UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Metode greenhouse merupakan salah satu dari beberapa metode yang sangat begitu populer untuk diterapkan pada berbagai jenis tanaman khususnya tanaman paprika. Pada intinya kondisi yang harus sangat dijaga disebuah greenhouse adalah kondisi dilingkungan seperti halnya suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah dan nilai pH air. Namun sangat disayangkan kondisi tersebut masih belum bisa terpantau dengan secara baik sehingga tanaman pun masih belum bisa maksimal. Oleh karena itu dibuatlah sistem smart greenhouse. Sistem smart greenhouse ini merupakan sebuah sistem yang nantinya mempunyai fungsi untuk mengukur sebuah parameter-parameter yang dibutuhkan oleh tanaman, khususnya tanaman paprika diantaranya seperti suhu & kelembaban udara, kelembaban tanah, pH air dan penyiraman. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancangnya sebuah sistem untuk monitoring kondisi suatu tanaman didalam sebuah greenhouse, sehingga nantinya pemeliharaan untuk tanaman paprika kedepannya akan lebih terkendali pertumbuhannya jika dibandingkan dengan tanaman yang dibudidayakan diluar sebuah greenhouse. Pada sebuah sistem smart greenhouse ini menggunakan beberapa jenis komponen elektronika diantaranya sensor DHT-22, sensor kelembaban tanah kapasitif, dan sensor pH. Data-data yang dikirimkan oleh setiap sensor tadi nantinya akan dikirimkan ke thingspeak yang nantinya bisa kita akses dimana saja data-data tadi melalui smartphone atau laptop kita.

Sistem dapat membaca dan mengirimkan sebuah data suhu, kelembaban udara, kelembaban tanah dan pH air secara baik.Data dapat dilihat di lihat pada tabel nilai keakurasian antara alat yang penulis buat dengan alat yang dipakai oleh pihak sekolah tidak terlalu jauh.Untuk nilai puncak pada suhu terjadi pada pukul 09.00, sedangkan untuk pada kelembaban tanah itu relatife cukup sama.Sistem yang penulis rancang masih memiliki banyak kekurangan, demi perkembangan dan penelitian selanjutnya penulis usulkan saran sebagai berikut.Penempatan sensor harus dilakukan secara benar supaya sensor dapat membaca data dengan baik dan benar.Untuk peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sensor pH yang dapat ditempatkan dalam air secara terus menerus.Casing pada alat diharapkan lebih tertutup supaya sensor tidak tersiram.Memperhatikan internet untuk masalah pada pengiriman data.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem smart greenhouse dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) untuk prediksi kebutuhan air dan nutrisi tanaman secara otomatis. Selain itu, perlu dilakukan pengujian sistem pada berbagai jenis tanaman hortikultura lainnya untuk mengevaluasi keefektifan teknologi ini secara menyeluruh. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada optimisasi penggunaan energi dengan memperkenalkan sumber daya terbarukan seperti tenaga surya untuk mendukung operasional sistem secara berkelanjutan.

Read online
File size710.89 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test