UNWAHAUNWAHA

Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri di Desa Ngampel, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, menghadapi masalah rendahnya minat siswa terhadap aktivitas membaca dan menulis. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya terpadu untuk meningkatkan literasi sebagai fondasi pendidikan berkualitas. Fokus pengabdian masyarakat ini adalah membangun sinergi antara guru dan orang tua untuk mengatasi tantangan literasi di sekolah tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa guna mencapai pendidikan yang bermakna dan berkualitas tinggi. Pendekatan yang diterapkan meliputi pelatihan literasi bagi guru dan orang tua, pembentukan forum komunikasi rutin, serta penyediaan kegiatan membaca dan menulis yang menarik bagi siswa. Strategi ini dirancang untuk menciptakan kerja sama yang kuat, dukungan berkelanjutan, dan pemahaman bersama tentang kebutuhan belajar siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan minat siswa terhadap literasi, terlihat dari keterlibatan mereka dalam aktivitas membaca dan kemampuan menulis yang lebih kreatif. Sinergi antara guru dan orang tua juga memperkuat ekosistem pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri, sehingga mendukung proses pembelajaran yang berkelanjutan dan berkualitas. Upaya ini berkontribusi pada pembentukan generasi muda yang memiliki keterampilan literasi unggul untuk masa depan.

Program pengabdian masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri berhasil mengatasi rendahnya minat literasi siswa melalui sinergi antara guru dan orang tua.Kolaborasi ini meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa, sekaligus memperkuat peran orang tua sebagai mitra pendidik.Untuk keberlanjutan, disarankan agar program diperluas dengan melibatkan komunitas lokal dan pengembangan modul pelatihan berkelanjutan bagi guru dan orang tua.

Pertama, perlu dikaji bagaimana peran tokoh masyarakat dan perpustakaan desa dapat diperkuat dalam mendukung program literasi berbasis sekolah, sehingga terbentuk jaringan pendidikan yang lebih luas dan inklusif di Desa Ngampel. Kedua, perlu diteliti efektivitas modul pelatihan literasi yang dirancang khusus untuk guru dan orang tua dalam konteks madrasah, agar dapat diadopsi secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana literasi digital dapat diintegrasikan dalam sinergi guru-orang tua, terutama untuk mengalihkan penggunaan gadget dari aktivitas konsumtif menjadi produktif dalam mendukung literasi anak. Penelitian-penelitian ini dapat membantu memperdalam dampak program, memperluas jangkauan, dan menjamin keberlanjutannya melalui pendekatan yang adaptif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan lokal. Dengan begitu, ekosistem pendidikan di madrasah bisa menjadi lebih tangguh dan relevan di era digital.

  1. Synergizing Islamic Religious Education and Scientific Learning in the 21st Century: A Systematic Review... doi.org/10.15642/jpai.2023.11.1.109-130Synergizing Islamic Religious Education and Scientific Learning in the 21st Century A Systematic Review doi 10 15642 jpai 2023 11 1 109 130
Read online
File size516.55 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test