STTSETIASTTSETIA

Jurnal PKM SetiadharmaJurnal PKM Setiadharma

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi jemaat yang mengalami penyakit kronis dan keterbatasan mobilitas sehingga tidak dapat menghadiri ibadah secara fisik di gereja, yang berpotensi menimbulkan isolasi sosial dan spiritual. Program ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model pelayanan rohani interaktif berbasis daring bagi jemaat yang sakit dan memiliki keterbatasan mobilitas di Jemaat Gereja Bethel Tabernakel Kristus Alfa Omega Semarang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan melalui ibadah dan persekutuan daring menggunakan platform Zoom yang bersifat partisipatif, disertai pendampingan pastoral, sesi berbagi pengalaman iman, serta pelayanan sosial berupa kunjungan dan bantuan sembako kepada keluarga peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya perubahan sikap emosional dan spiritual peserta, meningkatnya partisipasi dalam persekutuan, serta terbentuknya relasi pastoral yang hangat dalam ruang digital. Selain itu, peserta mengalami pemahaman teologis baru tentang penderitaan yang menumbuhkan pengharapan iman. Temuan ini menunjukkan bahwa pelayanan rohani daring yang interaktif dan integratif dapat memperkuat kesejahteraan spiritual serta memperluas jangkauan pelayanan gereja yang inklusif di era digital.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil mengimplementasikan model pelayanan rohani interaktif berbasis daring yang mampu memulihkan keterhubungan emosional, sosial, dan spiritual jemaat yang terisolasi akibat penyakit kronis dan keterbatasan mobilitas.Persekutuan digital yang konsisten memperkuat relasi pastoral, meningkatkan kerinduan bersekutu, dan menumbuhkan pemahaman teologis yang lebih mendalam tentang penderitaan.Integrasi pelayanan rohani dengan dukungan sosial nyata semakin memperkuat pengalaman jemaat dan menegaskan kehadiran gereja dalam kehidupan mereka.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari pelayanan rohani daring terhadap kesehatan mental dan spiritual jemaat yang sakit dan lansia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan pastoral yang adaptif, membekali para pelayan gereja dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk memberikan pendampingan rohani yang efektif melalui media digital. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dalam menciptakan pengalaman ibadah yang lebih imersif dan interaktif bagi jemaat yang tidak dapat hadir secara fisik di gereja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pelayanan gereja yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan jemaat di era digital, serta memperluas pemahaman kita tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperkuat iman, membangun komunitas, dan memulihkan kesejahteraan spiritual.

  1. Pemanfaatan Internet dan Media Online sebagai Inovasi Sarana Pelayanan Pastoral di Era Digital | THEOSEBIA:... doi.org/10.70420/theosebia.v3i1.154Pemanfaatan Internet dan Media Online sebagai Inovasi Sarana Pelayanan Pastoral di Era Digital THEOSEBIA doi 10 70420 theosebia v3i1 154
  2. Digital Churches and Faith Education in the Virtual Age: A Theological Study on the Validity of Online... npaformosapublisher.org/index.php/fjmr/article/view/571Digital Churches and Faith Education in the Virtual Age A Theological Study on the Validity of Online npaformosapublisher index php fjmr article view 571
  3. Improving the Spiritual Dimension of Whole Person Care: Reaching National and International Consensus... doi.org/10.1089/jpm.2014.9427Improving the Spiritual Dimension of Whole Person Care Reaching National and International Consensus doi 10 1089 jpm 2014 9427
Read online
File size573.11 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test