POLNAMPOLNAM

Journal AgregateJournal Agregate

Batu bata adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal dan di pakai oleh masyarakat baik di perdesaan mapun perkotaan yang mempunyai fungsi yang sama yaitu sebagai bahan konstruksi. Penggunaan batu bata digunakan untuk aplikasi teknik sipil seperti, dinding dan bangunan perumahan,pagar dan juga saluran. Batu bata terbuat dari tanah liat yang di dibuat dengan cetakan sederhana yang terbuat dari kayu, setelah dicetak kemudian batu bata tersebut di jemur hingga kering di bawah sinar matahari, setelah kering kemudian batu batu bata disusun rapi dan di bakar dengan suhu api yang cukup tinggi. Proses pembakaran ini dapat menyebabkan batu bata menjadi keras. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas batu bata pada dua desa yaitu desa hatu dan desa laha menggunakan pengujian sifat fisis dan mekanis pada sample batu bata yang telah dicetak. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis pada desa hatu diketahui berat jenis 1,596 , berat isi 14,7 gr, porositas 37,8% dan pada desa laha berat jenis sebesar 1,811, 13,6 gr , dan 42,4%. Sedangkan hasil pengujian mekanis sampel bawah pada desa hatu 27,31 kg/cm2 dan sampel bawah 40,10 kg/cm2 serta hasil pada desa laha sampel bawah 19,16 kg/cm2 dan hasil sampel atas 18,02 kg/cm2.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa batu bata dari Desa Hatu dan Desa Laha menunjukkan kualitas yang berbeda berdasarkan pengujian fisik dan mekanis.Secara khusus, hasil pengujian sifat fisis dan mekanis menunjukkan variasi nilai berat jenis, berat isi, porositas, dan kuat tekan antara kedua desa tersebut.Berdasarkan uji kuat tekan, batu bata dari Desa Hatu terbukti memiliki kualitas yang baik dan cocok digunakan sebagai bahan konstruksi.

Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kualitas batu bata antara Desa Hatu dan Laha yang diyakini berasal dari karakteristik tanah liat yang berbeda, penelitian lanjutan sangat dianjurkan untuk mendalami faktor-faktor penentu kualitas tersebut. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan analisis komprehensif terhadap komposisi mineralogi dan kimia tanah liat dari berbagai lokasi di Pulau Ambon, termasuk Desa Hatu dan Laha, untuk mengidentifikasi korelasi spesifik antara jenis tanah liat dan performa fisik serta mekanis batu bata yang dihasilkan. Studi ini dapat membantu produsen dalam mengidentifikasi sumber bahan baku terbaik atau menentukan modifikasi yang diperlukan pada tanah liat agar memenuhi standar kualitas konstruksi. Selain itu, penting juga untuk meneliti pengaruh variasi parameter proses produksi, seperti suhu dan durasi pembakaran, atau penggunaan bahan tambahan alternatif yang ramah lingkungan, terhadap peningkatan kuat tekan dan sifat durabilitas batu bata. Penelitian semacam ini diharapkan mampu mengoptimalkan metode pembuatan batu bata agar lebih efisien dan menghasilkan produk dengan kualitas yang konsisten. Akhirnya, untuk memastikan penerapan praktis, studi tentang kinerja jangka panjang batu bata dari kedua desa ini di bawah kondisi lingkungan yang berbeda, seperti paparan kelembaban tinggi atau beban struktural berulang, akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai ketahanan dan kesesuaian penggunaannya dalam berbagai jenis konstruksi.

Read online
File size282.46 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test