UNESAUNESA

Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa Mesin

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) dan Shell Eco Marathon (SEM) adalah kompetisi yang mendorong inovasi dalam teknologi otomotif. GARNESA Racing Team berpartisipasi dalam ajang ini dengan menggunakan diesel engine Yanmar L48N6 dalam kategori Urban Diesel. Pada tahun 2022, mereka mencapai konsumsi bahan bakar sebesar 165,25 km/L di KMHE dan 136 km/L di SEM, sementara pada tahun 2023, mereka mencapai 112 km/L di SEM dan 126 km/L di KMHE. Untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi bahan bakar, penelitian ini berfokus pada pengembangan intake manifold yang terbuat dari carbon fiber nylon, dirancang menggunakan 3D printing dengan metode Fused Deposition Modelling (FDM). Studi ini meneliti efek variasi kecepatan pencetakan (100 mm/s, 50 mm/s, dan 20 mm/s) terhadap waktu pencetakan, berat, dan kualitas kerataan intake manifold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan pencetakan 100 mm/s adalah yang paling optimal, dengan durasi pencetakan 1 jam 41 menit, berat 38,65 gram, dan kualitas kerataan sebesar 0,13 mm yang diukur menggunakan dial indicator. Penelitian ini dapat menjadi panduan untuk penelitian selanjutnya, meskipun diperlukan investigasi lebih lanjut mengenai jenis printer, bahan filamen, dan parameter pencetakan 3D printing lainnya untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi 3D printing.

Perancangan intake manifold diesel engine Yanmar L48N6 berbahan dasar carbon fiber nylon menggunakan 3D printing dilakukan dengan dimensi diameter luar 6,5 cm, diameter dalam 6 cm, dan tinggi 8 cm, menggunakan software Inventor, filamen F3 PA CF Pro, dan printer Bambu Lab X1-Carbon.Variasi kecepatan pencetakan (100 mm/s, 50 mm/s, 20 mm/s) memengaruhi waktu, berat, dan kualitas produk, meskipun pengaruhnya tidak signifikan.Kecepatan pencetakan 100 mm/s menghasilkan waktu tercepat (1 jam 41 menit), berat paling ringan (38,65 gram), dan kualitas kerataan terbaik (0,13 mm), sehingga menjadi kondisi paling optimal.

Pertama, perlu diteliti pengaruh jenis filamen komposit lain selain carbon fiber nylon terhadap kinerja intake manifold, untuk mengetahui apakah material seperti fiberglass atau campuran serat logam dapat memberikan kekuatan termal dan mekanis yang lebih baik dalam kondisi kerja mesin diesel yang ekstrem. Kedua, perlu dilakukan studi tentang kombinasi parameter pencetakan 3D yang lebih luas, seperti temperatur nozzle, ketebalan layer, dan orientasi cetak, untuk memahami bagaimana setting tersebut memengaruhi integritas struktural dan efisiensi aliran udara pada intake manifold. Ketiga, diperlukan penelitian eksperimental terhadap kinerja mesin secara nyata dengan intake manifold hasil cetak 3D, termasuk pengujian konsumsi bahan bakar, torsi, dan emisi, agar dapat dievaluasi secara langsung dampak perancangan baru terhadap efisiensi dan performa mesin dalam kondisi riil, bukan hanya dari aspek manufaktur semata.

Read online
File size1.32 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test