AMSIRAMSIR

Jurnal Litigasi AmsirJurnal Litigasi Amsir

Studi ini meneliti efektivitas pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Gorontalo. Menggunakan metode hukum normatif dan empiris, penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun DPRD memiliki instrumen pengawasan formal seperti hak interpelasi dan mekanisme rapat kerja, efektivitas pengawasan sering kali terhalang oleh kapasitas anggota DPRD yang terbatas, sumber daya yang kurang memadai, kurangnya transparansi pemerintah daerah, dan dominasi kepentingan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kapasitas DPRD, transparansi eksekutif, dan partisipasi publik merupakan faktor kunci untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan responsif.

Fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Gorontalo terhadap APBD belum efektif karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain faktor internal yaitu minimnya tenaga ahli dan disiplin serta komitmen anggota DPRD, faktor eksternal yaitu budaya politik local, serta faktor kontekstual (daerah) yaitu kondisi sosial masyarakat dan kekuatan eksekutif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pengawasan DPRD terhadap APBD, diperlukan penguatan kapasitas anggota DPRD, peningkatan transparansi pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengawasan.Dengan demikian, dapat terwujud tata kelola pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan DPRD terhadap APBD, diperlukan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu dilakukan peningkatan kapasitas anggota DPRD melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan agar mereka memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang keuangan daerah, teknik analisis anggaran, dan prinsip akuntabilitas publik. Kedua, pemerintah daerah harus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran, termasuk publikasi dokumen APBD, laporan realisasi, dan audit secara terbuka. Ketiga, partisipasi masyarakat dan media dalam proses pengawasan APBD harus didorong dan difasilitasi agar DPRD dapat menerima masukan dan kritik dari publik. Dengan sinergi antara DPRD, masyarakat, dan media, mekanisme check and balance di tingkat daerah dapat berjalan lebih efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat.

  1. #pemerintah daerah#pemerintah daerah
  2. #pengawasan dprd#pengawasan dprd
Read online
File size537.23 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-384
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test