169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pengelolaan Festival Film Solo Documentary serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat untuk pengelolaan dan keberlanjutan Festival Film Solo Documentary. Lokasi penelitian ini di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis SWOT dengan mengolah Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary. Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary adalah jaringan komunikasi dan pertemanan luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, konsisten mencapai tujuan dan jalankan program kerja yang ditetapkan. Sedangkan faktor eksternal yang dapat menunjang keberhasilan Festival Film Solo Documentary adalah adanya dukungan masyarakat Surakarta semakin kuat terhadap festival film dokumenter dan semakin baiknya teknologi yang mampu menunjang kinerja. Berdasarkan tabel matrik EFE dan matrik IFE diperoleh hasil total skor EFE 3.2506 dan total skor IFE 2.8337 yang menempatkan Festival Film Solo Documentary di posisi sel II yakni Growth and Build.

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary.Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary meliputi jaringan komunikasi yang luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, dan konsistensi dalam mencapai tujuan.Faktor eksternal yang mendukung keberhasilan festival ini adalah dukungan masyarakat Surakarta yang kuat dan peningkatan teknologi.Berdasarkan analisis SWOT, festival ini berada pada posisi Growth and Build, sehingga strategi yang tepat adalah penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap keberlangsungan festival film, termasuk strategi adaptasi yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis festival yang lebih berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah atau sponsor, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan industri kreatif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan festival, meningkatkan pengalaman penonton, dan memfasilitasi kolaborasi antara pembuat film dan audiens. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekosistem perfilman dokumenter di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan festival film sebagai wadah apresiasi dan pengembangan karya.

Read online
File size334 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test