POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)

Masa remaja merupakan fase transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial, serta peningkatan kebutuhan zat gizi akibat percepatan pertumbuhan. Pada masa ini, remaja rentan mengalami masalah gizi yang dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan energi, rendah serat, kurang buah dan sayur, serta kebiasaan melewatkan sarapan. Salah satu pola konsumsi yang banyak ditemukan pada remaja saat ini adalah konsumsi fast food. Konsumsi fast food secara berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi dan penumpukan lemak tubuh. Selain itu, media sosial juga berperan dalam membentuk perilaku makan remaja melalui paparan iklan makanan dan tren makanan populer yang mendorong peningkatan konsumsi fast food.

Penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat paparan media sosial serta frekuensi konsumsi fast food tidak memberikan dampak yang berarti terhadap status gizi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai pengaruh media sosial terhadap perilaku makan remaja, khususnya dalam hal paparan iklan makanan dan tren makanan populer. Selain itu, penelitian dapat fokus pada faktor-faktor protektif yang berperan dalam membentuk perilaku makan yang lebih sehat, seperti edukasi gizi, aturan dari orang tua, kebiasaan sarapan, dan membawa bekal dari rumah. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif remaja dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku makan mereka.

  1. Hubungan Paparan Media Sosial dan Konsumsi Fast Food terhadap Status Gizi pada Remaja Madrasah Aliyah... doi.org/10.36086/jpp.v20i2.3155Hubungan Paparan Media Sosial dan Konsumsi Fast Food terhadap Status Gizi pada Remaja Madrasah Aliyah doi 10 36086 jpp v20i2 3155
Read online
File size373.79 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test