UNWAHAUNWAHA

Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Materi klasifikasi makhluk hidup pada jenjang SMA masih perlu dipelajari dengan kegiatan praktik agar peserta didik lebih mampu mengembangkan keterampilan kinestetik dan bukan hanya keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Penggunaan media pembejaran herbarium dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pelatihan pembuatan herbarium bertujuan agar peserta didik dapat mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari dalam bentuk kegiatan praktik. Sehingga harapannya peserta didik memiliki pengalaman belajar yang beragam saat proses pembelajaran berlangsung. Peserta didik juga dapat melatih keterampilan berpikir kreatif selama mengikuti pelatihan pembuatan herbarium ini. Metode penelitian ini memiliki beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap wawancara, tahap pelatihan dan tahap evaluasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu berupa hasil angket respons dari peserta didik terhadap pembelajaran dengan pelatihan pembuatan herbarium. Hasil yang didapatkan ialah sebanyak 100% peserta didik menyatakan bahwa pembelajaran dengan membuat herbarium sangat menyenangkan, dan sebanyak 87% peserta didik yang menyatakan kegiatan pembuatan herbarium ini dapat meningkatkan keterampilan hardskill dan berkarya.

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan herbarium sebagai media penunjang pembelajaran memiliki suasana belajar yang menyenangkan.Peserta didik memiliki respons positif pada pelatihan yang telah mereka dapatkan selama proses pembelajaran berlangsung.Di samping itu, peserta didik mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan hardskill dan berkarya selama melakukan kegiatan pengawetan herbarium ini.Harapannya peserta didik kedepannya mampu untuk terus berkembang dengan memberikan banyak inovasi baru lebih baik lagi.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pelatihan pembuatan herbarium terhadap pemahaman konsep klasifikasi makhluk hidup secara mendalam, dengan menggunakan instrumen penilaian yang lebih komprehensif, seperti tes konseptual atau analisis esai. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan kelompok peserta didik yang lebih beragam, termasuk siswa dengan gaya belajar yang berbeda, untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang paling efektif dalam konteks pelatihan herbarium. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi pelatihan pembuatan herbarium dengan teknologi digital, seperti aplikasi augmented reality (AR) atau virtual reality (VR), untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap materi klasifikasi.

  1. Science behind herbarium and its importance in recent years. science behind herbarium importance recent... nsojournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/njb.04499Science behind herbarium and its importance in recent years science behind herbarium importance recent nsojournals onlinelibrary wiley doi 10 1111 njb 04499
Read online
File size603.7 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test