IAIDAIAIDA

Jurnal Manajemen Pendidikan Islam DarussalamJurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam

Sekolah Ramah Anak menjadi hal yang bisa diterapkan untuk meningkatkan pendidikan karakter. Sekolah Ramah Anak perlu diterapkan secara maksimal oleh seluruh komponen pendidikan demi memenuhi hak peserta didik. Moral peserta didik yang terlihat belum diterapkan dengan baik di ruang lingkup sekolah, moral sangatlah penting untuk membuat pribadi menjadi lebih baik. Dengan demikian, maka dibutuhkanlah revolusi pendidikan sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mampu menghargai dan memenuhi hak anak. Tujuan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui definisi dari Manajemen Sekolah Ramah Anak (SRA) (2) Untuk mengetahui secara nyata bagaimana dampak Kompetensi pada peserta didik setelah diterapkannya sistem SRA di SD Darussalam Blokagung. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis deskriptif sendiri merupakan metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya kemudian disusun, diolah untuk dapat memberikan gambaran mengenai masalah yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah terdapatnya dua aspek yang mencakup tentang sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung. Kedua unsur tersebut mencakup tentang Manajemen sekolah ramah anak (SRA) yaitu meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun kendalanya meliputi fasilitas dan keadministrasian. Dan solusinya dengan cara mengedukasi dan memotivasi seluruh lini yang bersangkutan pada pelaksanaan sekolah ramah anak.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen Sekolah Ramah Anak (SRA) di SD Darussalam Blokagung diimplementasikan melalui empat komponen dasar.Proses manajemen tersebut mencakup berbagai aktivitas spesifik, mulai dari sosialisasi dan pembentukan tim hingga penataan fisik, psikis, pembelajaran, serta penanaman nilai karakter.Meskipun demikian, terdapat kendala terkait fasilitas dan administrasi, yang diatasi dengan strategi edukasi dan motivasi untuk meningkatkan kompetensi peserta didik.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam efektivitas dan keberlanjutan program Sekolah Ramah Anak (SRA) yang telah diterapkan. Salah satu arah studi menarik adalah bagaimana dampak SRA ini bertahan dalam jangka panjang terhadap perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik, serta bagaimana sekolah dapat mengatasi kendala fasilitas dan administrasi agar program ini tetap optimal dan tidak berhenti di tengah jalan. Apakah ada model pengelolaan sumber daya yang inovatif yang dapat diadopsi untuk memastikan kelangsungan SRA meskipun dengan keterbatasan yang ada? Selain itu, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif. Ini bisa meliputi perbandingan implementasi SRA di SD Darussalam dengan sekolah lain yang mungkin memiliki karakteristik serupa atau berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik serta tantangan unik di berbagai konteks. Perbandingan juga dapat dilakukan antara kelompok peserta didik dengan latar belakang yang berbeda, misalnya antara siswa yang tinggal di pesantren dengan siswa dari komunitas lokal, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam dampak SRA terhadap mereka. Akhirnya, mengingat penelitian ini bersifat kualitatif, studi lanjutan dapat mempertimbangkan penggunaan metode kuantitatif untuk mengukur secara lebih objektif peningkatan kompetensi spesifik atau perubahan perilaku positif pada peserta didik setelah penerapan SRA. Misalnya, dengan mengembangkan instrumen pengukuran standar untuk melihat sejauh mana aspek-aspek seperti empati, kemampuan beradaptasi, atau kemandirian siswa benar-benar meningkat. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak riil dari Sekolah Ramah Anak.

Read online
File size330.43 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test