TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam sayuran di udara tanpa menggunakan tanah, nutrisi disemprotkan pada akar tanaman, air yang berisi larutan hara atau nutrisi disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Salah satu jenis tanaman yang termasuk kedalam aeroponik adalah tanaman kentang. Pada penerapannya sendiri teknik aeroponik pada tanaman kentang membutuhkan perawatan yang lebih yaitu perlu dilakukannya pengecekan dan pengontrolan pada tanaman serta larutan nutrisi supaya sesuai dengan kebutuhan tanaman agar mendapat hasil tanaman yang berkualitas dengan harga jual tinggi. Pada saat ini proses pemberian TDS pada tanaman aeroponik kentang masih dilakukan dengan manual dan berulang kali sesuai dengan nilai TDS air yang disemprotkan pada tanaman. Untuk memudahkan proses pengaturan TDS pada tanaman aeroponik kentang dapat diciptakan sebuah sistem yang bisa memonitoring dan melakukan proses pemberian TDS dengan memanfaatkan internet of things (IOT). Dengan penggunaan internet of things (IOT) maka sistem akan dapat dimonitoring dari jarak jauh menggunakan smartphone yang terhubung dengan internet. Sistem juga akan dilengkapi dengan pemberi TDS yang dikendalikan menggunakan aplikasi blynk pada smartphone, sehingga proses pemberian nutrisi pada tanaman tidak lagi dilakukan secara manual.

Kesimpulan yang dapat diambil dari sistem monitoring nilai TDS pada tanaman aeroponik ini adalah sebagai berikut.Pertama, perancangan sistem monitoring TDS pada tanaman aeroponik kentang ini dilakukan dengan menggunakan Nodemcu yang menjadi pengendali sistem yang memiliki modul Wifi Esp8266 yang membuat sistem dapat terhubung dengan internet dan menggunakan sensor TDS meter untuk mengukur kadar TDS pada tanaman.Kedua, pengujian pemberian TDS otomatis pada sistem dilakukan dengan menggunakan pompa DC 12 volt.Ketiga, implementasi internet of things pada sistem ini yakni pada proses pengiriman data nilai TDS yang dapat dimonitoring pada aplikasi Blynk.

Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai sistem monitoring dan pemberian TDS pada tanaman aeroponik menggunakan IOT, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma kontrol yang lebih adaptif, misalnya dengan menerapkan machine learning untuk memprediksi kebutuhan nutrisi tanaman berdasarkan data historis dan kondisi lingkungan, sehingga pemberian TDS dapat dioptimalkan secara otomatis. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis sensor TDS terhadap akurasi dan keandalan sistem, serta menguji efektivitas penggunaan sensor lain seperti sensor pH dan kelembaban untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi tanaman. Ketiga, pengembangan sistem dapat diperluas dengan integrasi fitur notifikasi otomatis melalui SMS atau email kepada petani jika terjadi anomali pada parameter tanaman atau sistem, sehingga petani dapat mengambil tindakan cepat untuk mencegah kerugian.

Read online
File size392.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test