UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Kendaraan otonom dapat bermanfaat untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, aksesibilitas dan kenyamanan transportasi. Salah satu tugas penting yang harus dilakukan oleh kendaraan otonom adalah melakukan perencanaan jalur melalui lingkungan perkotaan yang dinamis dimana terdapat kendaraan lain dan pejalan kaki. Menurut filosofi Kuhn, sebuah keilmuan memiliki siklus hidupnya sendiri‑sendiri yang terdiri dari fase kelahiran, fase pembuktian, dan fase menjadi ilmu normal. Filosofi Popper menekankan bahwa setiap algoritma harus dapat diuji menggunakan prinsip falsifikasi untuk menentukan apakah teknik tersebut dapat menjadi ilmu normal. Makalah ini bertujuan memberikan gambaran siklus keilmuan perencanaan jalur kendaraan otonom, membandingkan penelitian terkini, dan menguji algoritma dengan prinsip falsifikasi Popper. Hasil pengujian menunjukkan algoritma perencanaan jalur dapat bertahan dari falsifikasi, memperkuat nilai saintifiknya.

Makalah ini meninjau algoritma perencanaan jalur kendaraan otonom dari perspektif filosofi Thomas S.Berdasarkan filosofi Kuhn, perkembangan paradigma perencanaan dijelaskan, sementara filosofi Popper digunakan untuk menguji algoritma melalui uji completeness, optimality, dan konvergensi.Hasil falsifikasi menunjukkan bahwa algoritma perencanaan jalur memenuhi sifat completeness, optimality, serta konvergensi, memperkuat nilai saintifiknya.

Sebagai langkah selanjutnya, penelitian dapat menguji keefektifan algoritma perencanaan jalur yang telah difalsifikasi pada lingkungan perkotaan nyata dengan variasi kondisi lalu lintas untuk menilai kinerja real‑time. Selain itu, studi lanjutan dapat mengintegrasikan teknik pembelajaran mendalam (deep learning) dengan prinsip falsifikasi Popper untuk mengembangkan algoritma adaptif yang dapat memperbaiki dirinya sendiri melalui umpan balik empiris. Selanjutnya, diperlukan analisis komparatif antara algoritma berbasis sampling (seperti RRT* dan Informed RRT*) dengan pendekatan berbasis logika fuzzy atau jaringan saraf tiruan dalam konteks keamanan kritis, guna menentukan metode paling optimal bagi kendaraan otonom tingkat tinggi.

Read online
File size1.07 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test