Formation - American Economic Association. technology skill formation american... doi.org/10.1257/aer.97.2.31The Technology of Skill Formation American Economic Association technology skill formation american doi 10 1257 aer 97 2 31
| File size | 627.5 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Data dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan empiris pada kerangka pemerintahan digital. Penelitian ini menemukan bahwaData dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan empiris pada kerangka pemerintahan digital. Penelitian ini menemukan bahwa
TRISAKTITRISAKTI Kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hemat energi dan menjaga lingkungan guna meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan.Kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hemat energi dan menjaga lingkungan guna meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan.
ARITEKINARITEKIN Namun, transisi ini menghadapi tantangan besar, seperti kebutuhan investasi tinggi, ketidakpastian regulasi, dan persaingan dengan energi terbarukan. MeskipunNamun, transisi ini menghadapi tantangan besar, seperti kebutuhan investasi tinggi, ketidakpastian regulasi, dan persaingan dengan energi terbarukan. Meskipun
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuanganPengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pekerjaan apa saja yang kritis pada proyek dan juga memperoleh hasil analisis perhitungan waktu danTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pekerjaan apa saja yang kritis pada proyek dan juga memperoleh hasil analisis perhitungan waktu dan
POLNAMPOLNAM Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan bantuan program SPSS versi 26. Pada proyek pembangunan gedung Ruang Kelas Baru (RKB) MadrasahMetode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan bantuan program SPSS versi 26. Pada proyek pembangunan gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Madrasah
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Dana Alokasi Umum (DAU), berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah (BD) pada Provinsi Sumatera. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikanDana Alokasi Umum (DAU), berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah (BD) pada Provinsi Sumatera. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan
UMAUMA Urgensi sumber pendapatan asli desa dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan desa dan yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana upaya yang dilakukanUrgensi sumber pendapatan asli desa dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan desa dan yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana upaya yang dilakukan
Useful /
PROVISIPROVISI Temuan ini menegaskan bahwa sektor properti sangat sensitif terhadap kebijakan moneter dan gejolak global dibandingkan tekanan inflasi domestik. StudiTemuan ini menegaskan bahwa sektor properti sangat sensitif terhadap kebijakan moneter dan gejolak global dibandingkan tekanan inflasi domestik. Studi
OJSOJS Dawuh beliau menjadi penguat dalam pelaksanaan Bahtsul Masail, tidak heran jika para santri sampai sekarang masih menyemarakkan kegiatan Bahtsul Masail.Dawuh beliau menjadi penguat dalam pelaksanaan Bahtsul Masail, tidak heran jika para santri sampai sekarang masih menyemarakkan kegiatan Bahtsul Masail.
OJSOJS Proses Systematic Literature Review (SLR) melibatkan perumusan pertanyaan penelitian, melakukan pencarian literatur di Google Scholar pada rentang waktuProses Systematic Literature Review (SLR) melibatkan perumusan pertanyaan penelitian, melakukan pencarian literatur di Google Scholar pada rentang waktu
UMAUMA Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis 14 unsur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Keputusan Menteri PAN Nomor 25/2004. Hasil menunjukkan IKM 3,03 (kategoriData dikumpulkan melalui kuesioner berbasis 14 unsur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Keputusan Menteri PAN Nomor 25/2004. Hasil menunjukkan IKM 3,03 (kategori