STAI TBHSTAI TBH

Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MIMitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis di Desa Tanjung, tepatnya di UPT SDN 002 Tanjung Koto Kampar Hulu. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas V yang berjumlah 25 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan uji statistik t dependen melalui Paired Sample t-test menggunakan aplikasi SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal memiliki dampak positif terhadap kesadaran budaya siswa. Data menunjukkan bahwa nilai mean pretest sebesar 70,20 dan nilai mean posttest sebesar 84,20. Selain itu, hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis H1 diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat kesadaran budaya siswa sebelum dan sesudah menggunakan pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesadaran budaya siswa sekolah dasar.Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest yang signifikan secara statistik.Dengan demikian, pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal dapat menjadi rekomendasi untuk pengembangan pendidikan karakter dan pelestarian budaya di sekolah dasar.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal dengan metode pembelajaran lain untuk mengetahui metode mana yang paling optimal dalam meningkatkan kesadaran budaya siswa. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai latar belakang budaya untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini. Selanjutnya, penelitian dapat menggali lebih dalam tentang jenis-jenis kearifan lokal yang paling relevan dan efektif untuk diintegrasikan dalam pembelajaran IPS, serta mengembangkan model pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal yang lebih komprehensif dan terstruktur, sehingga dapat diimplementasikan secara luas dan berkelanjutan di berbagai sekolah dasar di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya melestarikan budaya bangsa dan membentuk generasi muda yang berkarakter dan berbudaya luhur.

  1. Pengaruh Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kesadaran Budaya Siswa Sekolah Dasar | Mitra... doi.org/10.46963/mpgmi.v10i2.2018Pengaruh Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kesadaran Budaya Siswa Sekolah Dasar Mitra doi 10 46963 mpgmi v10i2 2018
  2. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI. mitra pgmi jurnal kependidikan mi current issue vol doi https mpgmi... doi.org/10.46963/mpgmiMitra PGMI Jurnal Kependidikan MI mitra pgmi jurnal kependidikan mi current issue vol doi https mpgmi doi 10 46963 mpgmi
  3. BUDAYA LOKAL DI ERA GLOBAL | Budi Setyaningrum | Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni.... doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392BUDAYA LOKAL DI ERA GLOBAL Budi Setyaningrum Ekspresi Seni Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni doi 10 26887 ekse v20i2 392
  4. MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL | PEMA. model pendidikan kearifan lokal pema authors henni endayani... jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/321MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PEMA model pendidikan kearifan lokal pema authors henni endayani jurnal permapendis sumut index php pema article view 321
Read online
File size481.4 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test