IAESCOREIAESCORE

International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE)

Mengingat keunggulan sistem energi terbarukan hibrida dibandingkan sistem sumber tunggal, penelitian ini mengusulkan penentuan ukuran optimal dan evaluasi kinerja sistem hibrida fotovoltaik-angin-baterai untuk memenuhi kebutuhan listrik komunitas terpencil di Dakhla, Maroko. Tujuannya adalah mencapai pendekatan ekonomis dalam pembangkitan listrik. Teknik optimasi Particle Swarm Optimization (PSO) dan Grey Wolf Optimizer (GWO) digunakan untuk menentukan konfigurasi optimal komponen sistem, termasuk panel fotovoltaik (PV), turbin angin, dan penyimpanan baterai. Biaya sistem tahunan (ACS) diminimalkan sebagai tujuan optimasi, dan biaya energi yang dinormalisasi (LCOE) digunakan untuk perbandingan ekonomi. Implementasi dan evaluasi dilakukan menggunakan MATLAB. Hasil menunjukkan konvergensi dan efektivitas PSO serta GWO dalam memberikan solusi berkualitas tinggi. Namun, PSO mencapai keandalan sistem yang lebih baik dengan tingkat kehilangan pasokan listrik (LPSP) yang lebih rendah selama beban puncak. Konfigurasi optimal mencapai LCOE minimal sebesar 0,1065 USD/kWh, merepresentasikan pengurangan 33,44% dibandingkan tarif yang berlaku. Temuan ini menunjukkan potensi teknik optimasi canggih dalam meningkatkan kinerja ekonomi dan operasional sistem energi terbarukan hibrida, menjadikannya solusi layak untuk elektrifikasi pedesaan di wilayah dengan akses jaringan terbatas.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem hibrida fotovoltaik-angin-baterai yang dioptimalkan menggunakan algoritma GWO dan PSO mampu menyediakan pasokan listrik yang andal dan ekonomis bagi komunitas terpencil di Dakhla, Maroko.GWO memberikan biaya energi yang lebih rendah (LCOE 0,1065 USD/kWh) dan konvergensi lebih cepat, sementara PSO unggul dalam keandalan sistem dengan LPSP yang sedikit lebih rendah.Integrasi metrik ekonomi dan keandalan dalam proses desain sistem hibrida terbukti penting untuk menjamin pasokan listrik berkelanjutan dan tidak terputus, yang sering diabaikan dalam kajian sebelumnya.

Pertama, perlu dievaluasi kinerja sistem hibrida serupa di lokasi lain dengan profil sumber daya dan beban yang berbeda untuk melihat sejauh mana hasil optimasi dapat digeneralisasi, terutama di daerah terpencil dengan pola cuaca ekstrem. Kedua, layak dilakukan penelitian tentang integrasi penyimpanan hidrogen sebagai tambahan terhadap baterai untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan jangka panjang dan otonomi energi, terutama saat produksi energi terbarukan melimpah. Ketiga, penting untuk mengembangkan studi komparatif mendalam antara berbagai algoritma optimasi, termasuk GWO dan PSO, dalam skenario dinamis yang mempertimbangkan fluktuasi harga bahan bakar dan biaya pemeliharaan sepanjang masa pakai sistem, guna menentukan pendekatan terbaik untuk perencanaan jangka panjang sistem energi hibrida yang lebih kompleks.

  1. Optimal allocation of solar and wind distributed generation using particle swarm optimization technique... doi.org/10.11591/ijece.v13i1.pp229-237Optimal allocation of solar and wind distributed generation using particle swarm optimization technique doi 10 11591 ijece v13i1 pp229 237
Read online
File size670.8 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test