TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Kucing adalah salah satu hewan yang paling diminati di kalangan masyarakat. Manusia tentunya bisa merasakan sakit dan terkena penyakit begitupun juga dengan hewan. Penyebab dari penyakit hewan ada beberapa macam, yaitu disebabkan karena bakteri, parasit, jamur, virus atau alergi terhadap zat pada makanan pada produk tertentu. Salah satu penyebab kematian hewan peliharaan seperti kucing, yang paling banyak adalah virus, juga penyakit luar seperti scabies, allergic dermatitis, lice, Eosinophilic granuloma, abses, kulit kering atau Ring Worm. Berdasarkan atas permasalahan ini, dilakukanlah analisis terhadap masalah dengan menggunakan salah satu ilmu pengetahuan atau kecerdasan buatan yaitu sistem pakar dengan menggunakan metode Case Based Reasoning yang mana analisis ini dilakukan agar dapat membantu para pemelihara atau pemilik kucing dapat melakukan pendiagnosaan terhadap kucing peliharaan terhadap penyakit Ring Worm untuk mencegah penyakit semakin parah. Hasil yang didapatkan dari analisis perhitungan dengan menggunakan metode Case Based Reasoning dalam mendiagnosa penyakit Ring Worm adalah menemukan hasil persentasi kemiripan atau similarity terhadap diagnosa kasus lama dan solusi penangannya.

Penerapan metode Case Based Reasoning dilakukan dengan cara memberikan nilai bobot setiap gejala pada penyakit Ring Worm, agar dapat dilakukan proses perhitungan dengan metode tersebut dan mendapatkan hasil persentase diagnosa terhadap penyakit Ring Worm.Dalam merancang sebuah sistem pakar dengan metode Case Based Reasoning dengan melakukan penerapan algoritma pada metode tersebut kedalam sistem yang dibangun untuk mendiagnosa penyakit Ring Worm.Proses pengujian sistem pakar yang telah dibuat dengan menerapkan algoritma dari metode Case Based Reasoning dengan cara menjalankan sistem, kemudian memilih setiap gejala berdasarkan diagnosa seperti percobaan analisis yang telah dilakukan dan melihat hasil persentase diagnosa penyakit Ring Worm terhadap kuing apakah sudah sesuai antara hasil analisis perhitungan dengan sistem yang telah dibuat.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan pengembangan sistem dengan mengintegrasikan data visual, seperti gambar atau video lesi Ring Worm, untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan metode machine learning, seperti deep learning, untuk mengidentifikasi pola-pola kompleks dalam data gejala dan meningkatkan kemampuan sistem dalam memprediksi tingkat keparahan penyakit. Ketiga, pengembangan sistem dapat diperluas dengan memasukkan informasi mengenai variasi jenis jamur penyebab Ring Worm dan strategi penanganan yang spesifik untuk masing-masing jenis, sehingga memberikan rekomendasi yang lebih personal dan efektif bagi pemilik kucing.

  1. Infeksi Microsporum canis pada Kucing Penderita Dermatitis (MICROSPORUM CANIS INFECTION IN DERMATITIS... ojs.unud.ac.id/index.php/jvet/article/view/31354Infeksi Microsporum canis pada Kucing Penderita Dermatitis MICROSPORUM CANIS INFECTION IN DERMATITIS ojs unud ac index php jvet article view 31354
Read online
File size1.28 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test